Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.863 views

Psikiater Muhammadiyah Bersatu Mendobrak Stigma Buruk Gangguan Jiwa

yOGYAKARTA (voa-islam.com)--Kondisi kualitas kesehatan jiwa di Indonesia yang kian menurun sebab adanya pandemi cukup mengusik para psikiater Muhammadiyah untuk bersatu berperan dalam misi gerakan kesehatan jiwa di Indonesia. Dalam diskusi Covid-19 Talk yang bertemakan “Psikiater Muhammadiyah Bersatu Sehatkan Jiwa Indonesia” pada Senin (29/06) mengulik apa peran yang bisa diberikan oleh psikiater Muhammadiyah dan stigma terhadap orang dalam gangguan jiwa.

dr. Widea Rossi Desvita, Sp.KJ seorang psikiater Universitas Ahmad Dahlan menyampaikan bahwa psikiater Muhammadiyah harus bersama - sama bersinergi dengan lembaga otonom Muhammadiyah dan berperan didalamnya. “Optimalisasi peran dari masing - masing unit atau profesi untuk berkolaborasi menjadi satu tim kesehatan jiwa muslim dari lintasan sektoral di organisasi Muhammadiyah,” ujarnya.

Selain bersinergi dengan lembaga otonom Muhammadiyah, upaya promosi diri profesi psikiater kepada masyarakat juga perlu dilakukan. Hal tersebut berkenaan dengan stigma yang terbangun didalam masyarakat terkait gangguan kejiwaan. Masyarakat cukup skeptis dalam menganggap soal kesehatan jiwa dan masih merasa takut untuk berhadapan dengan dokter ahli jiwa. Menurut data yang dilaporkan bahwa saat ini tercatat kurang lebih 19 juta jiwa berkisar 2 - 15 tahun mengidap gangguan mental dan diperkirakan pada tahun ini Indonesia menjadi negara kedua tertinggi pasien gangguan jiwa.

dr. Prasila Darwin Sp.KJ selaku Direktur Rumah Sakit Jiwa Islam (RSJI) Klender menjelaskan bahwa kementerian kesehatan RI memiliki impian untuk dapat menurunkan potensi kematian yang disebabkan oleh penyakit tidak menular yang di dalamnya termasuk gangguan jiwa. Namun kenyataannya lagi - lagi stigma buruk masyarakat terhadap gangguan jiwa masih menjadi faktor penting, rasa takut dan sulitnya akses fasilitas kesahatan pun ikut serta mendukung. Sehingga upaya penurunan potensi kematian akibat gangguan jiwa pun cukup sulit dikendalikan.

Dengan itu, Muhammadiyah sebagai pelopor penolong kesengsaraan tentu harus bersinergi membangun satu tim kesehatan jiwa muslim untuk menolong masyarakat Indonesia yang terdampak gangguan jiwa. Adapun pada dasarnya psikiater Muhammadiyah memiliki kemampuan untuk bisa mewujudkan kesehatan jiwa di Indonesia dan terlibat langsung . Hal ini ditimbang dari peran yang bisa dilakukan oleh psikiater Muhammadiyah seperti terlibat dan ikut serta pada program AUM baik dalam bidang kesehatan maupun pendidikan. Bahkan peran penting psikiater di dalam Rumah Sakit pun cukup penting untuk mendorong ManajemenRS dalam melaksanakan UU Keswa untuk menyediakan TT pasien gangguan jiwa. Dan hingga saat ini belum terlihat adanya bangsal bagi pasien gangguan jiwa di RS Muhammadiyah.

Adapun salah satu upaya menyokong kesehatan jiwa di Indonesia adalah dengan mencoba masuk dan menguatkan pasien gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di tengah stigma masyarakat. Menurut Dr. dr. Warih Adnan Puspitosari, Msc, Sp.KJ seorang psikiater Asri Medical PKU Muhammadiyah Gamping dan UMY bahwa seorang ODGJ juga memiliki self stigma atau prasangka pada diri sendiri, dimana prasangka buruk atas penilaian diri dihadapan orang luar.

Maka dengan gerakan komunitas kesehatan jiwa ini mengadakan kegiatan bersama secara terbuka antara ODGJ dan masyarakat yang berakibat pada perubahan self stigma baik pada ODGJ maupun masyarakat itu sendiri,” ketika ODGJ sudah bertemu orang dan merasa diterima dengan orang lain mereka akan menjadi lebih produktif. Membongkar stigma dengan langsung melihat dengan program - program yang diadakan,” jelasnya menutup diskusi.* [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Rabu, 28 Jul 2021 21:19

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Rabu, 28 Jul 2021 18:00

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

Rabu, 28 Jul 2021 17:17

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19


MUI

Must Read!
X