Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.398 views

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

 

“Terkejut” demikianlah respon Eti Kurniawati, seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) non muslim yang menerima SK pengangkatan sebagai guru CPNS dengan penempatan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja. Hal ini tentu tak kalah mengejutkan bagi masyarakat muslim, sebab keberadaan madrasah yang disuasanakan berbeda dengan sekolah umum yakni kental dengan nilai-nilai Islam, kenapa justru membuka peluang bagi hadirnya tenaga pengajar non muslim.

Di sisi lain, Analisis Kepegawaian Kementrian Agama (Kemenag) Sulsel Andi Syaifullah mengatakan, kebijakan penempatan guru beragama kristen di sekolah Islam atau madrasah sejalan dengan peraturan Menteri Agama Republik Indonesia. Lebih lanjut lagi, dirinya menyebut guru non muslim akan ditempatkan di madrasah untuk mengajarkan mata pelajaran umum, bukan pelajaran agama.

“Kan guru non muslim yang ditempatkan di madrasah ini akan mengajarkan mata pelajaran umum, bukan pelajaran agama. Jadi saya pikir tidak ada masalah. Bahkan ini salah satu manifestasi dari moderasi beragama, dimana Islam tidak menjadi eksklusif bagi agama lainnya” ungkapnya (suarasulsel.id, 30/01/2021).

Mendudukkan masalah ini tentu perlu untuk dipahami terlebih dahulu bagaimana peran guru dalam Islam. Dengan demikian akan sangat adil untuk mengambil sebuah keputusan apakah akan menerima guru dari non muslim atau hanya dikhususkan pada guru muslim saja untuk mengajar di sekolah Islam. Terkait hal ini, pendidikan dalam Islam pada dasarnya bukan hanya untuk melahirkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi semata, tetapi sekaligus mencetak para generasinya agar berkepribadian Islami serta menguasai tsaqafah Islam.

Dengan demikian, kehadiran guru bukan sekedar mentransfer pengetahuan, tetapi juga dapat memberikan teladan islami bagi siswa baik melalui tutur kata maupun perbuatannya. Di samping itu, seorang pendidik harus memastikan para siswanya terikat dengan syariat Islam dalam seluruh aktivitasnya.

Inilah kenapa para pengajar dalam Islam harus memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan apabila mereka ingin ikut andil dalam memajukan dunia pendidikan. Diantara kualifikasinya yakni:

  1. Amanah, yaitu bertanggung jawab dalam keberhasilan proses pendidikan. Dimana seorang pendidik berkomitmen tinggi untuk membentuk kepribadian Islam pada diri peserta didiknya/mahasiswanya.

  2. Kafa’ah (memiliki keahlian di bidangnya), pengajar tentu harus menguasai bidang yang diajarkannya baik dalam aspek iptek dan keahlian maupun tsaqafah Islam. Berikut memahami dengan seksama aspek paradigma pendidikan yang menjadi landasan visi, misi, dan tujuan pendidikan sesuai jenjangnya.

  3. Himmah atau mmiliki etos kerja yang baik. Disiplin, bertanggung jawab, kreatif, inovatif, dan taat kepada akad kerja dan tugas.

  4. Berkepribadian Islam. Guru/dosen harus menjadi teladan bagi siswa/mahasiswanya agar tidak hanya sekedar menjalankan fungsi mengajar melainkan juga fungsi mendidik. Artinya, upaya menanamkan kepribadian Islam kepada siswa/mahasiswa harus dimulai dngan tersedianya guru/dosen yang berkepribadian Islam kuat.

Maka dngan kualifikasi trsbut, mungkinkah tnaga pngajar non muslim dapat mmnuhi smua kritria? Smua ini tidak dimaksudkan untuk mnjadi agama yang ksklusif, sbab kualifikasi ini brlaku untuk siapapun. Mngapa kualifikasi ini bgitu rinci yang bahkan guru mata plajaran umum skalipun dituntut untuk mmiliki kpribadian yang Islami dan bahkan diwajibkan mmiliki tsaqafah Islam yang bagus? Dmikianlah harusnya pndidikan berjalan, karna yang hndak dibntuk adalah gnrasi unggul dalam semua aspek, generasi yang memiliki akidah keislaman yang mantab dan akan dibentuk sejak skolah jenjang pertama hingga tingkat perguruan tinggi. Oleh karenanya dibutuhkan para pengajar yang mampu menjalankan semua tugas tersebut.

Sementara itu, para pengajar non muslim tentulah tak sesuai dengan kualifikasi tersebut. Akidah yang berbeda melahirkan kepribadian dan kebiasaan yang berbeda pula. Bahkan dengan terbukanya sekolah Islam terhadap semua pengajar non muslim justru menjadi kekhawatiran tersendiri akan nasib akidah generasi muslim. Sebab guru yang ditiru justru menunjukkan teladan yang tidak berasaskan Islam, suasana sekolah pun akan terasa jauh dari kesan Islami.

Maka keputusan untuk membuka kesempatan bagi tenaga pengajar non muslim di lingkungan sekolah Islam hendaknya memperhatikan arah pendidikan yang hendak diwujudkan dalam Islam. Bukan justru menutup mata terhadap dampak buruk yang akan timbul di kemudian hari. Bahkan alangkah lebih bijak jika dengan kondisi saat ini, guru didorong untuk mengembangkan wawasan, baik terkait dengan dunia pendidikan secara umum maupun pada bidang ilmu yang menjadi spesialisasinya, serta tsaqafah Islamnya.*

Sri Wahyuni, S.Pd 

Tinggal di Kabupaten Banyuwangi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Latest News
KontraS Berharap PKS Bisa Lanjutkan Aspirasi Korban HAM Berat Masa Lalu

KontraS Berharap PKS Bisa Lanjutkan Aspirasi Korban HAM Berat Masa Lalu

Rabu, 14 Apr 2021 20:31

Hak Bunuh Diri Bikin Ngeri!

Hak Bunuh Diri Bikin Ngeri!

Rabu, 14 Apr 2021 19:56

Antisipasi Utang BUMN Karya Demi Kepentingan Nasional, Ini Saran Partai Gelora

Antisipasi Utang BUMN Karya Demi Kepentingan Nasional, Ini Saran Partai Gelora

Rabu, 14 Apr 2021 19:27

Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Gugat Penjaranya Karena Larang Dia Pelajari Al-Qur'an

Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Gugat Penjaranya Karena Larang Dia Pelajari Al-Qur'an

Rabu, 14 Apr 2021 18:30

Taliban Tidak Akan Hadiri Pertemuan Puncak Tentang Afghanistan Sampai Pasukan Asing Ditarik

Taliban Tidak Akan Hadiri Pertemuan Puncak Tentang Afghanistan Sampai Pasukan Asing Ditarik

Rabu, 14 Apr 2021 17:45

Mesut Ozil Sumbangkan 101.000 Euro Untuk Pengungsi Rohingya, Suriah Serta Somalia

Mesut Ozil Sumbangkan 101.000 Euro Untuk Pengungsi Rohingya, Suriah Serta Somalia

Rabu, 14 Apr 2021 16:44

Mensos Tak Usulkan Perpanjangan Bansos Tunai, HNW: Harusnya Berpihak pada Rakyat!

Mensos Tak Usulkan Perpanjangan Bansos Tunai, HNW: Harusnya Berpihak pada Rakyat!

Rabu, 14 Apr 2021 15:56

Hukum Puasa Ramadhan Bagian I

Hukum Puasa Ramadhan Bagian I

Rabu, 14 Apr 2021 14:59

Ramadhan, Momen Bonding Bersama Buah Hati

Ramadhan, Momen Bonding Bersama Buah Hati

Rabu, 14 Apr 2021 14:43

Membela Saudara Seiman, Butuh Pengetahuan

Membela Saudara Seiman, Butuh Pengetahuan

Rabu, 14 Apr 2021 14:27

Tips 5 M, Bijak Sosmed Kala Ramadhan

Tips 5 M, Bijak Sosmed Kala Ramadhan

Rabu, 14 Apr 2021 13:10

Ramadhan#1 Persiapan Hadapi Ramadhan

Ramadhan#1 Persiapan Hadapi Ramadhan

Rabu, 14 Apr 2021 12:39

INDONESIA NGERTI, GAK SIH?

INDONESIA NGERTI, GAK SIH?

Rabu, 14 Apr 2021 11:04

Potret Tercabutnya Akar Kehidupan yang Hakiki

Potret Tercabutnya Akar Kehidupan yang Hakiki

Rabu, 14 Apr 2021 08:16

Tuduhan Radikalisme, Kotori Nuansa Sambut Ramadan

Tuduhan Radikalisme, Kotori Nuansa Sambut Ramadan

Rabu, 14 Apr 2021 03:44

Jokowi Masuk Surga?

Jokowi Masuk Surga?

Selasa, 13 Apr 2021 23:31

Resensi Novel Pembuka Hidayah: Biografi Kh. Choer Affandi

Resensi Novel Pembuka Hidayah: Biografi Kh. Choer Affandi

Selasa, 13 Apr 2021 22:49

Ini Fatwa MUI tentang Panduan Ibadah Ramadhan 1442 H

Ini Fatwa MUI tentang Panduan Ibadah Ramadhan 1442 H

Selasa, 13 Apr 2021 22:30

Kesalahan Fatal Komnas HAM

Kesalahan Fatal Komnas HAM

Selasa, 13 Apr 2021 22:25

ADI dan FDP Kirim Kafilah Dakwah Ke Daerah Perbatasan

ADI dan FDP Kirim Kafilah Dakwah Ke Daerah Perbatasan

Selasa, 13 Apr 2021 21:25


MUI

Must Read!
X