Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
97.756 views

The GodMother (4): Mengapa Megawati Bermaksud Ciptakan Kerusuhan Pasca Pilpres?

JAKARTA (voa-islam.com) - Progress 98 melalui Ketuanya Faizal Assegaf pada Kamis, 10 Juli 2014 menyerukan alasan dibalik retorika Megawati yang bermaksud menciptakan kerusuhan pasca pilpres 9 Juli 2014 yang baru lalu.

Tekat Prabowo Subianto bila terpilih akan membongkar kejahatan perampokan uang negara yang setiap tahun mencapai lebih dari seribu triliun rupiah telah membuat konglomerat hitam panik.

Suara lantang Prabowo tentang skandal kerugian negara tersebut muncul bukan tanpa alasan. Namun, Prabowo telah merampung berbagai bukti dan menyiapkan langkah-langkah konkret serta mengajak rakyat untuk terlibat dalam misi mulia tersebut.

Prabowo menegaskan: Bila bocoran uang negara itu diantsipasi maka dapat disalurkan bagi kesejahteraan hidup rakyat banyak. Sebuah harapan yang luhur dan sangat menyentuh kesadaran banyak orang.

Sikap berani dan gaya bicara blak-blakkan yang ditunjukan oleh Prabowo memicu ragam spekulasi dari berbagai kalangan di dalam dan luar negeri.

Beberapa media asing merespon kehadiran Prabowo dengan apa yang mereka sebut sebagai cikal bakal lahirnya kepemimpinan "macan Asia".

Beberapa media asing merespon kehadiran Prabowo dengan apa yang mereka sebut sebagai cikal bakal lahirnya kepemimpinan "macan Asia". Dan memposisikan watak nasionalisme Prabowo sejajar dengan tokoh internasional seperti Hugo Saves, Fidel Castro, Ahmadinejad serta menegaskan Prabowo akan membawa Indonesia ke jalan masa depan yang gemilang.

Terkait dengan ihwal skandal perampokkan ribuan triliun uang negara yang disuarakan oleh Prabowo, dalam pemetaan politik nasional terkini, telah menuai kekhawatiran yang serius.

Sebut saja, kubu PDIP pimpinan Megawati Soekarnoputri, tanpa diketahui oleh publik telah mendapatkan tekanan yang luar biasa dari jaringan konglomerat hitam. Pasalnya, para cukong BLBI tersebut dengan gencar mendorong PDIP dan mitra koalisinya untuk melakukan segala cara mencegah agar Prabowo tidak menang di pilpres 2014.

Seorang wartawan senior Kompas (corong konglomerat hitam) berinisial "PN", secara terang-terangan menulis di laman media sosialnya bahwa: "kami mendukung Jokowi tak sekedar untuk menang, namun lebih utama adalah untuk mencegah Prabowo tidak terpilih sebagai presiden di negeri ini...". Tegasnya kalaupun Jokowi kalah, maka Kompas akan mendorong terjadinya kekacauan nasional.

Pernyataan sang wartawan Kompas yang terlacak memiliki hubungan spesial dengan JK, selaras dengan sikap politik yang tengah dimainkan oleh Megawati dan mitra koalisinya. Di mana telah menyiapkan skenario politik: (1) Jokowi sebagai capres boneka PDIP diupayakan dengan segala cara agar menang. (2) Bila Jokowi kalah maka langkah yang diambil adalah membuat kerusuhan dengan fitnah bahwa Pilpres curang dan tidak legitimasi.

Rencana politik bumi hangus itu pun dimainkan dengan sempurna. Hanya beberapa jam setelah kubu PDIP mendapatkan informasi tentang kekalahan Jokowi, spontan Megawati dan mitra koalisinya melakukan pertemuan darurat. Kemudian secara sepihak mengumumkan Jokowi menang dan telah menjadi presiden pilihan rakyat.

Celakanya, klaim busuk itu didasari oleh manipulasi hasil perhitungan cepat lembaga survei, yang sebelumnya telah disiapkan sebagai instrumen politik untuk memuluskan skenario jahat mereka.

Tindakan Megawati dan komplotan mitra koalisinya wajar bila kemudian menuai kecaman yang luas dari berbagai pihak. Megawati dituding hendak bermaksud menggagalkan pemilu presiden dan bertujuan memicu konflik berdarah sesama anak bangsa.

Mencermati skenario hitam tersebut, saya kira rakyat tidak boleh mengambil sikap pasif apalagi terperdaya dengan kebohongan yang mereka lakukan. Sudah saatnya rakyat bersatu dan bangkit melawan kejahatan politik Megawati dan komplotan konglomerat hitam serta kawanan politisi busuk.

Tetaplah berjuang untuk mengantarkan Prabowo sebagai pemimpin nasional guna menyelamatkan kebocoran uang negara ribuan triliun dari tangan-tangan jahat konglomerat hitam. Rebut kembali Indonesia yang telah dikuasai oleh segelintir orang yang bertindak semena-mena terhadap kehidupan rakyat banyak.

Demikian pers rilis yang diterima Voa-Islam. [Ahmed/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27


MUI

Must Read!
X