Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.817 views

Antara Anies dan Prabowo

Gubernur Anis sering dikaitkan dengan jasa seorang Prabowo. Fakta itu memang benar, tapi Anis juga selama ini tidak pernah menyerang secara personal prabowo ataupun partai-partai yang pernah mengusungnya. Itu artinya dia faham etika politik, dengan kata lain dia  bukan sosok  kacang yang lupa akan kulitnya. Anis MANTAN BERUDU ? Ya benar, dia bahkan dulu merupakan tokoh garis depan dalam menghajar habis Prabowo ketika pilpres berlangsung. Saat itu kalau saya melihat wajah Anis kesalnya bukan main mengingat kakeknya pejuang besar tapi bisa bisanya dia terperangkap pada lingkungan politik yang "doyan menghalalkan berbagai cara" (apa politik harus seperti itu ya ?) Namun kemudian perjalanan waktu membuktikan jika Anis adalah sosok yang kinerjanya sangat menjanjikan masa depan yang lebih baik. Dibandingkan dengan Jaenokio atau "Si Manusia  Kaget" dan Tju Pat Kay Alias "Si Mulut Sampah" yang pernah ditolong, Anislah yang berhasil menyelamatkan wajah Prabowo saat ini,  walaupun sebenarnya peran Yusuf Kalla juga ada karena beliaulah yang menyodorkan nama Anis kepada Prabowo disaat semua kebingungan mencari sosok DKI 1.

Bagaimana jika dilihat secara realitas politik saat ini ? Hei kawan...politik itu dinamis, kita tidak tahu bagaimana kedepannya. Jangan lugu memandang politik. Terlalu lugu maka habislah kita. Siapa sangka Prabowo rela masuk ke zona merah ? Padahal dia sendiri pernah bicara tidak akan pernah mentolerir kecurangan, siapa sangka dia yang pernah sangat fasih akan CERITA KAMBING DAN MACAN, malah jadi satu "KANDANG" bersama melakukan SIMBIOSA MUTUALISME. Sekalipun Prabowo punya alasan pribadi yang kuat, namun karena dia berada dilingkungan seperti acara tivi "Animal Planet" toh kekecewaan mantan sebagian pendukung militannya,  sampai saat ini belum bisa terobati (dalam istilah kaum yang katanya paling pinter sering disebut "gagal mup on). Sakit hati karena "diprank" tentu sulit untuk sembuh dalam waktu yang lama buat mereka yang pernah membela mati-matian sosok yang pernah menggebrak podium itu. Bertolak belakang dengan pendukung setia dari  sosok yang dikaitkan dengan Macan ini, para  MACANIS, atau  follower sejati Pak Macan masih percaya kalau kakak kandung Hasyim Joyohadikusumo itu masih berada di jalan yang lurus selurus lurusnya seperti penggaris kayu yang sering dipakai guru matematika dan guru fisika zaman tahun 70an. Itulah kondisinya.

Bagaimana bila dibandingkan dengan Anis  sendiri saat ini ?  Harus diakui Anis kini masuk zona hijau dihadapan sebagian nitizen pejuang medsos dan  rakyat yang masih menggunakan standar "otak waras". Figur Anis hanya hancur pada kalangan orang-orang yang Fobia Arab, politisi-politisi bermental VOC, Tuan-TuanTanah  (CUTAK) yang bisnisnya telah dibonsai Anis, kuminis yang masih nyamar, Kalangan Islamis tertentu yang doyan berantem karena perbedaaan, juga anak anak muda binaan Kakak Pembina-Saan yang tujuannya wajib menghabisi Anis. Saat ini mengambil istilah yang dulu pernah dipakai PKI Anis adalah KADRUN tedepan yang harus ditumpas, dia juga digambarkan sebagai perwakilan "KAUM ONTA" yang sering dituduh RADIKAL dan harus dikembalikan ke habitatnya menurut Gerombolan Najis Mugholazoh yang hobi fitmah fitmah sini...

Sampai saat ini gempuran terhadap Anis belum selesai, gak afdol kalau belum nyalahin cucu dari Abdurrahman Baswedan Sang Pahlawan Kemerdekaan RI tersebut. Pada kasus penanganan COVID 19 kita bisa lihat bagaimana Anis mulai dari kiri kanan atas bawah depan belakang tak henti hentinya mendapat serangan demi serangan. Dari mulai si Ratu Ngutang, si Muka Ngeselin, Si Kumis Anti Masker, Si Haman Era Milenial, Si Pahlawan Kesiangan Bansos, Si Cincin Jantung Kuruner, Si Superman CD Merah, Si Maniak Nazi Doyan Cabe2an, dll (pokoknya banyak deh..).  Tapi Anis sampai saat ini masih mampu bertahan dengan dobel kaper yang baik, sekali kali dia melakukan trik seperti Muhammad Ali yang membiarkan Geoge Foreman terkuras tenaganya untuk kemudian di ronde ke 8 dipukul KO. Bagaimana dengan Prabowo ? Berapa kali dengan PDnya dia membuat pernyataan-pernyataan blunder di berbagai media yang membuat sebagian nitizen bertanya tanya (benarkah ini SANG MACAN ?) Dalam diamnya Prabowo seolah tak peduli akan hal itu, prinsipnya mungkin saja seperti ini, "gue yang lebih faham coy, elu semua lihat aja nanti..., Gue kerja buat bangsa karena gue patriot". Prabowo seolah memainkan taktik menyebalkan ala Jose Mourinho yang doyan  bertahan alias pragmatis. Jose selalu tidak perduli kritik dan PD tinggi, dia acuhkan para pengamat bola, dia cuex akan siulan ejekan kalau datang ke MU, Arsenal, Liverpool yang filosopi sepak bolanya menyerang.  yang diyakini Jose, "gue yang tahu strategi, elu diem diem aja yang penting menang cuy". Walaupun demikian kadang taktik Jose Mourinho tidak melulu efektif karena sering juga kalah dari tim tim kelas bawah.

Apapun yang terjadi begitulah kondisi saat ini...satu hal yang perlu kita teladani...sampai saat ini antara Anis dan Prabowo tidak saling hajar dan tidak saling sikut...anda boleh saja kesel dengan salah satunya, tapi kenyataannya mereka toh masih akrab...

Bagaimana tahun 2024 ?

Pelajaran Pilpres kemarin, jangan polos polos amatlah.....karena tidak ada jaminan keduanya tetap stabil di posisinya yang sekarang...bisa aja suatu saat Anis gabung sama partai yang situ benciin dan bisa saja Prabowo balik kandang atau malah hompimpah alaihum gambreng sama Anis...doakan saja agar mereka tetap berfihak kepada rakyat...

Kita lihat saja nanti... [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Senin, 15 Aug 2022 21:04

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Senin, 15 Aug 2022 20:51

Masyarakat Kesulitan Dapat  Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Masyarakat Kesulitan Dapat Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Senin, 15 Aug 2022 10:43

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15


MUI

Must Read!
X