Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.304 views

Para Jembel Akan Menghadapi Sekarat Akibat Kenaikan BBM

Jakarta (voa-islam.com) Sudah dapat diprediksi kaum "jembel" (miskin) pasti akan menjerit akibat kenaikan BBM. Nampaknya pemerintahan SBY sudah dapat dipastikan akan menaikan BBM. Menjelang Ramadhan tiba, rakyat akan dihimpit dengan berbagai kenaikan kebutuhan pokok, dampatk dari kenaikan BBM.

Jumlah kaum "jembel" yang lebih dari 30 juta itu, semakin sengsara akibat kenaikan BBM. Tidak mungkin akan mereka akan dapat hidup normal. Di mana mereka hidup dengan "income" (pendapatan) yang sangat terbatas, dan  mereka harus didera dengan berbagai kenaikan BBM.

Dengan menaikan harga BBM itu, sejatinya memang tidak ada keberpihakan kepada rakyat jelatas alias "jembel". Memang, sejatinya yang selalu menjadi tumbal bagi penguasa selalu, kaum "jemdel", dan tidak pernah mendapatkan perhatian atas nasib mereka.

Di bagian, nampaknya guna mengantisipasi dampak dari kenaikan BBM itu, pemerintah melalui PT Pos Indonesia, hari ini mulai menyalurkan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) kepada 15,5 juta warga miskin.

Pemegang kartu ini akan menjadi target penyaluran beras miskin, Bantuan Siswa Miskin, dan jika sudah disetujui DPR, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak tahun ini.

Direktur Utama PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana, mengatakan penyaluran akan dilakukan pada Kamis (06/06) malam ke 12 kota, diantaranya Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makasar, Ambon dan Jayapura.

"Penyaluran mulai dilakukan malam ini ke 12 kota dan kemudian besok serentak ke Rumah Tangga Sasaran (RTS), kemudian dilanjutkan ke kota lainnya," katanya kepada Wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska.

"Mekanismenya kartu akan diserahkan oleh petugas pos kepada orang yang bersangkutan atau orang serumah sehingga kemungkinan penyalahgunaan bisa dihindari," sambung Ketut.

Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Kemensos Andi Zainal Abidin Dulung menyebutkan KPS akan digunakan untuk penyaluran beras miskin (Raskin) dan program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

"Kalau sudah punya KPS, siswa tinggal tunjukan kartunya ke sekolah supaya bisa dimasukkan dalam daftar penerima bantuan. Kalau dulu kan kepala sekolah yang mendata," jelasnya.

KPS juga akan dipakai sebagai sarana menyalurkan BLSM, jika program kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak itu disetujui.

"Kami usul BLSM diterima oleh 15,5 juta orang, sama persis dengan penerima KPS ini. Bantuan sekitar Rp150.000 untuk lima bulan, tetapi belum ada keputusan," tambah Andi.

Sistem KPS diklaim lebih akurat dibanding sistem distribusi subsidi sebelumnya pada BLT.

Sistem KPS dengan data yang sudah dikomputerisasi diyakini dapat lebih akurat sehingga dapat meminimalisir kesalahan penyaluran yang kerap terjadi dalam pengalaman program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dulu.

"Kantor pos sistemnya sudah sebagian besar online, pelaporan jadi lebih mudah. Kalau dulu (BLT) banyak sisa, sekarang semoga tidak terjadi," tambah Ketut dari PT Pos Indonesia.

Senada, Andi Zainal mengatakan data yang digunakan untuk menentukan kuota 15,5 juta juga telah diperbaharui menggunakan Pendataan Program Perlindungan Sosial pada 2011.

"Datanya lebih bagus jadi kami perkirakan melesetnya tidak banyak. Raskin yang menggunakan data 2011 dan kenyataannya jalan tanpa ada komplain yang berarti, kecuali mungkin soal mutu berasnya saja," ujar Andi.

Di lapangan, Kemensos juga mengklai menyiapkan tenaga kesejahteraan sosial yang akan melakukan pengecekan layak atau tidaknya seseorang diberikan BLSM. Jika sudah meninggal atau pindah, BLSM dapat dialihkan pada orang lain dengan musyawarah desa dengan syarat tidak mengubah jumlah penerima.

DPR Pasti Mendukung

Sudah dapat dipastikan DPR akan mendukung keputusan pemerintah menaikan BBM. Karena hakikatnya rakyat tidak memiliki wakil yang dapat memperjuangkan nasib mereka, ketika harus menghadapi kebijakan pemerintah. DPR yang menjadi perpanjangan partai politik, yang sekarang sudah diikat oleh ikatan "koalisi", pasti akan mendukung kekejaman permintah terhadap dengan menaikkan BBM.

Sementara itu,m  Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Arif Budimanta menilai bantuan sementara ini dinilai tidak akan berpengaruh besar bagi rakyat miskin pasca kenaikan harga BBM karena harga bahan pokok terus meningkat.

Kurang dinamisnya penentuan jumlah rakyat miskin menjadi sorotan Arif karena dianggap dapat menimbulkan kesenjangan sosial bagi kelompok miskin baru yang muncul di kemudian hari.

"Keluarga miskin ini kan sesuatu yang sangat dinamis. Hari ini tidak miskin, besok bisa kehilangan pekerjaan dan jatuh miskin. Sementara data yang digunakan adalah data 2011. Kami khawatir akan ada kesenjangan sosial," katanya.

Menurut Arif, persoalan pokok yang harus diatasi oleh pemerintah adalah menjaga stabilitas harga bahan pokok dan melakukan program industrilisasi pedesaan sehingga persoalan struktural kemiskinan bisa diatasi.

"Bantuan langsung dalam bentuk cash transfer itu memang tanggung jawab negara. Tanpa ada kenaikan BBM, cash transfer bagi yang susah, kaum papa, dan marjinal harus diberikan secara terus-menerus karena mandat dari konstitusi", ujar Budamanta. 

Lagi-lagi rakyat harus menderita akibat kenaikan BBM. DPR pun pasti akan mendukung keputusan pemerintah menaikkan BBM. Tak akan mereka berpihak kepada rakyat dan membela mereka. af/hh

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Senin, 26 Jul 2021 14:20

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Senin, 26 Jul 2021 12:48

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Senin, 26 Jul 2021 11:39

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Senin, 26 Jul 2021 11:00

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Senin, 26 Jul 2021 10:51

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

Senin, 26 Jul 2021 10:29

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Senin, 26 Jul 2021 08:19

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Ahad, 25 Jul 2021 22:20

Saudi Izinkan Kembali Umat Muslim Lakukan Umrah Mulai Ahad 25 Juli

Saudi Izinkan Kembali Umat Muslim Lakukan Umrah Mulai Ahad 25 Juli

Ahad, 25 Jul 2021 22:00

Milisi Syi'ah Pro-Iran Di Suriah Rekrut Pemuda Lokal Untuk Beli Properti Di Deir Al-Zor

Milisi Syi'ah Pro-Iran Di Suriah Rekrut Pemuda Lokal Untuk Beli Properti Di Deir Al-Zor

Ahad, 25 Jul 2021 21:25

Parlemen Prancis Sahkan RUU Anti-Separatisme 'Islamofobia'

Parlemen Prancis Sahkan RUU Anti-Separatisme 'Islamofobia'

Ahad, 25 Jul 2021 20:35


MUI

Must Read!
X