Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.145 views

Teman-teman Jokowi Dibidik KPK. Setelah Romi Siapa Menyusul?

Oleh:

Hersubeno Arief, Konsultan media dan politik

 

KUALITAS seseorang bisa dilihat dari siapa temannya. Karena itu orang tua dan para bijak bestari mengajarkan kepada kita untuk berhati-hati dalam memilih teman.

Tidak boleh sembarangan, asal bergaul. Siapa teman kita, seperti itulah kita. “Show me your friends, I’ll tell you, who you are.”

Pepatah itu juga berlaku bagi Presiden Jokowi menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Ketua Umum PPP Romahurmuziy Jumat (15/3). Romi adalah pendukung utama dan teman dekat Jokowi.

Situs berita berbasis di Singapura The Straits Times bahkan menulis judul Key Jokowi backer detained by Indonesia’s anti-graft agency. Pendukung utama Jokowi ditangkap KPK.

Ya penilaian itu benar adanya. Dibandingkan ketua umum partai pendukung lainnya, secara kasat mata Romi paling dekat dengan Jokowi. Dia sering tampil dalam beberapa kegiatan dan bepergian bersama Jokowi.

Foto-foto dan video kebersamaan Romi dan Jokowi bertebaran di media sosial. Ada dua video yang sangat kontroversial dan paling banyak dibagikan.

Video pertama, saat Romi duduk di kursi depan mobil presiden sambil merekam Presiden Jokowi yang duduk di kursi belakang. Jokowi terlihat melempar-lemparkan bungkusan makanan kepada warga. Romi dan Jokowi terlihat tertawa-tawa.

Peristiwa itu diduga terjadi ketika Jokowi melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur (3/2/2018). Romi mengunggah video tersebut di akun twitternya.

Banyak yang mengecam sikap Jokowi. Perilakunya dinilai sangat primitif, merendahkan rakyat. Menikmati rakyat jelata berebut makanan yang dilemparkan seorang penguasa.

Video Kedua saat Romi nge-vlog bertiga bersama Jokowi dan Kyai Maimoen Zubair. Dalam video itu Romi terdengar mendiktekan kalimat yang harus diucapkan Mbah Moen. Sebelumnya Romi meminta Mbah Moen meralat doa.

Dia meminta Mbah Moen mendoakan Jokowi agar terpilih kembali sebagai presiden, tapi justru Prabowo yang didoakan. Peristiwanya juga terjadi pada tanggal 3 Februari. Hanya tahunnya berbeda, 2019.

Setelah Romi, kemungkinan besar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bakal menyusul. KPK menemukan uang ratusan juta di ruang kerja Lukman dalam bentuk mata uang rupiah dan dolar.

Kalau melihat rangkaian kasusnya sangat sulit bagi Lukman untuk mengelak. Romi ditangkap KPK karena memperjualbelikan jabatan di lingkungan Kemenag.

Ketika ditangkap Romi baru menerima suap. Sebesar Rp 250 juta untuk jabatan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Depag Jatim, dan Rp 50 juta untuk jabatan Kepala Kantor Depag (Kakandep) Gresik. Uang receh sebenarnya untuk orang sekelas Romi, teman akrab Jokowi.

Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan Romi sudah beberapa kali menerima suap. Ini bukan pertama kalinya. Kalau dikalikan jumlah provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia, uang receh itu akan terkumpul menjadi uang besar.

Belum lagi kalau bicara beberapa jabatan lain di kantor pusat dan Rektor sejumlah perguruan tinggi di bawah Depag.

Kok Romi bisa mengatur jabatan di Depag? Nah disitu kuncinya. Romi adalah Ketua Umum PPP. Lukman adalah menteri perwakilan PPP di kabinet. Sulit untuk mengelak bahwa Romi bisa leluasa bertindak tanpa sepengetahuan Lukman dan Sekjen Depag.

Dari mana dia bisa mengetahui jabatan mana saja yang lowong dan bagaimana dia memastikan seseorang bisa mendudukinya? Karena itu dua ruang kerja pejabat tinggi negara itu disegel dan digeledah KPK.

Ini business of influence.  Jual beli jabatan melalui pengaruh politik yang dimiliki Romi. Kalau toh tidak terbukti, dan kemudian ada deal-deal politik sehingga Lukman lepas, secara etika politik dia sudah cacat.

Romi bukan orang pertama lingkaran dekat Jokowi yang tersandung masalah korupsi. Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto juga dijebloskan KPK ke penjara. Novanto divonis 15 tahun penjara karena korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Novanto merupakan pendukung utama Jokowi. Partai Golkar termasuk paling awal mengusung kembali Jokowi sebagai presiden. Sebagai Ketua DPR Novanto juga punya pengaruh yang sangat besar.

Setelah Novanto, koleganya di Golkar Idrus Marham menyusul masuk penjara. Idrus adalah Mensos dalam Kabinet Jokowi dan pernah menjabat sebagai Sekjen Golkar. Dia juga masuk dalam kelompok pendukung utama Jokowi.

Bukan hanya orang dekat dan menteri di kabinet Jokowi yang terbelit hukum. Politisi Golkar Fayakhun Andriadi dalam persidangan korupsi Bakamla mengaku ada keterlibatan keluarga Jokowi dalam kasus itu.

Namun KPK menyatakan tidak bisa menindaklanjuti pengakuan Fayakhun. Politisi PDIP Ali Fahmi Habsyi yang menjadi perantara dengan keluarga Jokowi menghilang. Case closed. Kasusnya ditutup.

Ditangkapnya Romi sekitar satu bulan jelang pilpres, jelas merupakan kabar buruk. Apalagi kalau sampai Menag Lukman Hakim menyusul. Bisa bikin kiamat.

Mata publik akan semakin terbuka siapa sebenarnya Jokowi. “Kalau mau lihat seseorang, lihatlah siapa yang menjadi temannya.” end

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Masjid Al-Lathiif Bandung: Tetap Aktif Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Masjid Al-Lathiif Bandung: Tetap Aktif Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Selasa, 22 Jun 2021 22:00

Twitter Tambahkan Bahasa Arab untuk Wanita

Twitter Tambahkan Bahasa Arab untuk Wanita

Selasa, 22 Jun 2021 21:41

KKIPP Kecam Kekerasan Israel dalam Flag March

KKIPP Kecam Kekerasan Israel dalam Flag March

Selasa, 22 Jun 2021 21:07

Pakistan Tidak Akan Lagi Izinkan AS Gunakan Wilayahnya Untuk Operasi Di Afghanistan

Pakistan Tidak Akan Lagi Izinkan AS Gunakan Wilayahnya Untuk Operasi Di Afghanistan

Selasa, 22 Jun 2021 20:00

Pentagon: Militer AS Bisa Memperlambat Penarikannya Dari Afghanistan Menyusul Kemajuan Taliban

Pentagon: Militer AS Bisa Memperlambat Penarikannya Dari Afghanistan Menyusul Kemajuan Taliban

Selasa, 22 Jun 2021 19:30

Sinergi Ulama-Umat Hadapi Pandemi, MUI dan ACT Teken MoU

Sinergi Ulama-Umat Hadapi Pandemi, MUI dan ACT Teken MoU

Selasa, 22 Jun 2021 17:24

Darah Kucing Najis?

Darah Kucing Najis?

Selasa, 22 Jun 2021 17:05

Dirgahayu ke-494, Jakarta Semakin Mendunia

Dirgahayu ke-494, Jakarta Semakin Mendunia

Selasa, 22 Jun 2021 15:02

Perusahaan Pepsi Gaza Terpaksa Tutup Karena Pembatasan Impor Ketat Oleh Israel

Perusahaan Pepsi Gaza Terpaksa Tutup Karena Pembatasan Impor Ketat Oleh Israel

Selasa, 22 Jun 2021 14:42

Pilih Mana: Al-Quran atau Pancasila? Beragama atau Tidak Beragama?

Pilih Mana: Al-Quran atau Pancasila? Beragama atau Tidak Beragama?

Selasa, 22 Jun 2021 14:11

Masa Depan Dunia Ditentukan oleh Perempuan, Mua’llimaat adalah Rahimnya

Masa Depan Dunia Ditentukan oleh Perempuan, Mua’llimaat adalah Rahimnya

Selasa, 22 Jun 2021 13:26

Susanti, Dosen UMP, Ciptakan Teknologi Deteksi Dini Kanker Usus

Susanti, Dosen UMP, Ciptakan Teknologi Deteksi Dini Kanker Usus

Selasa, 22 Jun 2021 13:01

Ratusan Santri Dayah Darul Quran Aceh Ikut Workshop Penulisan Tere Liye

Ratusan Santri Dayah Darul Quran Aceh Ikut Workshop Penulisan Tere Liye

Selasa, 22 Jun 2021 10:35

Indonesia Jadi Tempat Pembuangan Sampah Negara Maju, Ini Kata Partai Gelora

Indonesia Jadi Tempat Pembuangan Sampah Negara Maju, Ini Kata Partai Gelora

Selasa, 22 Jun 2021 10:30

Covid-19 Kembali Mengamuk, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyahl: Mari Berhusnuzan kepada Allah

Covid-19 Kembali Mengamuk, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyahl: Mari Berhusnuzan kepada Allah

Selasa, 22 Jun 2021 10:00

Pajak Sembako dan Pendidikan, Wujud Kezaliman Negara

Pajak Sembako dan Pendidikan, Wujud Kezaliman Negara

Selasa, 22 Jun 2021 09:16

Pondasi Negara Idealnya Bukan Pajak

Pondasi Negara Idealnya Bukan Pajak

Selasa, 22 Jun 2021 08:54

7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

Senin, 21 Jun 2021 19:35

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Senin, 21 Jun 2021 18:05

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Senin, 21 Jun 2021 17:59


MUI

Must Read!
X