Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.952 views

Abdullah Sunata: Agenda Saya untuk Silaturahim dengan Ketua FPI Aceh

Jakarta (voa-islam) – Banyak hal yang diluruskan terdakwa Ustadz Abdullah terhadap Surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menjerat dirinya melakukan tindakan terorisme.

Dalam Pledoinya yang dibacakan Ustadz Nata di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (6 April 2011) lalu, menyatakan bahwa ia tidak pernah melakukan survei dan datang ke lokasi Pelatihan Militer di Gunung Jalin Jantho. Kedatangan Ustadz Nata ke Aceh karena diajak oleh Sofyan Tsauri pasca melatih laskar FPI dalam mensikapi pembataian umat Islam oleh Israel di Gaza-Palestina.

Kedatangan ini untuk follow up pelatihan militer laskar FPI. Maka agenda ke Aceh yang utama adalah bertemu Tengku Muslim sebagai Ketua FPI Aceh.

“Kedatangan saya ini, termasuk ke Payang Bakong tempat yang diminta Tengku Muslim adalah dalam rangka follow up program laskar FPI Aceh. Namun dalam BAP dipaksakan seluruh kegiatan ini terkait  kegiatan di Jalin Jantho, padahal tidak ada sama kaitan sama sekali,” kata Nata membela diri.

Lebih jauh, Ustadz Nata menjelaskan, dalam menghadapi situasi seperti yang terjadi di Gaza, Irak, Bosnia, Ambon, Poso dan Afghanistan, maka umat Islam dibolehkan oleh syari’at untuk melaksanakan ‘idad (persiapan). Ini sesuai perintah Al Qur’an dan Sunnah Nabi Saw. Berdosa hukumnya bagi Muslim yang meninggalkan dan menghalang-halangi ibadah ini.

‘Idad itu sendiri adalah bentuk antisipasi dan pembelaan, sesuai tuntunan syariat Islam untuk umatnya, agar jangan sampai dibantai dan dizalimi sebagaimana dialami oleh umat Islam di Ambon dan Poso. “Maka apakah karena kami melaksanakan, syari’at Islam, lalu kami disebut ‘teroris’ dan harus dihukum?” tukas Nata mempertanyakan.

‘Idad itu sendiri adalah bentuk antisipasi dan pembelaan, sesuai tuntunan syariat Islam untuk umatnya, agar jangan sampai dibantai dan dizalimi sebagaimana dialami oleh umat Islam di Ambon dan Poso. “Maka apakah karena kami melaksanakan, syari’at Islam, lalu kami disebut ‘teroris’ dan harus dihukum?”

Soal tuduhan dirinya mengantar beberapa orang yang disangka peserta latihan di Aceh, Sunata membantahnya. Ia baru mengetahui ini setelah di penyidik. Ketika ia diperiksa dari jam 12 siang hingga 00.00 wib, semua saksi menolak untuk dimintai keterangannya, bahkan mengaku tidak mengenal Nata. Begitu pula sebaliknya, Sunata tidak mengenal saksi yang diperiksa.

Namun pada malam harinya, salah seorang saksi bernama Zuhair alias Zubair mengaku kenal dengan Nata, kemudian ia ditekan untuk mengakui isi BAP sesuai pengakuan Zubair.

Mengenai tiga pucuk senjata M16, kata Nata, semuanya berawal dari komunikasi antara Maulana dengan Yahya, Tongji dan Abu Tholut pada waktu berbeda. Kemudian Maulana minta tolong Sunata untuk mengambil uangnya dan membantu mengantar senjata tersebut. Nata sendiri tidak mengetahui dan tidak pernah melihat senjata tersebut. Ia sendiri tidak tahu senjata itu untuk kemana dan dipergunakan untuk apa?

“Setelah dipenyidik, saya baru tahu senjata masih ada di tangan Abu Tholut, sedangkan yang di Tongji akan dikirim ke Poso, bukan ke Aceh sebagai persiapan bagi kaum Muslimin Poso jika diserang kembali oleh Laskar Kristen seperti terjadi sebelumnya.”

Adapun senjata revolver kaliber plus peluru sebanyak 40 butir yang ada ditangan Sunata adalah hasil pemberian Yuli. Pemberian senjata itu karena nama Sunata diopinikan oleh kepolisian dan media sebagai “teroris” nomor wahid yang sangat berbahaya. Lalu pada saat yang sama juga terjadi penembakan secara serampangan oleh polisi kepada mereka yang dituduh sebagai ‘teroris’.

“Kebetulan saat itu terjadi peristiwa penembakan di Cawang, tanpa ada perlawanan dan baku tembak. Tiga orang yang dituduh teroris ditembak dari belakang ketika naik motor. Begitu dikubur, dua orang yang ditembak itu tidak diketahui identitasnya. Karena alasan inilah Yuli memberikan hadiah senjata kepada saya. Tidak sampai sebulan, saya kemudian ditangkap, ” demikian nota pembelaan (pledoi) Ustadz Nata yang beristri dua dan dikaruniai tujuh anak ini tegar     ● Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55

Arah Demokrasi Terpimpin

Arah Demokrasi Terpimpin

Sabtu, 18 Sep 2021 16:47

Ah Dudung, Memang Parah

Ah Dudung, Memang Parah

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Sabtu, 18 Sep 2021 15:45

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Sabtu, 18 Sep 2021 15:41

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Sabtu, 18 Sep 2021 09:36

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Sabtu, 18 Sep 2021 09:10

Cara Promosi 'A to Z' Bisnis Kuliner Agar Raih Puluhan Juta

Cara Promosi 'A to Z' Bisnis Kuliner Agar Raih Puluhan Juta

Sabtu, 18 Sep 2021 08:17

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jum'at, 17 Sep 2021 23:55


MUI

Must Read!
X