Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
26.032 views

Kronologi Dikeluarkan Mahasiswi Bercadar dari Kampus STIKIM Jakarta

JAKARTA (voa-islam.com) – Kasus pelarangan cadar atau burka yang berujung dikeluarkan seorang mahasiswi bernama Sumayyah dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) Jakarta sangat memprihatinkan.

Kasus tersebut bertambah ironi mengingat Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan yang mengklaim sebagai negara yang menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan toleransi.

Pelarangan hijab syar’i tersebut juga menunjukkan sikap STIKIM Jakarta yang terindikasi sebagai kampus yang "Anti Terhadap Syari'at Islam". Pasalnya, cadar adalah busana muslimah yang sangat mulia.

Selain itu, cadar atau hijab syar’i merupakan salah satu syari’at dalam Islam seperti halnya syari’at sholat, zakat, puasa, haji bagi yang mampu dan syari’at Islam lainnya yang sudha diatur dalam Al Qur’an dan Sunah.

...Saya berniat untuk melanjutkan pendidikan kebidanan, lalu memutuskan untuk masuk ke STIKIM. Sebelum pendaftaran, Umi (ibu -red) menghubungi pihak kampus berkenaan persyaratan pendaftaran...

Berikut ini kronologi larangan pengunaan cadar yang berujung dikeluarkan Sumayyah dari di kampus STIKIM Jakarta yang disampaikan Maya –sapaan akrabnya- kepada voa-islam.com pada Ahad (22/9/2013) siang.

>> Saya berniat untuk melanjutkan pendidikan kebidanan, lalu memutuskan untuk masuk ke STIKIM. Sebelum pendaftaran, Umi (ibu -red) menghubungi pihak kampus berkenaan persyaratan pendaftaran.

Setelah itu, Umi menanyakan apakah pihak kampus mempersoalkan cadar atau tidak. Dan pihak kampus memberikan keterangan bahwa mereka tidak mempermasalahkan pakaian termasuk cadar.

Seminggu sebelum tes masuk, saya dan seorang teman memberikan berkas-berkas kepada pihak kampus, kemudian mempertegas kembali pertanyaan orang tua saya berkenaan dengan cadar. Pihak marketing memastikan dan menjamin bahwa tidak akan ada masalah dengan itu.

...Mereka melanjutkan bahwa ada beberapa pihak dari kampus sendiri yang tidak mengizinkan saya memakai cadar selama perkuliahan, termasuk perkuliahan yang di bimbing oleh dosen laki-laki...

Pada tanggal 30 Juni 2013 saya mengkuti tes potensi akademik di kampus tersebut, lalu melihat hasil pengumuman via online pada tanggal 3 Juli 2013 dan saya dinyatakan lulus. Pada tanggal 13 September 2013 saya sudah memulai perkuliahan dan perkuliahan perdana pun berjalan lancar.

Seminggu kemudian, tepatnya hari Sabtu tanggal 21 September 2013 pada mata kuliah jam kedua, tepatnya jam 13.05 WIB, saya mendapat SMS dari Bu Siti selaku Sekretaris Program (Sekpro) yang berisi:

“Sekpro (13.05) : "Aslm, mb sumayah sy Siti_sekpro STIKIM.. Bisa ketemu sy tdk hari ini jam 13 atau jam 16. tk" saya (13.08): Waalaikumsalam.. ibu, maaf saya baru buka. nanti jam 11 dimana ya bu ?? saya (13.39): maaf ibu, kalau sekarang bisa tidak bu, soalnya jam 4 nanti ada kuliah bu. dimana ya bu ? sekpro (15.49) : bs skg mb ? saya (15.51) : bisa ibu. dimana ya bu ? sekpro (15.51) : ruang kajur.”

Saya pun kemudian menemui ibu Sekpro beserta seorang rekannya di ruang pimpinan kampus.

...Jadi, pihak kampus memberikan pilihan yang intinya apabila saya mau mengikuti perkuliahan maka saya harus membuka cadar...

Awalnya mereka memperkenalkan diri sambil menjabat tangan saya. Awalnya saya di tanya kapan saya mulai memakai cadar, lalu perbincangan selanjutnya mengarah pada sikap pihak kampus terhadap cadar yang saya pakai.

Mereka mengatakan bahwa ini adalah kasus spesial dan mereka pribadi tidak melarang dan faham bahwa prinsip saya bersinggungan dengan hak prerogatif (hak istimewa -red) saya kepada Tuhan kata mereka. Tapi mereka menjelaskan bahwa mereka tidak berwenang atas peraturan yang berlaku.

Mereka melanjutkan bahwa ada beberapa pihak dari kampus sendiri yang tidak mengizinkan saya memakai cadar selama perkuliahan, termasuk perkuliahan yang di bimbing oleh dosen laki-laki dengan alasan kalau memakai cadar dosen tidak mengetahui apakah benar itu mahasiswanya atau bukan.

Jadi, pihak kampus memberikan pilihan yang intinya apabila saya mau mengikuti perkuliahan maka saya harus membuka cadar. Atau jika saya memilih tetap mengenakannya, maka kemungkinan terpahit saya akan dikeluarkan dan mereka akan mengembalikan administrasi yang terlanjur saya bayar, sebesar kurang lebih empat juta rupiah.

...Saya menimpali bahwa dari awal orangtua saya sudah berkomunikasi via telepon menjelaskan keadaan saya yang memakai cadar...

Saya menimpali bahwa dari awal orangtua saya sudah berkomunikasi via telepon menjelaskan keadaan saya yang memakai cadar. Tapi kembali lagi mereka minta maaf dan berkata bahwa bukan kami yang membuat peraturan.

Saya pun kemudian menjawab bahwa akan membicarakannya terlebih dulu dengan orangtua, walaupun hati saya saat itu sudah sangat yakin akan mempertahankan cadar saya. Akhirnya saya pulang walaupun masih ada perkuliahan jam terakhir.

Sesampainya dirumah, saya langsung menjelaskan kepada Umi tentang apa yang terjadi di kampus tadi. Sabtu malam Ahad menjadi rutinitas bagi keluarga saya untuk berkumpul. Mayoritas keluarga saya memilih untuk mempersoalkan masalah ini.

...Mayoritas keluarga saya memilih untuk mempersoalkan masalah ini. Menurut mereka hal ini merupakan ketidakadilan dan sikap tidak bertanggung jawab yang dilakukan kampus...

Menurut mereka hal ini merupakan ketidakadilan dan sikap tidak bertanggung jawab yang dilakukan kampus. Kakak saya mengemukakan pendapatnya untuk mengangkat permasalahan ini kepada media, tentunya yang bisa memberikan solusi adalah media islam.

Alhamdulillah setelah menghubungi sejumlah media Islam da jurnalis muslim, mereka menyanggupi untuk membantu dan setuju dengan keputusan keluarga saya yang akan mempersoalkan masalah ini.

Terakhir, pihak kampus memberi informasi agar saya sendiri yang datang pada hari Rabu tanggal 25 September 2013 untuk menerima dana administrasi yang sudah saya keluarkan saat mendaftar. [Khalid Khalifah]

BERITA TERKAIT:

  1. Kampus ''Anti Syari'at'' STIKIM Jakarta Langgar Janji & Telah Berdusta
  2. Ironi!! Mahasiswi STIKIM Jakarta Dikeluarkan Kampus Karena Bercadar

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Jum'at, 03 Dec 2021 09:16

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Jum'at, 03 Dec 2021 08:54

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Jum'at, 03 Dec 2021 08:39

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Jum'at, 03 Dec 2021 08:22

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26


MUI

Must Read!
X