Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
32.993 views

Kedatangan Sri Mulyani Bawa Pesan Obama & Biaya Akomodasi Ditanggung KPK?

JAKARTA (voa-islam.com) - Breaking News kembali dilakukan oleh akun fenomenal @TrioMacan2000 yang membagikan kultwit terkait biaya akomodasi kedantangan Sri Mulyani ke Indonesia, Sabtu(3/4).

Kedatangan Sri Mulyani ke Jakarta dalam rangka memenuhi penggilan KPK - Pengadilan Tipikor sebagai saksi dibiayai KPK.

Menurut pejabat KPK biaya perjalanan Sri Mulyani Washington DC - Jakarta PP & akomodasi hotel bintang 5 ditnggung anggaran KPK ! tulis @Triomacan 2000 yang aslinya ditulis dengan menggunakan banyak singkatan karena keterbatasan ruang di Twitter, namun singkatan itu telah kami lengkapi untuk kenyamanan pembaca.

KPK memanggil Sri Mulyani sebagai saksi perkara korupsi Century di Pengadilan Tipikor pada tgl 2 Mei kemarin. Dibayar oleh KPK. "Enak banget Sri Mulyani dan apes banget nasib rakyat RI. KPK keluarkan biaya tiket kelas I Washington DC - Jkt PP plus-plus lebih US$ 10,000" tambah macan dalm twitnya. twit lengkap tersebut bisa anda Klik disini :

http://chirpstory.com/li/203885

Negara Dirugikan Sri Mulyani

Informasi A1, sejatinya Sri Mulyani ke Jakarta bukan hanya untuk jadi saksi, dia sudah tiba di Jakrta sejak 23 April 2014 untuk bertemu Jokowi dan membawa pesan khusus dari 'Gedung Putih'.

Jokowi begitu spesial bagi 'Gedung Putih', Jokowi yang bernama lengkap Herbertus Handoko Joko Widodo bin Oey Hong Liong alias Noto Mihardjo ini memang menjadi antek asing dan aseng demi menjaga kepentingan bangsa asing tersebut.

Sri Mulyani menemui Jokowi pada 24 April 2014 silam dan membawa pesan 'delivery order' dari Obama melalui 'kurir' Sri Mulyani. Hal ini terkait dengan pertemuan Paus - Obama soal bursa Capres Jokowi demi menjaga kepentingan Umat Katolik di Indonesia. Pesan itu disampaikan Sri Mulyani ke Jokowi dalam rangka menghilangkan kesan seolah-olah Paus - Obama telah menyetujui paket Capres-Cawapres Jokowi - Jusuf Kalla.

Pemahaman yang bias terhadap hasil pertemuan Obama - Paus (15/4/14) di Gedung Putih sabagai follow up pertemuan Obama - Paus di Vatikan (27/3/14). Deal kedua, pertemuan Paus - Obama tersebut, ada pertemuan di rumah Jacob Soetoyo yang dihadiri 7 dubes diantaranya Dubes AS, Meksiko dan Vatikan.

Langkah ketiga dengan adanya pertemuan Vatikan - Jacob Soetoyo di rumahnya di Permata Hijau Jakarta adalah manifestasi pesanan dari Washington DC dan  umat katolik Indonesia untuk kendalikan Jokowi.

Katholik Khawatir James Riady Cs & Komunis Cina Kendalikan Indonesia
Kedekatan, penguasaan dan kooptasi kelompok kristen dimotori James Riady, Sabam Sirait & Ex Partai Komunis China pada Jokowi khawatirkan katolik sehingga hadir nama Jacob Soetoyo manifestasi perlawanan dari Washington DC dan  umat katolik Indonesia.
 
Mengapa?
Karena umat Katolik Indonesia sebagai kelompok elit yang menguasai pemerintahan dan birokrasi Indoensia selama 32 Tahun era Orba itu tak mau kehilangan kendali atas Indonesia apalagi berpindah ke kalangan kristen prostestan dan komunis. Pada tahun 1999 saat akan MPR gelar pemilihan presiden, Kelompok katolik kehilangan kendali ke RI 1 karena dijegal oleh James Riady & Matori Abdul Jalil dari PKB.
 
Melalui Matori Abdul Djalil dan James Riady, Gus Dur dan Megawati diajak ketemu Menlu AS Madeline Albraight di Singapura. Pada pertemuan tersebut disepakati AS akan bantu Megawati jadi Presiden RI dalam sidang istimewa MPR. Namun, seusai pertemuan Gus Dur ubah pikiran dengan menggelar manuver poros tengah.
 
Melalui Matori Abdul Djalil, Gus Dus minta pertemuan ulang dengan Menlu AS Albraight. Minta jadi presiden dan Megawato di setup jadi wakil presiden saja.
Terpaksa James Riady atur ulang pertemuan Gus Dur dengan Albraight di Singapura. Akhirnya meeting lagi, AS setuju dengan syarat Gus Dur jamin NU.
 
Tak mengherankan mengapa NU dan PKB tak pernah serius menggagas koalisi partai Islam karena memang bermental 'numpang hidup' kepada penguasa. Albraight minta jaminan Gus Dur agar NU tidak berubah menjadi islam militan & diarahkan ke sekuler hedonis jika Gus Dur berkuasa. Gus Dur sanggupi permintaan AS ini.
 
Karena manuver James Riady dan Matori, peran elit katolik Indonesia terhadap suksesi presiden 1990 menjadi minim. Pada bursa capres 2014 ini Katolik tidak ingin terulang lagi, James Riady & elit kristen khususnya faksi Parkindo di PDIP sudah lama membina Jokowi. Ketika kendali kristen total pada Jokowi, katolik resah luar biasa.
 
Melalui CSIS dan elit katolik, diupayakan bantuan Paus untuk menembus blokade kristen yang mengendalikan Jokowi. Paus undang Obama ke vatikan. Faktanya, pertemuan di rumah Jacob Soetoyo 13/4/14 kemarin sebenarnya yang bertindak sebagai tuan rumah adalah Dubes Vatikan, tapi itu berisiko jika ketahuan. Dubes Vatikan tidak mungkin undang Jokowi, Megawati dan Dubes AS ke kedubes atau ke kediamannya, jika bocor, Jokowi hancur diserang opini lawan politiknya.
 
Untuk mengaburkan pertemuan, maka lokasi dipindahkan ke rumah Jacob Soetoyo. Dubes Meksiko mewakili komunitas katolik dunia, dubes AS sebagai wakil Obama, sedangkan Dubes lain hanya cover untuk mengecoh agar tidak terlalu mencolok dan mudah dibaca bahwa pertemuan tersebut adalah untuk menampung aspirasi katolik diteruskan ke Obama.
 
Obama hanya bicara per telpon dengan Paus Fransiscus pada 15/42 memfollow up hasil pertemuan di rumah Jacob 13/4 http://t.co/LsoxSQRDR8
 

Elit PDI-P & Puan Maharani Bergegas ke Eropa

Sekitar 2-3 minggu lalu, kerabat dekat Megawati diketahui berada di eropa, disusul dgn kepergian elit Nasdem dan Puan Maharani. Ada apa?

"Ada apa kerabat terdekat, orang kepercayaan Megawati ke Eropa, disusul Nasdem dan Puan Maharani ? Transaksi suap mahar di Swiss ya ? Hehe” ungkap TrioMacan2000

Sebelumnya untuk pengaburan, Surya Paloh temui Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Olof Skoog pada senin 28/4/14. Kubu JK disebut telah bayar US$ 50 juta untuk PDIP / Megawati agar JK dapat disetujui sebagai cawapres Jokowi. US$ diserahkan ke some body ungkap TrioMacan2000.

Jumlah mahar US$ 50 juta atau senilai Rp. 600 miliar itu sama dengan jumlah mahar yang diberikan kubu James Riady ke orang dekat Mega untuk pencapresan Jokowi.

Disebutkan PDIP dan Nasdem akhirnya tandatangan koalisi dalam pilpres, mengenai cawapresnya masih ditunggu realisasi mahar kedua. Di Eropa Jokowi pede bilang bahwa cawapres untuknya sudah ada, dan tinggal diumumkan saja. Menunggu hari baik katanya. Padhal nunggul konfirmasi bank ungkap TrioMacan2000. Sama seperti pencapresan Jokowi, mega tdk langsung tegas nyatakan dukung. Tunggu konfirmasi bank di Singapore : transfer confirmed" tutup TrioMacan 2000 ini.

Ya Allah Indonesia tak lepas-lepas dari rebutan AS - VATIKAN - Cina. Kemana umat Islam? Lagi-lagi dikorbankan untuk kepentingan AS dan Nashoro.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun....... [tm2000/godam/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Selasa, 02 Mar 2021 07:11

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Selasa, 02 Mar 2021 06:54

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Selasa, 02 Mar 2021 06:39

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52


MUI

Must Read!
X