Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.115 views

Menyikapi Pandemi Covid-19

 

Oleh:

Ainul Mizan

Pemerhati Sosial Politik

 

PANDEMI Covid-19 telah terjadi di lebih dari 170 negara di dunia. Covid-19 ini telah memakan korban dalam jumlah yang besar.  Di Indonesia, per 30 Maret 2020 yang positif Covid-19 ada 1.414 kasus dan 122 orang yang meninggal. 

Pandemi Covid-19 ini tentunya tidak bisa dianggap remeh. Termasuk tidak boleh panik berlebihan. 

Sebagai contoh, komentar Menkes Terawan yang menyatakan bahwa berkat kekuatan doa, Indonesia bebas corona (www.cnbcindonesia.com, 17 Februari 2020). Tidak salah dengan doa, hanya saja berakibat kurang antisipasi terhadap Covid-19 tentunya termasuk menggampangkan. 

Begitu pula, berita kematian Menkeu Jerman yang bunuh diri. Disinyalir karena sangat panik terhadap Covid-19. Langkah seperti ini justeru kontraproduktif dalam menyikapi pandemi Covid-19.

Yang patut jadi bahan perenungan bersama, lantas mengapa Indonesia masih juga terpapar pandemi Covid-19? Sementara doa di satu sisi sudah dipanjatkan. Pastinya ada yang salah dengan negeri ini sehingga doa tidak dikabulkan Allah SWT. 

Covid-19 telah mengkonfirmasi mengenai kepemimpinan nasional di negeri ini. Pemerintah pusat tidak mengambil langkah lockdown. 

Padahal IDI meminta agar presiden melakukan langkah lockdown (gridhealth, 25 Maret 2020). Adapun tanggapannya bahwa setiap negara berbeda - beda kebijakannya. 

Sesungguhnya dalam perkara nyawa rakyat tidak bisa dinegosiasi. Artinya berapapun besarnya biaya yang ditanggung demi melindungi rakyat. 

Anomali yang muncul, justru proyek ibukota baru terus berjalan. Pembangunan tahap awal ibukota baru telah menggunakan APBN sebesar Rp 500 milyar. Padahal kondisi pandemi Covid-19 ini membutuhkan kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya. 

Perenungan kita agak ke belakang lagi. Kabinet ke-2 Presiden Jokowi dalam gebrakan - gebrakan programnya adalah memberantas radikalisme. Hingga Menag Fahrurrozi pun disebut sebagai Menteri anti radikalisme. Dari urusan cadar hingga revisi buku - buku pelajaran Agama Islam dari muatan Khilafah, yang dipandang sebagai paham radikal. 

Begitu pula, Menkopolhukam Mahfudz MD yang berstatemen tidak wajib mengikuti sistem pemerintahan Nabi Saw. Pendek kata, Khilafah itu seolah tertolak di Indonesia.

Sekarang keadaan telah berubah. Covid-19 telah membuat kepongahan tersebut jadi tidak berdaya. Masihkah bisa berteriak radikalisme? Sebelumnya pengajian dibubarkan dengan alasan radikalisme. Sekarang kerumunan massa termasuk pengajian dibubarkan dengan alasan Covid-19. 

Begitu pula dalam perekonomian. Ekonomi yang berbasis sektor non riil telah memukul nilai kurs rupiah dan ekonomi nasional. 300 trilyun digelontorkan guna menyelamatkan rupiah yang hanya mentok di angka Rp 15.700 per US dollar. Ditambah pula beban utang negara berbasis ribawi. Hasilnya tidak tersedianya dana yang mencukupi untuk mengambil kebijakan lockdown. Rakyat pun diminta untuk melakukan karantina mandiri. Tagar di rumah aja menjadi trending. Itu pun lagi - lagi terganjal kebutuhan pokok yang baru bisa dipenuhi dengan bekerja. Jadinya tidak mengherankan kasus positif Covid-19 semakin hari cenderung meningkat. 

Jangankan Indonesia, negara adidaya seperti AS saja tidak berdaya menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan kasus positif di AS terbesar dunia yakni per 30 Maret 2020 ada 123 ribu, dengan 2.229 orang meninggal. 

AS yang selama ini dengan garang menyatakan War on Terorisme yang sejatinya memerangi Islam. Mengajak dunia ikut bersamanya dalam perang global tersebut. Sekarang diam oleh Covid-19. 

Semestinya hal demikian menyadarkan kita sebagai bangsa yang mayoritasnya muslim, agar melakukan introspeksi diri. Bahwa kehidupan sekuler selama ini menjadikan para petinggi negara lupa posisinya sebagai hamba Allah yang lemah. Seruan - seruan ketaqwaan harusnya terdengar, di samping seruan social maupun physical distancing. 

Pandemi Covid-19 harusnya menyadarkan kaum muslimin. Sekulerisme tidak berdaya menghadapi Covid-19. Berdoa kepada Alloh SWT tentunya harus dibarengi dengan taubat nashuha (taubat yang sesungguhnya). Membuang semua bentuk kesombongan manusia yang menyebabkannya menjauh dari Syariat Islam. Pandemi Covid-19 ini menjadi teguran dari Allah Swt agar bangsa ini meninggalkan sekulerisme dan kembali kepada penerapan Islam secara paripurna.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Selasa, 26 May 2020 08:57

Aa Gym Terkena Hoaks

Aa Gym Terkena Hoaks

Selasa, 26 May 2020 07:43

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Selasa, 26 May 2020 06:52

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

Selasa, 26 May 2020 05:46

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Senin, 25 May 2020 23:05

Lebaran Seru #diRumahAja

Lebaran Seru #diRumahAja

Senin, 25 May 2020 22:30

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Senin, 25 May 2020 21:35

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Senin, 25 May 2020 21:15

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Senin, 25 May 2020 21:14

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Senin, 25 May 2020 20:45

Kemenhub Perketat Larangan Arus Balik ke Jakarta

Kemenhub Perketat Larangan Arus Balik ke Jakarta

Senin, 25 May 2020 20:36

Pemerintah Dianggap Gak Konsisten, Rakyat Marah

Pemerintah Dianggap Gak Konsisten, Rakyat Marah

Senin, 25 May 2020 20:18


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X