Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.341 views

Ramadhan Kok Hina Islam, JAT: The Jakarta Post! Minta Maaf Saja Tidak Cukup

JAKARTA (voa-islam.com) – Protes dari umat Islam terhadap karikatur menghina Islam yang dimuat Jakarta Post (JP) pada edisi Kami (3/7/2014) terus mengalir. Meski Jakarta Pos telah meminta maaf, akan tetapi bagi Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) itu saja tidak cukup.

Untuk menyampaikan sikapnya, Amir Wilayah JAT Jakarta Ustadz Haris Amir Falah dengan rombongannya dari Sariyah Hisbah dan Sariyah I’lam JAT bersama Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Korps Muballigh Jakarta (KMJ) Edy Mulyadi, sekitar pukul 10 pagi tadi mendatangi kantor Jakarta Post, Selasa (8/7/2014).

Ditemui langsung oleh Pemred Jakarta Post Meidyatama Suryodiningrat, Ustadz Haris menyampaikan pernyataannya terhadap pemuatan karikatur tersebut.

“Apapun namanya tetap saja ini menghina Islam, karena bendera yang ada adalah bendera kaum Muslimin, bukan hanya milik kelompok tertentu,” tegasnya.

Lebih jauh Ustadz Haris menyatakan bahwa kalimat Tauhid dan Muhamad Rasulullah yang ada pada karikatur tersebut merupakan simbol Tauhid bagi ummat Islam.

“Terlebih lagi pada bagian dalam tengkorak itu ditulis kalimat, Allah, Rasul, Muhammad. Ini jelas-jelas penistaan yang sangat keji terhadap Islam dan ummatnya. Permintaan maaf saja tidak cukup. Tidak berarti persoalan selesai begitu Jakarta Post minta maaf dan menyatakan mencabut kartun tersebut,” ujar Ustadz Haris.

Menurut beliau, permintaan maaf adalah sebuah keharusan. “Sikap (minta maaf-red) itu telah direspon positif oleh umat Islam, namun tentunya tidak serta merta menghilangkan substansi penghinaan yang membuat mereka dengan iman yang masih baik merasa marah dan tersinggung,” lanjutnya.

Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah KMJ Edy Mulyadi menilai apa yang dilakukan harian berbahasa Inggris yang mendukung Jokowi dalam Pilpres 2014 itu jelas-jelas telah menghina serta menistakan Islam dan ummatnya. Baginya, dalih sebagai ketidaksengajaan dan keteledoran redaksi tidak bisa diterima untuk kesalahan sebesar dan sefatal itu.

“Saya tidak yakin redaksi bisa seceroboh itu menurunkan kartun yang sangat menghina Islam dan ummatnya. Menurut saya, apa yang dilakukan Jakarta Post sekali lagi mengkonfirmasi kebenaran firman Allah dalam QS al Baqoroh : 120 dan QS Ali Imron: 118-120, bahwa musuh-musuh Allah memang sangat membenci Islam dan ummatnya. Memang ada framing dari media-media mainstream yang dikuasai kelompok anti Islam utuk terus menyudutkan Islam dan ummatnya,” papar Edy menanggapi penyesalan dan permohonan maaf redaksi Jakarta Post yang dimuat di edisi hari ini, Selasa (8/7/2014).

Meidyatama menyambut baik kedatangan JAT dan KMJ sebagai pihak pertama yang menyampaikan sikapnya secara resmi. Ia mengakui karikatur tersebut mengandung simbol-simbol keagamaan yang bisa dianggap melecehkan.

“Jakarta Post mengakui keteledoran dan kesalahan karena memuat kartun yang telah memicu kemarahan ummat Islam tersebut. Untuk itu, kalau ada hal lain yang harus kami lakukan untuk menebus kesalahan ini, kami siap melakukannya,” kata Meidyatama.

Menurutnya, persoalan konten sepenuhnya menjadi tanggung jawab redaksi, sedangkan tanggung jawab percetakan terbatas pada kualitas cetak semata.

“Dalam soal pemuatan kartun tersebut, sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami di redaksi. Kami sangat menyesal dan mohon maaf. Gramedia sebagai pencetak tidak bisa dikait-kaitkan, apalagi dimintai pertanggung jawabannya,” katanya sambil mengisahkan protes ummat Islam kepada tabloid Monitor pada tahun 1990an silam. (red/ansharuttauhid.com)

- See more at: http://ansharuttauhid.com/read/publikasi/483/permintaan-maaf-saja-tidak-cukup-jat-dan-kmj-sambangi-jakarta-post/#sthash.CmWb9t1M.dpuf

 

JAKARTA (ansharuttauhid.com) – Protes dari umat Islam terhadap karikatur menghina Islam yang dimuat Jakarta Post (JP) pada edisi Kami (3/7/2014) terus mengalir. Meski Jakarta Pos telah meminta maaf, akan tetapi bagi Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) itu saja tidak cukup.

Untuk menyampaikan sikapnya, Amir Wilayah JAT Jakarta Ustadz Haris Amir Falah dengan rombongannya dari Sariyah Hisbah dan Sariyah I’lam JAT bersama Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Korps Muballigh Jakarta (KMJ) Edy Mulyadi, sekitar pukul 10 pagi tadi mendatangi kantor Jakarta Post, Selasa (8/7/2014).

Ditemui langsung oleh Pemred Jakarta Post Meidyatama Suryodiningrat, Ustadz Haris menyampaikan pernyataannya terhadap pemuatan karikatur tersebut.

“Apapun namanya tetap saja ini menghina Islam, karena bendera yang ada adalah bendera kaum Muslimin, bukan hanya milik kelompok tertentu,” tegasnya.

Lebih jauh Ustadz Haris menyatakan bahwa kalimat Tauhid dan Muhamad Rasulullah yang ada pada karikatur tersebut merupakan simbol Tauhid bagi ummat Islam.

“Terlebih lagi pada bagian dalam tengkorak itu ditulis kalimat, Allah, Rasul, Muhammad. Ini jelas-jelas penistaan yang sangat keji terhadap Islam dan ummatnya. Permintaan maaf saja tidak cukup. Tidak berarti persoalan selesai begitu Jakarta Post minta maaf dan menyatakan mencabut kartun tersebut,” ujar Ustadz Haris.

Menurut beliau, permintaan maaf adalah sebuah keharusan. “Sikap (minta maaf-red) itu telah direspon positif oleh umat Islam, namun tentunya tidak serta merta menghilangkan substansi penghinaan yang membuat mereka dengan iman yang masih baik merasa marah dan tersinggung,” lanjutnya.

Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah KMJ Edy Mulyadi menilai apa yang dilakukan harian berbahasa Inggris yang mendukung Jokowi dalam Pilpres 2014 itu jelas-jelas telah menghina serta menistakan Islam dan ummatnya. Baginya, dalih sebagai ketidaksengajaan dan keteledoran redaksi tidak bisa diterima untuk kesalahan sebesar dan sefatal itu.

“Saya tidak yakin redaksi bisa seceroboh itu menurunkan kartun yang sangat menghina Islam dan ummatnya. Menurut saya, apa yang dilakukan Jakarta Post sekali lagi mengkonfirmasi kebenaran firman Allah dalam QS al Baqoroh : 120 dan QS Ali Imron: 118-120, bahwa musuh-musuh Allah memang sangat membenci Islam dan ummatnya. Memang ada framing dari media-media mainstream yang dikuasai kelompok anti Islam utuk terus menyudutkan Islam dan ummatnya,” papar Edy menanggapi penyesalan dan permohonan maaf redaksi Jakarta Post yang dimuat di edisi hari ini, Selasa (8/7/2014).

Meidyatama menyambut baik kedatangan JAT dan KMJ sebagai pihak pertama yang menyampaikan sikapnya secara resmi. Ia mengakui karikatur tersebut mengandung simbol-simbol keagamaan yang bisa dianggap melecehkan.

“Jakarta Post mengakui keteledoran dan kesalahan karena memuat kartun yang telah memicu kemarahan ummat Islam tersebut. Untuk itu, kalau ada hal lain yang harus kami lakukan untuk menebus kesalahan ini, kami siap melakukanya,” kata Meidyatama.

Menurutnya, persoalan konten sepenuhnya menjadi tanggung jawab redaksi, sedangkan tanggung jawab percetakan terbatas pada kualitas cetak semata.

“Dalam soal pemuatan kartun tersebut, sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami di redaksi. Kami sangat menyesal dan mohon maaf. Gramedia sebagai pencetak tidak bisa dikait-kaitkan, apalagi dimintai pertanggung jawabannya,” katanya sambil mengisahkan protes ummat Islam kepada tabloid Monitor pada tahun 1990an silam. (red/ansharuttauhid.com)

- See more at: http://ansharuttauhid.com/read/publikasi/483/permintaan-maaf-saja-tidak-cukup-jat-dan-kmj-sambangi-jakarta-post/#sthash.CmWb9t1M.dpuf

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Survei Internal Pentagon: Pasukan Militer AS Tidak Siap Untuk 'Bertempur Malam Ini'

Survei Internal Pentagon: Pasukan Militer AS Tidak Siap Untuk 'Bertempur Malam Ini'

Kamis, 28 Oct 2021 21:00

Puncak HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia

Puncak HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia

Kamis, 28 Oct 2021 20:40

UEA Kirim 12 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

UEA Kirim 12 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

Kamis, 28 Oct 2021 20:35

Fraksi PKS Tolak Rencana Kenaikan Harga Pertalite

Fraksi PKS Tolak Rencana Kenaikan Harga Pertalite

Kamis, 28 Oct 2021 20:35

Tes PCR Jadi Syarat Penerbangan:  Urgensi atau Bisnis?

Tes PCR Jadi Syarat Penerbangan: Urgensi atau Bisnis?

Kamis, 28 Oct 2021 20:22

Peretas Bocorkan Rincian Pribadi Ratusan Personel Tentara Israel

Peretas Bocorkan Rincian Pribadi Ratusan Personel Tentara Israel

Kamis, 28 Oct 2021 20:06

Demi Kualitas Pilpres, Capres Independen Layak Diperjuangkan

Demi Kualitas Pilpres, Capres Independen Layak Diperjuangkan

Kamis, 28 Oct 2021 19:08

Kisah Karir Bintang Klub Liverpool Mo Salah Akan Diajarkan Di Sekolah-sekolah Mesir

Kisah Karir Bintang Klub Liverpool Mo Salah Akan Diajarkan Di Sekolah-sekolah Mesir

Kamis, 28 Oct 2021 13:55

Diusia Senja Terus Mengais Rejeki Halal

Diusia Senja Terus Mengais Rejeki Halal

Kamis, 28 Oct 2021 12:25

Inilah Peran Laboratorium dalam Sertifikasi Halal

Inilah Peran Laboratorium dalam Sertifikasi Halal

Kamis, 28 Oct 2021 10:18

HNW: Kemenag Tak untuk Diklaim atau Dibubarkan

HNW: Kemenag Tak untuk Diklaim atau Dibubarkan

Kamis, 28 Oct 2021 08:09

Tarif PCR Turun! Ini Harga Terbarunya

Tarif PCR Turun! Ini Harga Terbarunya

Rabu, 27 Oct 2021 23:34

Kritik Keras Wacana Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi, Bukhori: Rakyat Bukan Sapi Perah!

Kritik Keras Wacana Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi, Bukhori: Rakyat Bukan Sapi Perah!

Rabu, 27 Oct 2021 23:16

Relawan Baraya Rajiv Serahkan Bantuan untuk Pasien Kanker di Banjaran Kabupaten Bandung

Relawan Baraya Rajiv Serahkan Bantuan untuk Pasien Kanker di Banjaran Kabupaten Bandung

Rabu, 27 Oct 2021 23:08

Perayaan HUT ke-2, Partai Gelora Angkat Tema 'Kolaborasi Indonesia Menuju 5 Besar Dunia'

Perayaan HUT ke-2, Partai Gelora Angkat Tema 'Kolaborasi Indonesia Menuju 5 Besar Dunia'

Rabu, 27 Oct 2021 22:50

Turki Kirim 200 Truk Penuh Peralatan Militer Dan Logistik Ke Suriah Utara

Turki Kirim 200 Truk Penuh Peralatan Militer Dan Logistik Ke Suriah Utara

Rabu, 27 Oct 2021 22:15

Warga Kashmir Terancam Tuduhan Teror Hanya Karena Dukung Kemenangan Tim Kriket Pakistan Atas India

Warga Kashmir Terancam Tuduhan Teror Hanya Karena Dukung Kemenangan Tim Kriket Pakistan Atas India

Rabu, 27 Oct 2021 21:55

Waspada Propaganda LGBT

Waspada Propaganda LGBT

Rabu, 27 Oct 2021 18:49

Sedih dan Malu, Garuda Indonesia Akan Hembuskan Napas Terakhir

Sedih dan Malu, Garuda Indonesia Akan Hembuskan Napas Terakhir

Rabu, 27 Oct 2021 18:28

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Rabu, 27 Oct 2021 17:30


MUI

Must Read!
X