Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
55.653 views

Duh Biung, Demi Citra Jokowi Umroh Meski Pakaian Ihram Terbalik?

JEDDAH (voa-islam.com) - Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo beserta keluarga memulai ibadah umrah, Minggu (6/7/2014) malam.

Sesaat tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pukul 21.00 WIB atau sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi, Jokowi langsung mengenakan pakaian ihram, dan dilanjutkan dengan shalat Maghrib, Isya, dan Tarawih di Jeddah.

Dari keterangan pers yang dikirim pimpinan rombongan Usamah Hisyam, Jokowi dan rombongan langsung bergerak ke Mekkah. Seruan pembimbing rombongan umroh Faisal Mahmud berkumandang diikuti ratusan orang di belakangnya menuju kompleks Masjidil Haram. Jokowi di depan barisan tampak khusuk dan melafalkan doa-doa ibadah umrah.

Di dalam kompleks Masjidil Haraam ribuan orang sudah berada di sana menunaikan rukun-rukun umrah. Sebelum tawaf, KH Hasyim Musyadi memimpin rombongan untuk menunaikan salat Maghrib sekaligus Isya di samping Kabah.

Meskipun ibadah umrah dilakukan secara marathon di akhir ibadah, tampak Jokowi masih dengan sabar melayani permintaan warga untuk foto. Acara umrah diakhiri dengan pemotongan rambut (tahalul). KH Hasyim Musyadi memotong rambut Jokowi.

Selain istri dan kedua anaknya, ibadah umrah Jokowi di masa tenang juga didampingi Ketua PBNU Ahmad Hasyim Muzadi, Ketua Rombongan Ibadah Usamah Hisyam Yahya dan beberapa rekan seperti Akbar Faisal, Marwan Jafar, Ahmad Basarah, dan Iwan Piliang.

Sayangnya jika foto ini asli, ada yang dilanggar secara syariat oleh Jokowi, yaitu menggunakan pakaian Ihram dengan terbalik.

Namun setelah ditelusuri ada yang menyatakan foto tersebut adalah jebakan BETMEN, ada yang mencoba meraih keuntungan di air keruh.. Berikut foto aslinya. Umat Islam waspada... 

Faizal Assegaf: Demi Menjaga Citra, Jokowi Terpaksa Umroh

Kisah perjalanan spiritual Jokowi sungguh berliku dan penuh misteri. Berliku lantaran identitas dan keyakinan agamanya disebut-sebut suka gonta-ganti, tergantung kebutuhan politik.

Sementara dianggap misteri, karena sebagai tokoh publik, status agama yang melekat pada pribadi Jokowi tidak jelas alias sebatas kepentingan simbolik saja.

Sebut saja, konon kabarnya Jokowi sebelumnya adalah seorang penganut aliran kepercayaan, kemudian disenyalir menjadi atheis, lalu dibabtis sebagai misionaris Katolik dan terakhir berganti jubah menjadi "muslim KTP" demi mempermulus ambisinya sebagai Capres Boneka.

Tentang isu buramnya keimanan dan keyakinan Jokowi menuai perhatian serius dari berbagai kalangan. Di mata kaum muslim, Jokowi dianggap munafik dan telah mempermainkan kesucian agama. Yakni, statusnya tidak jelas: Apakah murtad atau mualaf...?

Keraguan tentang hal itu juga menjadi perbincangan ramai di jaringan komunitas non muslim. Mereka menganggap Jokowi hanya memanfaatkan ketidakjelasan status agama sebagai cara untuk mengais keuntungan politik semata. Celakanya, perbuatan Jokowi tersebut dituding telah melakukan penistaan atas kesucian agama dan telah memicu prasangka SARA antar sesama ummat beragama.

Mungkin bagi Jokowi, perilaku kebohongan yang diperlihatkan adalah biasa-biasa saja, sembari berupaya mengkelabui rakyat dengan tujuan terselubung. Tegasnya, yang terpenting dapat mendulang keuntungan politis. Namun di mata publik, sikap Jokow tersebut sangatlah naif dan sungguh memprihatinkan.

Sebenarnya rakyat tidak mempersoalkan Jokowi menjadi penganut agama apa pun, yang penting Jokowi harus bersikap jujur dan tidak munafik. Apalagi menjadikan simbol-simbol agama sebagai tujuan politis, tentu saja hal itu mencerminkan bahwa Jokowi bukan pribadi yang religi.

Lebih ironinya, kontraversi identitas dan keyakinan agama Jokowi, tanpa disadari telah dimanfaatkan oleh media massa (kompas dan metro tv) pendukung utama kepentingan konglomerasi hitam sebagai isu untuk mengadu-domba kerukunan ummat bergama. Jelas hal itu sangat disayangkan. Bayangkan calon pemimpin nasional memiliki kepribadian ganda: Kemarin bergama ini, lalu besok berganti memeluk agama itu demi tujuan politis.

Ihwal sikap bergonta-ganti dan buramnya identitas agama Jokowi, telah menjadi modus politik yang sangat licik dan menyesatkan. Dan untuk mempermulus pencitraan busuk itu, Jokowi terpaksa melakukan umroh saat jelang hari pencoblosan. Tepatnya, "UMROH POLITIK" untuk menangkis persepsi publik yang sejak lama telah meragukan identitas ke-Islaman-Nya. [Abdulwahid/Faizal Assegaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Kamis, 27 Jan 2022 20:29

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Kamis, 27 Jan 2022 19:45

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

Kamis, 27 Jan 2022 19:00

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Kamis, 27 Jan 2022 10:29

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Kamis, 27 Jan 2022 07:23

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Kamis, 27 Jan 2022 04:20

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Rabu, 26 Jan 2022 23:14

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Rabu, 26 Jan 2022 23:12

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Rabu, 26 Jan 2022 23:10

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Rabu, 26 Jan 2022 22:46

Israel Bersiap Untuk Evakuasi Ribuan Warga Yahudi Ukraina Di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Israel Bersiap Untuk Evakuasi Ribuan Warga Yahudi Ukraina Di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Rabu, 26 Jan 2022 21:45

5 Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Semenanjung Sinai

5 Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Semenanjung Sinai

Rabu, 26 Jan 2022 21:20

Kewajiban Suami dan Bapak terhadap Keluarganya

Kewajiban Suami dan Bapak terhadap Keluarganya

Rabu, 26 Jan 2022 21:00

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

Rabu, 26 Jan 2022 17:13

Ketua Kadin: PERSIS Miliki Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Ketua Kadin: PERSIS Miliki Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Rabu, 26 Jan 2022 17:06

Yair Lapid: Israel Ingin Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Dan Saudi, Tapi Butuh Waktu

Yair Lapid: Israel Ingin Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Dan Saudi, Tapi Butuh Waktu

Rabu, 26 Jan 2022 16:00

Salam Pancasila dan Aroma yang Semakin Komunistis

Salam Pancasila dan Aroma yang Semakin Komunistis

Rabu, 26 Jan 2022 12:50

Jari-jari Tangan dan Mulutmu-Harimaumu

Jari-jari Tangan dan Mulutmu-Harimaumu

Rabu, 26 Jan 2022 11:30


MUI

Must Read!
X