Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.390 views

Jokowi vs People Power

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Kabarnya akan ada aksi massa besar-besaran. Di mana? Jakarta dan sejumlah kota besar lainnya. Benarkah? Perlu klarifikasi dan investigasi. Jika benar, ini harus jadi perhatian serius.

Lalu, apa yang dituntut? Mendiskualifikasi Paslon 01. Kenapa? Karena telah melakukan Kecurangan. Ada yang mengatakan itu bukan sekedar kecurangan, tapi extra ordinary crime. Kejahatan pemilu yang luar biasa.

Pasca reformasi, baru kali ini pemilu masif dengan kecurangan. Demokrasi yang menjadi hasil perjuangan reformasi mendadak mati. Tepatnya dimatikan. Oleh siapa? Hanya penguasa yang bisa melakukan itu.

Ulama dikejar-kejar, pers dibungkam, mahasiswa dibuat diam dan tak berkutik, semua aparat, birokrasi dan institusi negara dikendalikan untuk memperpanjang kekuasaan. Seolah tak tersisa!

Rakyat marah, bahkan teramat marah. Hanya dua hal yang bisa mendorong kemarahan itu untuk meledak: pertama, komando. Jika Prabowo, atau para ulama dan tokoh pendukung Prabowo memberi komando, people power ini bergerak. Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia akan dipenuhi massa yang membludak.

Kedua, jatuhnya korban. Jika jatuhnya Orde Baru menelan 7 nyawa jadi korban, maka gerakan people power, jika benar-benar terjadi saat ini diprediksi lebih mengerikan. Dari mana tahu? Pola berpolitik penguasa selama ini yang menghalalkan segala cara dan mengintimidasi semua yang tak "satu langkah" dan tunduk padanya. Di sisi lain, rakyat sudah kehilangan batas kesabarannya. Urat takut rakyat sudah putus untuk menghadapi pressure kekuasaan.

Jika Jokowi itu arif, dan memiliki sensitivitas kerakyatan dan kebangsaan yang tinggi, lebih baik mengalah. Serahkan negara ini kepada Prabowo, maka Jokowi akan jadi bapak bangsa yang terhormat. Dikenang sebagai pemimpin yang lebih mendahulukan bangsa dan rakyatnya. Kenapa bukan Prabowonya yang mengalah? Prabowonya bisa mengalah, tapi rakyat yang di bawah tak bisa terima Jokowi jadi presiden lagi. Kepercayaan mereka terhadap Jokowi sudah punah.

Anda nonton video saat Jokowi diteriakin rakyat: curang...curang... Sungguh tak lagi ada rasa hormat kepada Jokowi sebagai presiden. Hukuman sosial ini akan terus berlanjut sebelum Jokowi lengser dari kursi presiden. Jika dipaksakan, tak akan kondusif untuk menjalankan pemerintahan yang akan datang. Sebab, pemerintah tanpa kepercayaan rakyat akan rapuh.

Lebih baik Jokowi mengalah dari pada harus berhadapan dengan people power yang jika salah respon dan reaksi aparat, bisa berakibat jatuhnya banyak korban dari anak bangsa. Korban yang semestinya tak perlu ada.

Siapapun yang ganggu pemilu, tembak di tempat, kata polisi. Rakyat sepertinya sudah tak lagi takut pada peluru. Kemarahan rakyat tak lagi bisa dibendung oleh nasehat dan ancaman peluru. Mereka siap mati Sahid.

Upaya Jusuf Kalla (JK) dan sejumlah tokoh, termasuk para jenderal dari kubu 01 untuk memanggil, membujuk dan merayu para ulama dari kubu 02 agar menahan adanya people power, sepertinya tak berhasil. Bahkan sebagian besar menolak untuk bertemu. Coba anda bayangkan, wapres saja ingin bertemu, ditolak sama mereka. Ini menunjukkan adanya satu tekad mereka; mendeligitimasi dan mendiskualifikasi Jokowi.

Intel bisa cek di semua wilayah dimana pendukung Prabowo mayoritas. Para aktifis masjid, pesantren, majlis ta'lim dan para ulamanya dari berbagai daerah menyatakan tak akan mundur menghadapi kekuasaan yang dianggap curang ini. Kabarnya sudah ada komando berantai di kelompok ulama ini. Satu ditangkap atau dibunuh, satu lagi pegang kendali. Ditangkap dan dibunuh lagi, yang lainnya pegang kendali. Dan seterusnya. Ini warning buat bangsa. Ngeri kali? Begitulah situasinya sekarang.

Ini semua karena rakyat sudah muak dengan tingkah polah kekuasaan. Dan klimaksnya adalah pemilu yang masif kecurangan. Telanjang di depan mata, dan telah melampui batas dinding pertahanan psikologi rakyat.

Jokowi tak lagi legitimed di mata rakyat setelah kecurangan demi Kecurangan yang terakumulasi jadi perlawanan rakyat. Perlawanan ini diperkirakan akan sangat masif. Ancaman rakyat untuk meninggalkan Prabowo jika ia mau bertemu dengan orang dari kubu Jokowi, itu tanda nyata dari kemarahan itu. Jika Prabowo paksakan, ia pun akan mendapatkan kutukan yang sama.

People power seperti harga mati. Rakyat siap menghadapi kekuatan Jokowi dengan semua risiko, termasuk kematian. Narasi "mati Sahid" para ulama di Solo Raya seolah mewakili suara umat. Jika sudah seperti ini, siapa yang mau mengalah untuk keberlangsungan masa depan bangsa dan negara? [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 25/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Israel Serang Masjid Al Aqsha, Ini Pernyataan Sikap DSKS

Israel Serang Masjid Al Aqsha, Ini Pernyataan Sikap DSKS

Selasa, 11 May 2021 17:01

Sikap Wahdah Islamiyah Atas Penyerangan Israel ke Masjid Al Aqsha

Sikap Wahdah Islamiyah Atas Penyerangan Israel ke Masjid Al Aqsha

Selasa, 11 May 2021 16:57

Ditjen Bimas Islam: Ustaz Tengku Zulkarnain Pegiat Dakwah yang Gigih dan Berkarakter

Ditjen Bimas Islam: Ustaz Tengku Zulkarnain Pegiat Dakwah yang Gigih dan Berkarakter

Selasa, 11 May 2021 16:45

WNA Cina Masuk RI di Tengah Larangan Mudik, Muhaimin: Pemerintah Harus Peka

WNA Cina Masuk RI di Tengah Larangan Mudik, Muhaimin: Pemerintah Harus Peka

Selasa, 11 May 2021 16:39

Anis: Rencana Kenaikan PPN Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Anis: Rencana Kenaikan PPN Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Selasa, 11 May 2021 16:24

Idul Fitri di Tengah Pandemi, Masjid JIC Gelar Shalat Id dengan Prokes Ketat

Idul Fitri di Tengah Pandemi, Masjid JIC Gelar Shalat Id dengan Prokes Ketat

Selasa, 11 May 2021 16:11

Ucapkan Selamat Idul Fitri, Partai Ummat Mengajak Umat Islam Bersatu

Ucapkan Selamat Idul Fitri, Partai Ummat Mengajak Umat Islam Bersatu

Selasa, 11 May 2021 16:08

Aksi Solidaritas Umat Muslim Indonesia untuk Palestina dan Bela Masjid Al-Aqsa

Aksi Solidaritas Umat Muslim Indonesia untuk Palestina dan Bela Masjid Al-Aqsa

Selasa, 11 May 2021 12:38

Fraksi PAN Kutuk Aksi Brutal Polisi Israel di Masjid Al Aqsha

Fraksi PAN Kutuk Aksi Brutal Polisi Israel di Masjid Al Aqsha

Selasa, 11 May 2021 12:24

Pasar Dadakan Menjelang Lebaran Imbas Paradoks Kebijakan

Pasar Dadakan Menjelang Lebaran Imbas Paradoks Kebijakan

Selasa, 11 May 2021 12:17

MER-C Mengutuk Aksi Brutal Israel di Masjid Al Aqsa

MER-C Mengutuk Aksi Brutal Israel di Masjid Al Aqsa

Selasa, 11 May 2021 12:01

Legislator: Pemerintah Harus Tegas dan Konsisten Tolak Kedatangan WNA ke Indonesia

Legislator: Pemerintah Harus Tegas dan Konsisten Tolak Kedatangan WNA ke Indonesia

Selasa, 11 May 2021 11:58

Kemenag Terbitkan Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri saat Pandemi

Kemenag Terbitkan Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri saat Pandemi

Selasa, 11 May 2021 11:48

Aksi Cepat Tanggap Serukan Darurat Al-Aqsa

Aksi Cepat Tanggap Serukan Darurat Al-Aqsa

Selasa, 11 May 2021 11:33

Ustad Tengku Zulkarnain: Bintang ILC yang Cerdas dan Tegas

Ustad Tengku Zulkarnain: Bintang ILC yang Cerdas dan Tegas

Selasa, 11 May 2021 11:21

Sore Ini, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah

Sore Ini, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah

Selasa, 11 May 2021 11:18

Fahira Idris: Kebiadaban Israel Setara Teroris

Fahira Idris: Kebiadaban Israel Setara Teroris

Selasa, 11 May 2021 11:04

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, Sekjen MUI: Semoga Beliau Syahid

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, Sekjen MUI: Semoga Beliau Syahid

Selasa, 11 May 2021 10:50

Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Selasa, 11 May 2021 01:27

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Senin, 10 May 2021 21:01


MUI

Must Read!
X