Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.475 views

Benarkah Indonesia Merdeka?

 

Oleh:

Nina Mardiani

 

76 TAHUN Indonesia sudah merdeka, lepas dri penjajahan Portugis, Inggris, Belanda, dan Jepang. 76 tahun bukanlah usia yang sebentar, lebih dari seperempat abad. Jika dilihat dari fakta disekitar kita akan timbul pertanyaan dalam benak kita. Sudahkah Indonesia benar-benar merdeka?, apakah pemerintah indonesia sudah benar-benar mandiri?. Penjajahan fisik memang sudah lama sirna.

Namun penjajahan masih ada sampai detik ini, yaitu penjajahan gaya baru. Model penjajahan gaya baru ini tidak menggunakan senjata, saling serang fisik, atau merusak suatu wilayah. Tetapi penjajahan gaya baru ini tidak akan kerasa dan ketara namun lebih berbahaya karena negeri yang dijajah tidak menyadarinya. Malahan negeri yang dijajah tersebut seolah-olah dibantu dan dimakmurkan oleh pejajah.

Perlu kita pahami bersama, jika sistem dan hukum dari barat inilah penjajahan gaya baru, eksis diterapkan di negeri-negeri jajahan. Termasuk di negeri tercinta ini. Sistem politik di Indonesia menggunakan demokrasi yang diwariskan oleh penjajah. Sistem ekonominya menggunakan sistem liberal kapitalisme yang juga dipakai negeri yang kata adikuasa, makmur, dan sukses. Hal ini tidak bisa dijadikan rujukan, kita perlu mengetahui lebih mendalam tentang sistem ini.

Indonenesia yang kaya dengan sumber daya alam, emas, minyak, dan lain-lain apakah rakyat mendapatkan hasilnya? Tentu saja fakta menunjukkan tidak!. Hal ini karena sistem politik dan ekonomi yang menjadikan itu semua mengalir kepihak swasta dan asing yang menjajah. Didukung undang-undang permodalan yang boleh didanai pihak tertentu, sehingga keuntungannya akan mengalir pada pihak-pihak tertentu (penjajah) tersebut seperti keuntungan operasional dari jalan tol, bandara, pelabuhan, dan pengelolaan sumber daya alam lainnya.

Inilah salah satu bentuk bahaya nyata. Pantas saja jika ¾ abad lebih Indonesia merdeka tetapi masih menghadapi segudang permasalahan seperti pengangguran, kemiskinan, kesahatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Rakyat masih tidak mendapat hak-haknya. Hari ini kita masih terjerat dengan segudang permasalahan tersebut ditambah wabah Covid-19 yang semakin menggila.

Sebenarnya jika kita telusuri lebih dalam negeri-negeri hari ini yang dijuluki negara adikuasa dan sukses seperti Amerika Serikat juga memiliki segudang permasalahan didalam negerinya. Seperti yang dirilis dari data statistik pertengahan tahun lalu hutang Amerika naik 4 triliun dollar. Kemudian dari data WHO lonjakan kasus Covid pertengahan tahun ini Amerika naik 30% dengan total kasus 34,4 jt dan korban meninggal mencapai 610.000 jiwa. Jika contoh dari negara yang merdeka adalah Amerika, maka hal ini adalah sebuah kesalahan besar.

Rasulullah pernah menulis surat untuk Raja Najran yang isinya: “Aku menyeru kepada kalian untuk menghambakan diri kepada Allah dan meninggalkan penghambaan kepada sesama hamba manusia. Aku menyeru kepada kalian agar berada dalam kekuasaan Allah dan membebaskan diri dari penguasaan sesama hamba.”

Penghambaan kepada manusia bukanlah seperti perbudakan, penyembahan, ataupun sampai bersujud-sujud dihadapan manusia. Tetapi ketika menyerahkan wewenang pengaturan sistem hidup kepada sesama manusia, padahal wewenangnya Allah pencipta manusia. Jika penghambaan kepada manusia ini terjadi, maka hal-hal yang haram akan menjadi halal. Hal ini sah dalam sitem hari ini (demokrasi) karena hawa nafsu yang dijadikan rujukan. Allah berfrman dalam q.s At-taubah ayat 31

mereka menjadikan orang-orang alim (Yahudi) dan rahib-rahib mereka (nsrani) sebagai tuhan selain Allah, dan juga al-masih putra maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah tuhan yang maha Esa; tiada tuhan selain Dia. Maha suci dari apa yang mereka persekutukan.”

Adapun hadist  Rosulullah bersabda “dan mereka telah menghalalkan apa yang diharamkan lalu kalian halalkannya?” Adi Bin Hatim menjawab ‘’benar!” Rosulullah menjawab “inilah bentuk penyembahan mereka.” (HR. Ath-thrabani & al-baihaqi).

Islam adalah solusi hari ini, wujud kemerdekaan haqiqi datang dari pencipta yang sesuai dengan al-quran. Sistem yang membebaskan penyembahan kepada sesama manusia. Sistem ini akan menciptakan keimanan dan rasa mana ditengah-tengah masyarakat.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Kamis, 23 Sep 2021 19:37

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

Kamis, 23 Sep 2021 19:30

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59


MUI

Must Read!
X