Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.335 views

Terorisme Tindakan Haram, Jihad Ibadah Mulia

 

Oleh: Ratna Mufidah, SE

Isu terorisme kembali menghantam umat Islam dengan terjadinya peristiwa bom bunuh diri di gereja Katedral Makasar dan insiden penembakan Mabes Polri oleh perempuan muda berinisial ZA, dimana pelakunya langsung di tembak mati oleh polisi. Kejanggalan demi kejanggalan mulai tercium netizen, karena pasca kejadian, beredar video-video yang memperlihatkan dan berkaitan dengan  aksi-aksi terorisme tersebut.

Misalnya, video pelaku bom Makasar yang berboncengan dimana videonya tampak jelas, seperti bukan dari CCTV, siapa yang sempat memotret mereka? Mengapa wanita bercadar yang dibonceng, boncengnya menghadap kearah berlawanan? Mengapa jalannya berpaving dan bukan jalan tempat kejadian perkara? Begitu pula dengan teror Mabes Polri, bagaimana mungkin seorang wanita muda hanya bersenjatakan airsoft gun mampu menerobos masuk komplek Mabes Polri yang penjagaannya sangat ketat?

Tersepas dari kejanggalan-kejanggalan diatas, tudingan sudah pasti diarahkan kepada Umat Islam dan ajarannya. Ajaran jihad menjadi seolah menjadi sumber terjadinya aksi-aksi terorisme selama ini. Padahal, padahal aksi-aksi terorisme sama sekali tidak ada kaitannya dengan ajaran jihad.

Aksi terorisme yang terjadi selama ini dalam kacamata ajaran Islam juga dipandang sebagai aksi terorisme yang jelas-jelas diharamkan. Bunuh diri haram, mengebom serta merusak tempat ibadah dan fasilitas umum juga haram. Apalagi sampai menghilangkan nyawa warga sipil, sungguh dosa yang lebih berat daripada lenyapnya ka’bah dimata Allah.

Adapun jihad, adalah ajaran Islam yang secara etimologis dimaknai dengan memerangi kaum Kuffar untuk menjunjung tinggi kalimat Allah ‘Azza wa Jalla. Meskipun artinya berperang, bukan berarti Islam membenarkan tindakan kekerasan tanpa alasan yang dibenarkan. Syariat jihad sangat luas, ada banyak aturan mengenai berperang itu sendiri yang memperlihatkan betapa Islam ajaran yang sangat mulia.

Ayat jihad yang menyatakan izin berperang mulai turun ketika Rasul dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah. Hal tersebut menunjukkan bahwa jihad belum disyariatkan ketika Rasul saw. masih di kota Makkah al –Mukarramah. Ketika fase Mekah, dakwah Rasul masih dalam tahapan sebuah kelompok dakwah yang hanya menyiarkan Islam secara pemikiran, perasaan dan opini di tengah-tengah masyarakat Mekah.

Berbeda dengan pasca hijrah, maka dakwah Rasul sudah pada tahapan penerapan hukum Islam secara institusi kenegaraan. Disitulah komando jihad bisa diserukan, dimana selain sebagai Nabi dan Rasul, beliau adalah seorang kepala negara. Dibawah komando kepala negara atau khalifah, jihad yang bersifat mempertahankan diri (defensif) maupun yang bersifat menyerang (ofensif) bisa dilakukan dua-duanya.

Jihad ofensif semata-mata bertujuan menghancurkan penghalang fisik, yaitu penguasa dan tentara dari negara yang menolak dakwah Islam serta tidak bersedia tunduk terhadap hukum Islam. Mengapa harus diperangi? Karena penguasa dan tentaranya menghalangi manusia atau rakyatnya untuk tertunjuki kepada cahaya dien Islam.

Namun demikian, baik jihad ofensif maupun defensif memiliki aturan-aturan yang sama diantaranya, tidak diperbolehkan membunuh penduduk sipil, seperti wanita, anak-anak, orang tua renta dan lainnya. Tidak diperbolehkan menghancurkan fasilitas umum yang dibutuhkan penduduk tersebut, tempat ibadah serta mengusik ahli kitab yang sedang beribadah. Juga dilarang membunuh atau menghancurkan binatang dan tanaman kecuali untuk dimakan. Serta tidak diperbolehkan mencincang mayat.

Dalam kondisi saat ini, dimana umat Islam tidak memiliki institusi khilafah yang dipimpin seorang khalifah yang mengomando jihad, jihad tetaplah wajib dilaksanakan secara defensif, yaitu mempertahankan wilayah dari serangan negara kafir, atau melawan serangan mereka sebagaimana yang terjadi pada Muslim Palestina yang dibantai Israel, Afganistan, dan Suriah. Bom bunuh diri di pos-pos strategis tentara musuh diperbolehkan dalam hal ini. Wallahu’alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Selasa, 11 May 2021 01:27

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Senin, 10 May 2021 21:01

Ironis, THR dicicil lagi?

Ironis, THR dicicil lagi?

Senin, 10 May 2021 20:43

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Tabrak Pejalan Kaki Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Tabrak Pejalan Kaki Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 20:35

Innalillahi, Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Innalillahi, Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Senin, 10 May 2021 19:54

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama 3 Hari Untuk Perayaan Idul Fitri

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama 3 Hari Untuk Perayaan Idul Fitri

Senin, 10 May 2021 19:46

Ratusan Warga Palestina Kembali Terluka Akibat Serbuan Pasukan Zionis Israel Di Kompleks Al-Aqsa

Ratusan Warga Palestina Kembali Terluka Akibat Serbuan Pasukan Zionis Israel Di Kompleks Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 19:04

Doa Istiftah Qiyamul Lail Rasullullah ''Meminta Hidayah''

Doa Istiftah Qiyamul Lail Rasullullah ''Meminta Hidayah''

Senin, 10 May 2021 16:28

Malam Selasa Ini, Malam 29, Malam Ganjil, Adanya Lailatul Qadar?

Malam Selasa Ini, Malam 29, Malam Ganjil, Adanya Lailatul Qadar?

Senin, 10 May 2021 15:11

Kritik Pertanyaan TWK KPK Seputar Lepas Jilbab, Legislator PKS: Melanggar HAM!

Kritik Pertanyaan TWK KPK Seputar Lepas Jilbab, Legislator PKS: Melanggar HAM!

Senin, 10 May 2021 14:47

Partai Gelora Mengutuk Keras Aksi Kekerasan Israel terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa

Partai Gelora Mengutuk Keras Aksi Kekerasan Israel terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 14:34

AHY Bertemu Anies, Saling Apresiasi dan Ingin Terus Berkolaborasi

AHY Bertemu Anies, Saling Apresiasi dan Ingin Terus Berkolaborasi

Senin, 10 May 2021 14:20

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

Senin, 10 May 2021 14:15

MUI Minta KPI Setop Sejumlah Program Ramadhan Membandel

MUI Minta KPI Setop Sejumlah Program Ramadhan Membandel

Senin, 10 May 2021 14:02

Bekas Pejabat Kemenag Terduga Korupsi, Bukhori Ingatkan Menag Yaqut

Bekas Pejabat Kemenag Terduga Korupsi, Bukhori Ingatkan Menag Yaqut

Senin, 10 May 2021 13:55

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak Autis Berhak Dapatkan Pendidikan Layak

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak Autis Berhak Dapatkan Pendidikan Layak

Senin, 10 May 2021 13:41

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

Senin, 10 May 2021 13:36

Promosikan Babi Panggang, Jokowi Tak Sengaja atau Sering Lihat?

Promosikan Babi Panggang, Jokowi Tak Sengaja atau Sering Lihat?

Senin, 10 May 2021 13:24

Sekjen MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan Dibutuhkan untuk Tahun Mendatang

Sekjen MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan Dibutuhkan untuk Tahun Mendatang

Senin, 10 May 2021 13:11

Anis Matta: Situasi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Anis Matta: Situasi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Senin, 10 May 2021 13:08


MUI

Must Read!
X