Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.426 views

PPDB Bikin Galau, Apa Obatnya?

 
Oleh:
 
Dwi Nesa Maulani || Komunitas Penulis Jombang
 
 
GALAU, stres, dan frustasi itulah yang dialami anak-anak yang menjalani proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Terlebih PPDB di DKI Jakarta, menjadi sorotan banyak orang karena terjadi karut marut. Menurut Ketua Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait PPDB di ibu kota menghilangkan hak anak atas pendidikan.
 
Sebagai contoh Arista, siswi yatim piatu berprestasi terancam tidak bersekolah karena tidak masuk SMA negeri. Ada juga seorang anak yang meninggal akibat ditolak sekolah dambaannya. Di samping ia punya penyakit asam lambung. Arist juga menerima pengaduan ada setidaknya enam anak yang berniat bunuh diri karena tidak masuk sekolah incarannya.(kompastv, 1/7/2020)
 
Itu segelintir contoh kondisi anak-anak korban kezaliman PPDB. Tidak hanya di Jakarta tetapi kekisruhan juga terjadi di berbagai daerah. Tidak hanya tahun ini tapi juga tahun-tahun sebelumnya. Seolah menjadi siklus tahunan. Musim PPDB adalah musim anak galau, orangtua gelisah.
 
Padahal sistem zonasi memiliki tujuan yang mulia yaitu agar terwujud pendidikan yang berkualitas merata. Tidak ada lagi sekolah favorit dan sekolah 'buangan'. Namun kenyataan yang terjadi tak seindah angan-angan. Dalam prakteknya, protes dan kecaman masyarakatlah yang didapat. Siswa saling sikut untuk mendapat bangku di sekolah favorit atau di sekolah negeri. Di negari ini memang persoalan jumlah peserta didik lebih besar dari daya tampung sekolah masih menjadi PR besar. Itulah mengapa sistem zonasi dilahirkan. Karena negara tidak mampu memberikan fasilitas dan kualitas pendidikan yang merata bagi anak-anak bangsa. 
 
Perlu kita sadari bahwa sistem zonasi adalah aturan buatan manusia. Seperti kata pepatah 'tak ada gading yang tak retak'. Manusia tidak ada yang sempurna. Akalnya pun tak sempurna. Sepandai-pandai manusia dalam membuat aturan pasti ada cacatnya. Sepintar apapun pemerintah dalam membuat aturan tidak akan mampu mengakomodasi semua keinginan dan kebutuhan rakyatnya. Apalagi jika aturan itu sarat dengan kepentingan segelintir orang. Jadi meskipun sistem zonasi dibenahi, masih sangat memungkinkan terjadi kekisruhan.
 
Di DKI Jakarta, PPDB berdasarkan usia menuai banyak protes. Menurut Arist kebijakan batas usia yang diterapkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta dinilai bertentangan dengan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019. Sehingga perlu dibatalkan dan diulang kembali agar berkeadilan. Sedangkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta berkilah bahwa seleksi siswa berdasarkan usia sudah tepat dan bisa mengakomodasi seluruh lapisan masyarakat. Karena kondisi demografi ibu kota yang berbeda dengan wilayah lain. Pihaknya sudah mengkaji dan mengevaluasi sebelum pelaksanaan PPDB. Demikian contoh aturan yang dibuat manusia sangat berpotensi menimbulkan perbedaan. Lalu bagaimana solusinya?
 
Allah SWT telah memberikan kepada manusia seperangkat aturan untuk dijalankan di seluruh aspek kehidupan. Tak terkecuali masalah pendidikan. Jika akar permasalahan ini karena ketidakmampuan negara memberikan fasilitas pendidikan untuk semua anak usia sekolah, Allah SWT punya solusi. Islam mewajibkan negara untuk memenuhi kebutuhan pendidikan secara gratis. Negara wajib membiayai infrastruktur, sarana dan prasarana, serta menggaji guru dan dosen. Karena dalam Islam pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi, di samping kebutuhan kesehatan, dan keamanan. Dalilnya adalah sabda Nabi SAW, " Imam adalah bagaikan penggembala dan dialah yang bertanggung jawab atas gembalaannya itu.” (HR Muslim). Hadits ini merupakan perintah atau kewajiban pemimpin atas rakyatnya.
 
Jika gratis, darimana sumber pembiayaannya? Sistem pendidikan Islam yang dipadukan dengan sistem ekonomi Islam dan sistem politik Islam akan mampu memberikan sekolah gratis. Semua biaya pendidikan bersumber dari Baitul Mal (kas negara) dari pertama, pos fai' dan kharaj yang merupakan kepemilikan negara,  seperti ghanimah (harta rampasan perang), khumus (seperlima harta rampasan perang), jizyah (pungutan dari non muslim), dan dharibah (pajak atas muslim). Kedua, pos kepemilikan umum, seperti tambang minyak dan gas, hutan, laut, dan hima. 
 
Itulah seperangkat aturan Islam yang akan mampu mengobati kegalauan akibat proses PPDB yang sengkarut saat ini. Semua anak butuh pendidikan gratis, berkualitas, dan mudah diakses. Bukan sebagian anak yang lulus seleksi zonasi saja. Jika saja negara mau menjalankan aturan Allah SWT ini. Generasi negeri ini akan lebih berkualitas.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Rabu, 12 Aug 2020 23:20

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Rabu, 12 Aug 2020 21:00

 Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Rabu, 12 Aug 2020 20:30

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rabu, 12 Aug 2020 20:10

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Rabu, 12 Aug 2020 20:05

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Rabu, 12 Aug 2020 19:27

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Rabu, 12 Aug 2020 15:30

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Rabu, 12 Aug 2020 15:17

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Rabu, 12 Aug 2020 14:45

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Rabu, 12 Aug 2020 14:00

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 12/08/2020 08:56

Muslimah Menyikapi Tiktok