Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.969 views

Dakwah Perlu Kemandirian Ekonomi

JAKARTA (voa-islam.com)—Penting sekali kemandirian dakwah. Baik dalam menjaga integritas da'i maupun kemurnian dakwah. Dengan kemandirian kepribadian dan finansial, para juru dakwah dapat menghidupi kebutuhan hidup dan dakwahnya sendiri. Tidak bergantung pada bantuan donatur, sehingga 'izzah dan marwah terjaga.

Demikianlah kemandirian dakwah yang terus diikhtiarkan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (Dewan Dakwah). Lembaga yang didirikan Dr M Natsir dan koleganya pada 1967 ini, program utamanya adalah dakwah pedalaman.

Menurut Ketua Laznas Dewan Dakwah, Ustaz Ade Salamun, kemandirian tersebut menjadi jalan kesuksesan dakwah.

Ustaz Ade menceritakan yang terjadi di Desa Solan, Kec Bula, Kab Pulau Seram Bagian Timur.

''Ketika saya berkunjung ke sana tahun 2009, warga sangat miskin spiritual maupun material. Padahal, laut terhampar di sekelilingnya. Tapi mereka bergantung pada hasil hutan yang sebatas jangkauan saja,'' tuturnya saat ditemui di Menara Dakwah jl Kramat Raya 45 Jakarta Pusat, Jum'at (11/9).

Laznas Dewan Dakwah kemudian merekomendasikan pengiriman dai tangguh ke Solan.

''Alhamdulillah, dai kita mampu menciptakan kemandirian dakwah,'' kata aksesor Amil Zakat bersertifikat ini.

Dai itu mengajak masyarakat untuk mandiri secara ekonomi dengan cara bercocok tanam. Di dusun tersebut memang banyak lahan tidur.

Bersama masyarakat, sang dai membabat lahan untuk ditanami sayuran seperti terong, kacang panjang, dan kangkung.

Hasil panen berlimpah. Tetapi karena mudah layu, maka tidak keburu untuk dijual ke desa lain terdekat yang berjarak 50 kilometer.

“Hasil panen ini hanya dikonsumsi masyarakat sekitar,” ujar Ustaz Ade.

Kemudian, jelas Ustaz Ade, masyarakat beralih menanam tumpang sari jagung dan kacang tanah. Jenis tanaman biji-bijian ini dinilai lebih tahan lama dari sayuran. Sehingga sebagian hasil panen masih bisa dijual.

“Alhamdulillah begitu panen dapat Rp20 juta. Dibeli oleh perusahaan eksplorasi minyak di sekitar Solan. Dari sini masyarakat kaget, ternyata lahan yang selama ini dibiarkan bisa menghasilkan sesuatu,” ungkap Ustaz Ade.

Dari situlah, masyarakat pun sukarela mengikuti pengajian yang digelar dai tadi. Ustaz Ade menyebut program ekonomi produktif itu sebagai ‘gula-gula’ dakwah.

“Kemandirian dakwah ini menjadi gula-gula yang dapat menarik masyarakat. Juga menjadi nilai bargaining dai,” jelas Ustaz Ade.

Selain di Dusun Solang, ada juga di Dusun Tubeket, Desa Makalo, Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat kisah dai sukses membangun kemandirian dakwah.

Menurut Ustaz Ade, dai Dewan Dakwah yang ditugaskan di sana merintis pengelolaan 20 hektar lahan sawah yang sudah beberapa kali panan raya. Dan itu tentu bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Dikatakan Ustaz Ade, program ekonomi merupakan alat dakwah. Artinya, dai tidak hanya melakukan pembinaan agama saja, melainkan mendorong dan membangun ekonomi masyarakat.

“Dai akan bersama-sama masyarakat bercocok tanam, menjaga hutan, berternak, bikin kripik yang menghasilkan uang,” kata Ustaz Ade.

Jenis usaha produktif yang dilakukan para dai ini tentu saja setelah dilakukan pemetaan. Karena masing-masing daerah berbebeda kebutuhan maupun potensi.

Ustaz Ade mengungkapkan, sebelum diterjunkan ke daerah pelosok para dai akan dibekali pemetaan sosial dakwah.

“Apa sih yang dibutuhkan di sana? Jadi meski dai sudah belajar 4 tahun, latihan di masjid, ikut kafilah dakwah, tetapi mereka tetap perlu dibekali. Karena daerah beda-beda. Di tempat ini pertanian, di tempat itu perdagangan,” ungkap Ustaz Ade tentang materi pembekalan calon da'i.

Kemandirian dakwah yang diupayakan Dewan Dakwah ini mampu mengurangi ketergantungan dari bantuan donatur. Seperti saat wabah covid-19 ini, para dai mampu tetap bertahan menggerakkan roda dakwah.

“Dengan kemandirian ini dirasakan dampaknya. Secara mandiri mereka tak lagi tergantung secara penuh dari bantuan pusat,” demikian Ustaz Ade. *[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Kamis, 21 Jan 2021 11:46

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 11:34

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Kamis, 21 Jan 2021 11:29

Anies Dikerjain Lagi!

Anies Dikerjain Lagi!

Kamis, 21 Jan 2021 11:01

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Kamis, 21 Jan 2021 00:04

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Rabu, 20 Jan 2021 22:28


MUI

Must Read!
X