Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.912 views

Seruan Genosida terhadap Muslim India, Adakah Solusinya?

 

Oleh: Vani Nurlita Santi

India kembali lagi dilanda konflik sosial antara umat hindu dan umat muslim yang ada di sana. Hal tersebut dipicu dari sebuah video viral pertemuan pemimpin hindu di India yang diselenggarakan di kota suci utara kota Haridwar, Uttakrakhand pada tanggal 17-19/12/2021. Salah seorang pembicara dalam acara tersebut mengatakan untuk tidak takut membunuh umat muslim yang ada di India. Bahkan menurut keterangan polisi setempat, para pemimpin umat hindu meminta umat hindu untuk mempersenjatai diri guna membunuh umat muslim.

Kasus tersebut sudah diselidiki oleh pihak kepolisian India namun belum ada penangkapan. Sejak partai BJP (Bharatiya Janat Party)yang dipimpin oleh perdana mentri Narendra Modi berkuasa pada tahun 2014, terdapat banyak sekali kasus kekerasan pada kaum muslim dan minoritas lain yang ada di India. Pemimpin sayap kanan yang memiliki hubungan khusus dengan perdana mentri Narendra Modi secara terang-terangan menyerukan pembersihan etnis minoritas di India. Sebenarnya apa akar masalah penyeruan genosida terhadap kaum muslim di India?

Akar konflik di India

Ada baiknya jika kita mundur sedikit ke belakang untuk melihat akar permasalahan dari genosida tersebut. Sebenarnya ancaman genosida untuk umat muslim di India tidak terjadi secara tiba-tiba. Namun kebencian umat hindu kepada umat muslim sudah terjadi sejak lama dimulai pada masa pendudukan Inggris di India. Pada saat penjajahan Inggris, Inggris memanfaatkan penguatan sebuah komunitas hindu di India untuk melengserkan kesultanan moghul.

Inggris dengan segala akalnya memberikan umat hindu kekuasaan. Hal inilah menjadi cikal bakal konflik antara umat hindu dan umat muslim yang ada di India. Saat Inggris berkuasa India dibagi menjadi dua wilayah menurut etnis keagamaannya. Yakni India yang mayoritas hindu dan Pakistan yang mayoritas Islam.

Terjadi banyak sekali permasalahan antara umat hindu dan umat muslim saat India berada di bawah kepemimpinan Inggris. Permasalahan tersebut masih terus berlanjut tanpa adanya penyelesaian yang haq hingga akhirnya Inggris berhasil hengkang dari India. Permasalahan tersebut dibiarkan terus berlanjut hingga pasca kemerdekaan di India. Pasang surut konflik masih terus berlanjut hingga saat ini.

Bantuan badan organisasi kemanusiaan internasional

Saat ini kita tidak bisa lagi mengharapkan bantuan dari organisasi-organisasi sosial bertaraf internasional buatan negara barat. Organisasi-organisasi tersebut seolah-olah menutup mata dan telinga terhadap kasus genosida yang mengancam kaum muslim di India. Namun tindakan dari organisasi internasional tersebut bisa kita pahami. Karena organisasi tersebut merupakan buatan dari negara barat yang notabene merupakan negara yang menanamkan benih permusuhan antara umat hindu dan umat muslim saat mereka melakukan penjajahan.

Oleh karena itu, sangat mustahil jika kita berharap bantuan dari organisasi internasional tersebut. Apalagi untuk membantu menyelesaikan konflik saudara kita yang ada di India. Kemudian sikap yang ditunjukkan oleh para penguasa muslim dari berbagai negara ini juga cukup mengejutkan. Akibat penerapan nation state dari berbagai negara seolah-olah kaum muslim terlepas dari ikatan aqidah islam antar saudaranya. Dengan adanya nation state ini umat muslim menjadi terkotak-kotak. Sehingga melahhirkan penguasa yang dzolim yang sampai hari ini tidak terpanggil untuk menolong saudaranya yang tengah diserukan genosida di india.

Solusi tuntas pemasalahan genosida di India

Oleh karena iu, satu-satunya solusi yang bisa kita ambil untuk mengatasi genosida yang ada di India adalah dengan mewujudkan persatuan umat Islam secara hakiki di bawah sistem pemerintahan Islam. Sistem pemerintahan Islam ini akan menghapuskan garis batas nasional yang ada di negeri-negeri kaum muslimin sehingga mampu menyatukan seluruh wilayah-wilayah negeri kaum muslimin tanpa memperdulikan darimana mereka berasal.

Tidak hanya menyatukan sebuh wilayah, penyatuan umat muslim ini juga meliputi penyatuan sumber daya manusia, sumber daya alam dan kekuatan militer. Dengan adanya penyatuan-penyatuan inilah sistem pemerintahan Islam akan terwujud dan menjadi kekuatan dunia yang akan diperhitungkan. Dengan sistem pemerintahan Islam yang menerpakan syariat islam secara kaffah, sistem pemerintahan Islam akan mampu melindungi darah, kehormatan dan harta sesama kaum muslim. Dalam sebuah hadis rasul menyatakan yang artinya “asal darah seorang muslim adalah haram untuk ditumpahkan.”

Dalam sebuah hadis yang lain rasulullah menyatakan yang artinya “Janganlah kalian saling mendengki. Janganlah kalian saling mencurigai. Janganlah kalian saling membenci. Janganlah kalian saling membelakangi. Janganlah sebagian dari kalian menjual atas penjualan sebagaian yang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Janganlah mendzolimi, merendahkan, dan jangan mengejeknya, taqwa ada di sini. Maka rasulullah menunjuk ke dadanya tiga kali. Cukup dikatan buruk seorang muslim, jika ia menghinakan saudaranya sesame muslim. setiap muslim atas muslim lainnya haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (HR. Muslim)

Demikian syariat Islam telah memberikan hukum secara detail tentang hak-hak muslim yang satu dengan muslim lainnya. Hanya dengan menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam sistem pemerintahan islam maka Izzah dan haibah kaum muslimin akan terjaga dan terpelihara. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sampaikan Informasi BIN, Mahfud MD: Wahdah Islamiyah Ormas yang Setia kepada NKRI

Sampaikan Informasi BIN, Mahfud MD: Wahdah Islamiyah Ormas yang Setia kepada NKRI

Sabtu, 20 Aug 2022 10:06

Australia Kecewa Indonesia Kurangi Hukuman Pelaku Bom Bali

Australia Kecewa Indonesia Kurangi Hukuman Pelaku Bom Bali

Jum'at, 19 Aug 2022 18:00

Supermodel Bella Hadid Sering Kehilangan Pekerjaan Karena Dukungannya Terhadap Palestina

Supermodel Bella Hadid Sering Kehilangan Pekerjaan Karena Dukungannya Terhadap Palestina

Jum'at, 19 Aug 2022 17:00

Seorang Remaja Israel Terancam Dipenjara Karena Menolak Ikut Wajib Militer

Seorang Remaja Israel Terancam Dipenjara Karena Menolak Ikut Wajib Militer

Jum'at, 19 Aug 2022 10:07

Legislator: Reformasi Fiskal Belum Terlihat Hasil

Legislator: Reformasi Fiskal Belum Terlihat Hasil

Jum'at, 19 Aug 2022 08:16

 Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegak Negara Hukum dan Supremasi Hukum

Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegak Negara Hukum dan Supremasi Hukum

Jum'at, 19 Aug 2022 07:50

Khotbah Jumat: Kemenangan Hanya Milik Allah SWT

Khotbah Jumat: Kemenangan Hanya Milik Allah SWT

Jum'at, 19 Aug 2022 07:04

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Jum'at, 19 Aug 2022 06:55

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

UBN Pimpin Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

UBN Pimpin Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

Kamis, 18 Aug 2022 14:14

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30


MUI

Must Read!
X