Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
19.316 views

Kasus Meninggalnya Santri Gontor, Ujian Bagi Pendidikan Islam

 

Oleh: Rochma Ummu Arifah

Publik dikejutkan dengan tersebarnya video singkat pengacara kondang, Hotman Paris bersama dengan seorang wanita berjilbab sedang dalam keadaan menangis tersedu-sedu. Ternyata, ibu tersebut mengadukan nasib putranya yang baru saja meninggal dan disinyalir meninggal karena dianiaya. Publik pun semakin kaget saat mengetahui bahwa yang meninggal adalah santri atau murid Pondok Pesantren Gontor.

Meninggalnya Santri Gontor

Berita meninggalnya satu santri Gontor ini begitu cepat menyebar melalui sosial media. Korban meninggalkan awalnya dilaporkan pihak pesantren Gontor meninggal karena kelelahan selepas acara Perkemahan Kamis Jumat (PerKaJum). Namun, pihak keluarga korban, terutama sang ibu melihat adanya tanda-tanda ketidakwajaran dalam jasad korban seakan korban mengalami tindak kekerasaan. Akhirnya, pihak Gontor mengkonfirmasi bahwa ada dugaan penyebab kematian korban ini adalah karena penganiayaan.

Tak lama, berita ini pun menjadi trending topik setelah sang ibu menemui pengacara kondang, Hotman Paris untuk meminta bantuan dalam menindaklanjuti kasus putranya yang telah meninggal ini. Hotman Paris pun mendesak Kapolda Jawa Timur untuk melakukan pengusutan terhadap kematian santri Gontor ini.

Pihak lain pun tak ikut tinggal diam dalam merespon kasus kematian ini. Menanggapi kasus ini, Kementerian Agama (Kemenag) akan menyusun regulasi untuk mengantisipasi kasus kekerasan di lembaga pendidikan agama dan keagamaan. Kemenag berharap tidak terulangnya kembali kasus serupa. Menurutnya, saat ini harus ada regulasi yang jelas dan tegas mengenai hal ini. Regulasi tersebut saat ini sudah dalam tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.

Ujian Bagi Pendidikan Islam

Tidak dapat dipungkiri bahwa pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mengutamakan nilai-nilai islami menjadi ujung tombak pembentukan karakter generasi muslim. Terlebih saat ini di mana terdapat peningkatan kesadaran orang tua untuk lebih memilih pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan bagi putra putri mereka dibandingkan dengan lembaga pendidikan lainnya. Salah satu yang mendasari adalah adanya kesadaran akan pentingnya pemahaman ilmu agama di mana hal ini bisa diakomodir lebih baik oleh pondok pesantren.

Berita meninggalnya Santri Gontor ini saat ini mampu memberikan pengaruh besar pada cara pandang orang tua mengenai pondok pesantren. Sebagian menjadi takut untuk memandikan anak mereka melihat kasus seperti ini. Belum lagi mencuat pula berita bullying yang terjadi di pondok. Ketakutan akan peristiwa yang sama yang bisa dirasakan putra putri merekalah yang membuat pilihan memondokan anak harus dikaji ulang dan lebih mendalam.

Tentu saja, setiap lembaga pendidikan sangatlah menentang dan menolak adanya tindak bullying terlebih sampai pada kasus kekerasan bahkan yang sampai menyebabkan kematian. Terlebih pondok pesantren yang notabene mengutamakan pendidikan agama sangat menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.

Fakta Pondok Pesantren di Era Sekuler

Salah satu penyebab naiknya angka orangtua yang memondokan anaknya adalah karena realitas pendidikan sekuler saat ini. Minimnya porsi belajar agama yang dicetuskan pendidikan sekuler menghasilkan output yang jauh dari rasa takut kepada Sang Pencipta sehingga banyak melakukan hal-hal di luar norma dan nilai kehidupan. Lantas, pondok pesantrenlah yang dianggap mampu untuk lebih mengarahkan generasi saat ini pada keimanan kepada Zat Yang Maha Tinggi.

Sebagai satu sistem yang ada bersama dengan sistem-sistem lainnya di dalam kehidupan, sistem pendidikan tentu tak saat berjalan sendirian mengemban misi menghadirkan generasi unggul. Tugas berat ini tak akan mampu dijalankan jika sistem-sistem lainnya tak mendukung dan justru membuat kerusakan. Fakta inilah yang terjadi hari ini.

Setiap santri yang mondok tidak dapat dipastikan tidak terpapar oleh bobroknya sistem saat ini. Justru sebagian merupakan korban sistem yang memiliki kualitas di luar yang diharapkan. Bahkan, pondok pesantren diharapkan mampu menjadi tempat pembersihan bagi jiwa-jiwa yang sudah terkontamina sistem sekarang dan jauh dari napas aturan Islam. Tugas berat pondok pesantren sebagai realisasi sistem pendidikan Islam di masa penerapan aturan sekulerisme.

Alhasil, terjadilah aneka ragam konflik di dalam pondok pesantren ini. Salah satunya adalah apa yang terjadi pada kasus meninggalnya santei Gontor ini. Hal ini mengungkapkan bahwa sistem pendidikan semata tak akan mampu menghadirkan kualitas generasi yang diharapkan Islam jika tidak ditopang dengan sistem-sistem yang lainnya misal sistem tata pergaulan masyarakat, sistem ekonomi atau pun sistem pemerintahan.

Sejatinya, sistem pendidikan adalah bagian integral bersama dengan sistem-sistem yang lainnya guna menciptakan satu masyarakat yang unik dan khas yang berlandaskan pada Islam. Kesatuan Islam ini menerapkan aturan Islam sebagai standartnya dan kemudian mampu melahirkan peradaban yang mulia yang diisi dengan generasi gemilang sebagai salah satu outputnya. Sistem inilah yang didamba oleh kaum muslim untuk kembali memimpin dunia.

Menjadi satu tantangan tersendiri bagi pondok pesantren sebagai satu lembaga pendidikan islami untuk kembali memperlihatkan bahwa inilah opsi terbaik yang dimiliki oleh setiap orang tua dalam memilih sekolah yang tepat. Di tengah gempuran bobroknya sistem sekuler dan pengaruhnya dalam kehidupan, lembaga pendidikan Islam inilah yang paling tidak diharapkan mampu untuk tetap mengawal generasi menuju ketaatan kepada Rabbnya dan kepatuhan pada setiap syariat yang diturunkan. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Rabu, 08 Feb 2023 09:40

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Selasa, 07 Feb 2023 21:15

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

Selasa, 07 Feb 2023 21:00

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:34

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:00

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

Selasa, 07 Feb 2023 19:35

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Selasa, 07 Feb 2023 15:36

Sekulerisme  Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Sekulerisme Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Selasa, 07 Feb 2023 14:52

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Selasa, 07 Feb 2023 11:14

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 00:05

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Senin, 06 Feb 2023 11:35

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Senin, 06 Feb 2023 10:23

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Ahad, 05 Feb 2023 21:48

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Ahad, 05 Feb 2023 20:29

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Ahad, 05 Feb 2023 15:55

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Ahad, 05 Feb 2023 13:22

Jalan Panjang Larangan LGBT di Negeri Muslim

Jalan Panjang Larangan LGBT di Negeri Muslim

Ahad, 05 Feb 2023 09:20


MUI

Must Read!
X