Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.100 views

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

JAKARTA (voa-islam.com) - Makan berlebih sering kali dipandang sebagai penyebab utama terjadinya obesitas. 

Akan tetapi, sekelompok ilmuwan mengklaim jenis makanan yang dikonsumsi memiliki peran lebih besar dalam memicu obesitas dibandingkan kuantitas asupan makan.

Klaim ini disampaikan melalui sebuah perspektif berjudul The Carbohydrate-Insulin Model: A Physiological Perspective on the Obesity Pandemic yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition

Perspektif tersebut disusun oleh sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh ahli endokrinologi di Boston Children’s Hospital dan professor di Harvard Medical School, David Ludwig.

Seperti diketahui, saat ini pendekatan yang digunakan dalam manajemen berat badan didasarkan pada model keseimbangan energi. Model ini menekankan penambahan berat badan disebabkan oleh lebih besarnya energi yang dikonsumsi dibandingkan energi yang dipakai atau digunakan oleh tubuh.

Ludwig dan tim menilai model keseimbangan energi tersebut memiliki kekurangan. Mereka mengatakan model karbohidrat-insulin merupakan pendekatan yang lebih baik untuk menjelaskan obesitas dan penambahan berat badan.

Menurut model karbohidrat-insulin ini, obesitas merupakan masalah metabolik yang didorong oleh apa yang dimakan oleh seorang individu, dibandingkan seberapa banyak makanan yang dia konsumsi. Dengan kata lain, obesitas bukan disebabkan oleh makan berlebih.

Model karbohidrat-insulin menyoroti bahwa epidemi obesitas yang terjadi di banyak negara saat ini lebih dipengaruhi oleh konsumsi makanan dengan muatan glikemik yang tinggi. Makanan yang dimaksud adalah jenis karbohidrat olahan yang bisa dengan cepat dicerna di dalam tubuh.

Karbohidrat olahan atau karbohidrat yang melalui banyak proses dapat menyebabkan respons hormonal yang mendasari perubahan pada metabolisme tubuh. Perubahan ini berdampak pada penumpukan lemak, penambahan berat badan, lalu obesitas.

Ketika karbohidrat yang melalui banyak proses pengolahan dikonsumsi, tubuh akan meningkatkan sekresi insulin dan menekan sekresi glukagon. Kondisi ini akan memberikan sinyal kepada sel-sel lemak untuk menyimpan lebih banyak kalori.

Akibatnya, jumlah kalori yang tersisa untuk menunjang otot dan jaringan lain yang aktif secara metabolik akan berkurang. Otak akan berpikir bahwa tubuh tidak mendapatkan cukup banyak energi sehingga otak akan memunculkan perasaan lapar.

Selain itu, metabolisme juga dapat melambat sebagai respons tubuh untuk menghemat energi. Dengan demikian, konsumsi karbohidrat yang melalui banyak proses pengolahan cenderung membuat seseorang merasa tetap lapar sehingga dia akan terus makan dan menambah berat badan.

Berdasarkan temuan ini, tim peneliti mengatakan fokus pada seberapa banyak makanan yang dikonsumsi tidak cukup untuk memahami epidemi obesitas. Hal yang tak kalah penting adalah mengetahui bagaimana makanan yang dikonsumsi memengaruhi hormon dan metabolisme tubuh.

Mengadaptasi model karbohidrat-insulin dapat memberikan dampak radikal terhadap manajemen berat badan dan pengobatan obesitas. Alasannya, dengan model ini pasien tidak didorong untuk makan lebih sedikit tetapi diminta untuk fokus pada apa yang pasien makan.

"Mengurangi konsumsi karbohidrat yang sangat cepat dicerna akan mengurangi dorongan untuk menyimpan lemak tubuh, dampaknya, orang-orang bisa menurunkan berat badan dengan rasa lapar dan pergelutan yang lebih sedikit," ujar Ludwig seperti dilansir Science Daily. [syahid/voa-islam.com]

sumber: republika.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Rabu, 27 Oct 2021 11:49

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Rabu, 27 Oct 2021 09:56

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Rabu, 27 Oct 2021 09:36

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Rabu, 27 Oct 2021 07:47

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Rabu, 27 Oct 2021 07:37

Menag dan Kegaduhan

Menag dan Kegaduhan

Selasa, 26 Oct 2021 23:28

Hamas Serukan Penduduk Yerusalem Lawan Israel Terkait Pembongkaran Makam Al-Yusufiya

Hamas Serukan Penduduk Yerusalem Lawan Israel Terkait Pembongkaran Makam Al-Yusufiya

Selasa, 26 Oct 2021 22:13

Pemain Kriket Muslim India Jadi Sasaran Pelecehan Setelah Timnya Dikalahkan Pakistan

Pemain Kriket Muslim India Jadi Sasaran Pelecehan Setelah Timnya Dikalahkan Pakistan

Selasa, 26 Oct 2021 22:00

Anis Tegaskan PKS Fokus Bantu Kesejahteraan Masyarakat

Anis Tegaskan PKS Fokus Bantu Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 26 Oct 2021 21:16

Mustafa Kemal Attaturk Tidak Sekuler

Mustafa Kemal Attaturk Tidak Sekuler

Selasa, 26 Oct 2021 21:00

Pemerintah Waspadai Varian Baru Corona AY.4.2 dari Inggris

Pemerintah Waspadai Varian Baru Corona AY.4.2 dari Inggris

Selasa, 26 Oct 2021 16:15

Legislator PKS Desak Pemerintah Investigasi Tabrakan LRT

Legislator PKS Desak Pemerintah Investigasi Tabrakan LRT

Selasa, 26 Oct 2021 15:54

Selamat Hari Santri, Saatnya Video Menjadi Dakwah Utama

Selamat Hari Santri, Saatnya Video Menjadi Dakwah Utama

Selasa, 26 Oct 2021 13:07

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Selasa, 26 Oct 2021 09:45

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Selasa, 26 Oct 2021 08:58

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Selasa, 26 Oct 2021 08:30

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Selasa, 26 Oct 2021 08:05

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Selasa, 26 Oct 2021 04:29

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Senin, 25 Oct 2021 23:10

Pak Prabowo, Sudahlah!

Pak Prabowo, Sudahlah!

Senin, 25 Oct 2021 23:02


MUI

Must Read!
X

Ahad, 24/10/2021 11:22

Me Time