Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.852 views

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

 

Oleh:

Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle

 

PERSIS tiga tahun lalu di Semarang, Imam Nahrawi memimpin Senam Islam Nusantara (IN). Acara yang diprakarsai ketua cabang NU setempat menggelar acara ini untuk terus mem follow up gagasan IN yang ditelurkan PBNU, sebuah konsep Islam di mana ajaran Islam ini bersumber dari Islam yang lahir dan berkembang di Indonesia.

Saat ini Nahrawi ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka korupsi dengan perampokan harta negara lebih dari 25.000.000.000 milyar. Staf  khusus Nahrawi sudah sebelumnya ditahan KPK dan saat ini dalam proses pengadilan atas kasus korupsi pembiayaan KONI (Komite Nasional Olahraga Indonesia). Adik Nahrawi yang juga tokoh IN di Jawa Timur langsung meradang menuduh KPK sebagai lembaga zalim.

Ditetapkannya Menteri Pemuda dan Olahraga ini sebagai tersangka menjadikan semakin banyaknya tokoh-tokoh Islam Nusantara dicap sebagai koruptor. Sebelumnya kita melihat penangkapan dilakukan terhadap Romahurmuzy, dan Idrus Marham. Padahal  mereka ini termasuk simbol sentral dalam isu Islam Nusantara tersebut.

Gagasan Islam Nusantara (IN) dicetuskan oleh beberapa tokoh muda asal Nahdatul Ulama, dengan maksud membangun kesadaran keislaman yang berakar dari Indonesia sendiri. Selama ini perkembangan Islam yang dianggap semakin "berbau" Arab, yang dicirikan sebagai pemuda-pemuda berjidat hitam, bercelana cingkrang, baju koko, jenggot panjang, istri berjilbab penuh, dll dianggap terlalu dominan di ruang publik.

Selain mengatakan Islam jenis itu kearab-araban, mereka (IN) juga menuduh adanya faham radikalisme dan wahabiisme yang coba menjadikan Indonesia berpotensi menjadi negara-negara kacau seperti di Suriah dan Timur Tengah lainnya. Dengan menghadirkan Islam Nusantara maka diharapkan jati diri bangsa Indonesia akan kembali menjadi bangsa yang harmonis dan jauh dari kekerasan dan saling fitnah.

Tentu saja adalah hak sebuah komunitas atau lapisan sosial masyarakat kita merepresentasikan diri dalam suatu konsep gerakan. Kita melihat tokoh-tokoh muda asal NU ini mereproduksi gagasan Islam Nusantara sangat serius untuk mampu memunculkan suatu kebanggan pada sejarah yang berjejak pada perjuangan leluhur mereka.

Beberapa hal seperti Hari Santri dan Fatwa Jihad menjadi bagian jejak sejarah yang diklaim dan akhirnya muncul sebagai bagian penting dari sejarah kebangsaan kita. Tokoh-tokoh IN ini adalah tokoh-tokoh sentral asal NU dari kalangan muda, termasuk Muhaimin Iskandar, Nusron Wahid, Ulil Absar Abdallah, dll. Sebaliknya, beberapa tokoh mudah asal NU yang tidak ingin masuk dalam tema Islam Nusantara ini, masuk pada gagasan NU Garis Lurus.

Dengan banyaknya tokoh-tokoh utama IN yang berilian menjadi tersangka koruptor, pertanyaan kemudian muncul, apakah value atau nilai Islam yang ditawarkan IN ini? Menjadikan hari santri, misalnya, mungkin penting dari sisi presence (kehadiran) namun untuk apa sebuah kehadiran jika tidak menawarkan nilai dan gagasan?

Dahulu kala, misalnya, ketika Tjokroaminoto melahirkan gerakan baru, Serikat Islam, dia menawarkan sebuah gagasan reposisi kaum pribumi dan pedagang muslim dalam struktur sosial kita. Belanda yang membangun hirarki di atas, Cina di tengah dan pribumi Islam sebagai "anjing-anjing" (de Honden) dilawan oleh gerakan Serikat Islam (SI). SI berhasil membangun jutaan basis massa melawan Belanda dan Tjokroaminoto berhasil melahirkan kader-kader bangsa, termasuk Soekarno.

Kehadiran Islam Nusantara tentu perlu diapresiasi dalam rangka konsolidasi sebagai komunitas rakyat kita dalam warna kehidupan yang bersifat historis. Apalagi ancaman radikalisme internasional memang mempunyai fenomena. Namun, sebuah gagasan harus diimbangi dengan kemampuan menunjukkan kepeloporan. Terutama dari nilai perjuangan dan keadilan yang ingin diikuti mayoritas rakyat kita.

Pencanangan Senam Islam Nusantara tentu saja bukan sebuah gagasan besar, jika masalah moral pemerintahan bersih, ketokohan anti korupsi, kemiskinan, keadilan sosial, kejahatan oligarki modal, dll yang justru jadi isu/masalah utama yang harus dipecahkan.

Di sinilah sebenarnya letak pertanyaan kita tentang Islam Nusantara, apa gagasan nilai mereka? Bagimana, misalnya, sikap mereka melihat isu korupsi? Tentu disamping berbagai isu kerakyatan lainnya. Jika Islam Nusantara gagal mengedepankan isu-isu pokok ini, maka maksud baik kehadiran Islam Nusantara akan menjadi pertanyaan besar ke depan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Selasa, 10 Dec 2019 12:23

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Selasa, 10 Dec 2019 11:00

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Selasa, 10 Dec 2019 10:24

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Selasa, 10 Dec 2019 09:46

Miris! Seksual Diliberalisasi di Rezim Korporatokrasi

Miris! Seksual Diliberalisasi di Rezim Korporatokrasi

Selasa, 10 Dec 2019 09:39

Sikap Umat Islam terhadap Hari Raya Nonmuslim Menurut Ulama Madzhab Syafii

Sikap Umat Islam terhadap Hari Raya Nonmuslim Menurut Ulama Madzhab Syafii

Selasa, 10 Dec 2019 06:20

Apresiasi Repatriasi 977 WNI, Mufida Minta Pekerja Migran Diberdayakan

Apresiasi Repatriasi 977 WNI, Mufida Minta Pekerja Migran Diberdayakan

Selasa, 10 Dec 2019 05:46

Solusi Menuju Bebas HIV/ AIDS tahun 2030, Mungkinkah?

Solusi Menuju Bebas HIV/ AIDS tahun 2030, Mungkinkah?

Senin, 09 Dec 2019 22:28

Antara Hallyu (Korean Wave) dan Halu, yang Manakah Kamu?

Antara Hallyu (Korean Wave) dan Halu, yang Manakah Kamu?

Senin, 09 Dec 2019 22:12

Ilusi Pemberantasan Pornografi dan Pornoaksi

Ilusi Pemberantasan Pornografi dan Pornoaksi

Senin, 09 Dec 2019 20:18

Pemberantasan Korupsi Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju 2045

Pemberantasan Korupsi Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju 2045

Senin, 09 Dec 2019 17:56

Laporan: Lebih Seperempat Warga Israel Hidup dalam Kemiskinan

Laporan: Lebih Seperempat Warga Israel Hidup dalam Kemiskinan

Senin, 09 Dec 2019 17:30

Seratus Finalis Olimpiade Halal 2019 Ikuti Ujian Serentak

Seratus Finalis Olimpiade Halal 2019 Ikuti Ujian Serentak

Senin, 09 Dec 2019 16:55

Anggota Senat AS Serukan Penangguh Program Pelatihan untuk Saudi Setelah Penembakan di Pensacola

Anggota Senat AS Serukan Penangguh Program Pelatihan untuk Saudi Setelah Penembakan di Pensacola

Senin, 09 Dec 2019 16:30

Pemerintah Tunda Peluncuran Kartu Pra Kerja, HNW Singgung Pemindahan Ibu Kota

Pemerintah Tunda Peluncuran Kartu Pra Kerja, HNW Singgung Pemindahan Ibu Kota

Senin, 09 Dec 2019 15:59

Pasukan GNA Tembak Jatuh Jet Tempur Haftar, Tangkap Komandan Pangkalan Udara Penting

Pasukan GNA Tembak Jatuh Jet Tempur Haftar, Tangkap Komandan Pangkalan Udara Penting

Senin, 09 Dec 2019 15:45

Dugaan Fraud dalam Sistem BPJS, Siapa yang salah?

Dugaan Fraud dalam Sistem BPJS, Siapa yang salah?

Senin, 09 Dec 2019 15:42

Polisi Inggris Tangkap Pasangan Pria-Wanita Penyerang Siswi Remaja Muslimah di Sebuah Bus

Polisi Inggris Tangkap Pasangan Pria-Wanita Penyerang Siswi Remaja Muslimah di Sebuah Bus

Senin, 09 Dec 2019 14:45

Komunitas Muslim Sunni Libanon Ingin Saad Hariri Menjadi Perdana Menteri Lagi

Komunitas Muslim Sunni Libanon Ingin Saad Hariri Menjadi Perdana Menteri Lagi

Senin, 09 Dec 2019 14:04

Meski Tuai Polemik, Menag Tak Akan Cabut PMA Majelis Taklim

Meski Tuai Polemik, Menag Tak Akan Cabut PMA Majelis Taklim

Senin, 09 Dec 2019 08:13


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X