Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
23.857 views

Perangi Kristenisasi Ala Densus 88 yang Tangkapi Umat Islam

JAKARTA (voa-islam.com)Mustofa Nahrawardaya, Aktivis muda Muhammadiyah dan  Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) itu mensinyalir melalui akun Twitter @MustofaNahra, bahwa Muhammadiyah sedang menjadi incaran Detasemen Khusus Antiteror Polri (Densus 88).

Ormas dan lembaga Islam yang lain akan bernasib serupa dengan menyusul Muhammadiyah. Umat Islam perlu waspada.

“Beberapa bulan ini Muhammadiyah sedang diincar Densus. Yang lain menyusul!” tulis @MustofaNahra. 

Mustofa menyatakan, bahwa Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sempat mendapat kritikan keras dari Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Din menilai Densus 88 dan BNPT suka brutal tak berperikemanusiaan.

Menurut Mustofa, sejumlah kader Muhammadiyah telah menjadi korban tudingan Densus 88. “Beberapa kader Muhammadiyah ditangkap, lalu dilepas kembali dari Densus, namun tidak direhabilitasi. Ini aparat dzolim!” ungkap @MustofaNahra.

Mustofa juga mengingatkan, tak hanya Muhammadiyah yang dibidik Densus 88, tetapi juga seluruh ormas Islam dan lembaga Islam.

“TERORISME adalah balas dendam lama dari Poso. Seluruh Ormas Islam, Lembaga Islam siap-siaplah menerima pengadilan paling brutal ini,” tulis @MustofaNahra.

Tak hanya itu, Mustofa juga menuding ada kepentingan berbau kristenisasi dan SARA dalam operasi Densus 88.

“Silahkan cek, dari 400 Densus 88, berapa % yang Muslim dari mereka? Wajar saja kalau Muslim dijadikan obyek tembak! Pondok Pesantren dilempari granat, lalu Kyayinya ditangkepin, santrinya ditembakin. Ini proyek terorisme apa proyek nyawa? #terorisme,” tulis ‏@MustofaNahra.

Rehabilitasi Nama Korban Salah Tangkap & Dikembalikan

Edi Nuvian, sebelumnya hari Sabtu (14/12) diciduk Resmob Polda Metro Jaya di rumahnya di Bekasi Timur karena adiknya Iwan alias Arqam alias Behay tertangkap di Lamongan.

Meski tidak tersangkut atas keterlibatan adiknya, Edi Minggu malam (15/12) sudah dikembalikan ke rumahnya jam 22.00 wib dan tanpa rehabilitasi nama baiknya. Meski sebelumnya sudah pernah dipanggil Densus 88 pada kasus beberapa bulan lalu dan kembali beraktivitas seperti biasa, tiba-tiba Desember ini di gerebek lagi.

Sikap tendensius tersebut sebenarnya bisa disebut sebagai "Argumentum ad populum" yang berarti menyudutkan (pernyataan) seseorang dengan mengaitkannya sebagai bagian dari kelompok tertentu. Ini sangat disayangkan dan gegabah.

Ketika ditangkap Edi sempat bertanya kepada penyidik kenapa ditangkap? Ia dimintai keterangan tentang gudang mebel. "Kenapa mau tanya masalah gudang saja pakai gaya penggerebekan segala, bukan dengan surat panggilan?" Ucap Edi. Namun Polisi berkilah bahwa memang demikian prosedurnya.

Keluarga Edi menyayangkan penggerebekan tersebut karena membuat istri dan anak-anaknya yang masih balita trauma bahkan ikut tengkurap ketakutan.

Densus 88 harus merehabilitasi nama-nama korban salah tangkap atau yang sudah dikembalikan. Karena ketika korban sudah sampai rumahnya pada Ahad malam, apesnya Senin pagi (16/12) harian Warta Kota memberitakan ia di tangkap. Tentu ini membuat geger kampungnya di Rawa Sapi Bekasi dan merusak nama baik keluarga karena menjadi gunjingan tetangga.

Desak Densus 88 membentuk tim Humas terkait penangkapan dan pengembalian korban salah tangkap aparat Kafir ini.

Akun whistle blower Idjon Djanbi melansir sentimennya pada Densus 88 yang dinilainya berlebihan dan Agen Mossad.

PENGUMUMAN :
KEPADA SELURUH RAKYAT INDONESIA. BERHATI HATILAH
MULAI SAAT INI DENSUS KURAP 88 MULAI MELANCARKAN OPERASI AWAL TAHUN ATAS PERMINTAAN DARI MAJIKAN AUSTRALIANYA MENGALIHKAN ISU PENYADAPAN DENGAN MENANGKAP TERDUGA TERORIS.
DAN GORIES MERE MULAI BERSELINGKUH LAGI DENGAN POPY DARSONO SERTA DIBANGUNNYA MARKAS AGEN MOSSAD DI PANGANDARAN.

JIKA KALIAN MENEMUKAN ORANG ASING DISEKELILING ANDA TIDAK USAH DITANGKAP LANGSUNG ASAH PARANG DAN DIMASSA AJA . PASTI MEREKA DARI DENSUS KURAP 88

Sinterklas moderen saat ini bernama DENSUS 88, membawa parsel dari rumah-rumah umat ISLAM. Parsel yang sangat memprihatinkan karena agen kristenisasi ala DENSUS 88 ini berupa aktivis Islam. [intel/jabir/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Kamis, 16 Sep 2021 21:28

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Kamis, 16 Sep 2021 20:59

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Kamis, 16 Sep 2021 20:19

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Kamis, 16 Sep 2021 15:55

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Kamis, 16 Sep 2021 14:27

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Kamis, 16 Sep 2021 10:56

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Kamis, 16 Sep 2021 09:46

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Kamis, 16 Sep 2021 08:56

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Kamis, 16 Sep 2021 08:26

Tangisan Mega

Tangisan Mega

Rabu, 15 Sep 2021 22:55

Agar Viral Dunia Akhirat

Agar Viral Dunia Akhirat

Rabu, 15 Sep 2021 22:43

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Rabu, 15 Sep 2021 22:38

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

Rabu, 15 Sep 2021 22:35

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Rabu, 15 Sep 2021 22:09

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Rabu, 15 Sep 2021 21:34

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Rabu, 15 Sep 2021 21:25


MUI

Must Read!
X