Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.739 views

Muhammadiyah Inisiasi Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga

YOGYAKARTA (voa-islam.com)--Pandemi Covid-19 yang hingga kini masih terus naik kasusnya di tanah air, dalam jangka panjang dapat menimbulkan kelesuan ekonomi yang berimbas pada ketahanan pangan warga. Bahkan Bank Dunia menyampaikan bahwa dunia mengalami resesi akibat pandemi Covid-19. Kondisi tersebut meningkatkan kerentanan bagi perekonomian warga. 

Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) didukung oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) menginisiasi Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga (Getapak) guna mendukung ketahanan pangan warga yang terdampak Covid-19. Program ini adalah program berbasis masyarakat yang nantinya secara teknis akan dilaksanakan oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah.

Pelaksana program, Bachtiar Dwi Kurniawan, Sekretaris MPM PP Muhammadiyah, menyatakan bahwa sasaran utama program ini adalah rumah tangga di kawasan perkotaan 80% dan pedesaan 20% yang meliputi kelompok-kelompok rentan secara ekonomi karena terdampak pandemi Covid-19.

Kelompok rentan ini terdiri dari para korban PHK, mereka yang tidak bekerja, warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, warga yang tidak menerima bantuan dari instansi/lembaga manapun baik pemerintah maupun swasta, kaum perempuan dengan prioritas mereka yang mempunyai anak kecil, hamil dan menyusui, lansia dan penyandang disabilitas, serta terakhir keluarga yang mempunyai anggota keluarga lebih dari 5 orang,” katanya.

Bahtiar melanjutkan bahwa cakupan area program ini meliputi 15 kabupaten/kota di 4 provinsi di Indonesia, masing-masing kabupaten/kota diambil 5 desa yang masing-masing desa diambil 2 RT (Rukun Tetangga) dengan jumlah total penerima manfaat sebanyak 4.320 rumah tangga. “Adapun kabupaten/kota yang dipilih adalah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Malang, Batu di Jawa Timur. Kemudian Solo, Sragen, Karanganyar di Jawa Tengah, Denpasar, Badung, Karangasem, Gianyar di Bali dan Koa Yogyakarta di DIY,” imbuhnya.   

Kegiatan dari program Getapak yang akan berlangsung dari 1 Juli 2020 hingga 31 Maret 2021 ini akan meliputi kegiatan-kegiatan antara lain kaji cepat di komunitas perkotaan dan pedesaan sasaran, mempromosikan pertanian perkotaan kepada komunitas masyarakat perkotaan, pembuatan modul dan video, manajemen informasi dan yang terakhir monitoring serta evaluasi (monev). 

Sementara itu dari pelayanan rutin yang dilaksanakan oleh MCCC hingga kini masih ada 79 Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah yang terlibat aktif dalam penangan pasien Covid-19 di seluruh Indonesia dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif total 744 kasus dengan jumlah yang masih menjalani perawatan 366 orang.

Secara umum untuk penanganan Covid-19 di tanah air sebagaimana disampaikan oleh Wakil Ketua MCCC PP Muhammadiyah, Rahmawati Husein, Muhammadiyah hingga kini sudah menggelontorkan dana total Rp 182.183.057.389 dengan penerima manfaat berjumlah 3.304.287 untuk banyak kegiatan dari penyemprotan disinfektan, pembagian paket sembako yang hingga kini berjumlah 481.458 paket senilai Rp 46.599.487.000. 

Terkait dengan pergerakan kasus Covid-19 di tanah air yang hingga kini terus naik, Rahmawati Husein mengingatkan kepada warga masyarakat bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. “Masih terus terjadi tren kenaikan kasus Covid-19 di daerah-daerah seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur maka warga masyarakat diminta untuk terus tidak lelah menerapkan protokol kesehatan terutama di tempat-tempat umum,” katanya.* [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Rabu, 22 Sep 2021 13:21

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Rabu, 22 Sep 2021 12:48

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud,  Harus Tepat Sasaran

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud, Harus Tepat Sasaran

Rabu, 22 Sep 2021 10:36

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Rabu, 22 Sep 2021 02:39

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Selasa, 21 Sep 2021 23:51

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Selasa, 21 Sep 2021 23:28

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Selasa, 21 Sep 2021 23:17

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Selasa, 21 Sep 2021 22:29

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte

Selasa, 21 Sep 2021 22:18

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

Selasa, 21 Sep 2021 22:08

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

Senin, 20 Sep 2021 17:45

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Senin, 20 Sep 2021 15:52

Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Senin, 20 Sep 2021 13:00

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Senin, 20 Sep 2021 12:55

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Senin, 20 Sep 2021 12:27

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Senin, 20 Sep 2021 11:58


MUI

Must Read!
X