Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.159 views

Pacaran Sehat: Maksiat yang Dilegalkan Negara

Sahabat VOA-Islam yang Dimuliakan Allah SWT...

Buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Penjaskes) untuk SMA/SMK kelas XI kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kemendikbud tahun 2014, diprotes Forum Aksi Guru Independen (FAGI) Bandung karena dinilai memuat materi tak senonoh dan gambar ilustrasi remaja dengan pakaian muslim yang berpacaran. Materi dengan bahasan “Pacaran Sehat” yang terdapat pada halaman 128-129 tersebut dinilai tidak edukatif dan seolah melegalkan dan mengajarkan pacaran kepada siswa-siswinya. Hal yang diprotes oleh FAGI dalam buku tersebut adalah:

Pertama, terdapat konten yang menyebutkan bahwa perbuatan seks bebas sangat merugikan bagi pihak perempuan karena terkait selaput dara dan potensi untuk hamil, sedangkan seks bebas bagi laki-laki disebutkan tidak terlalu merugikan karena tidak terlihat apakah laki-laki itu perjaka atau tidak perjaka setelah melakukan kegiatan seks. Dari pernyataan ini tersirat bahwa seks bebas hanya berbahaya bagi perempuan dan tidak bagi lelaki. "Bahaya" dalam standar masyarakat yang sekuler adalah jika ada maslahat yang hilang atau mafsadat yang dituai, tanpa mempedulikan aturan Sang Khaliq. Padahal yang paling mengetahui maslahat dan madharat yang hakiki adalah Sang Pencipta segala sesuatu, yaitu Allah SWT. Jangankan seks bebas, mendekati zina/seks bebas saja jelas-jelas terlarang dalam Islam (QS. Al Isra:32).

Kedua, tertulis tips pacaran yang baik dan benar, yaitu 'Hindari memakan makanan yang merangsang sebelum dan setelah pacaran, hindari nonton film porno dan membaca buku porno saat sedang pacaran dan dilarang saling pukul memukul saat pacaran. Artinya, dengan adanya tips-tips ini, Kemendikbud sudah melegalisasi perbuatan pacaran di kalangan pelajar. Dalam Islam, segala sesuatu yang menghantarkan kepada keharaman (zina misalnya) adalah terlarang. Kapanpun dan di manapun. Karena Islam adalah sistem kehidupan yang menjaga manusia dari kerusakan. Maka menonton dan membaca buku porno--baik sedang pacaran (yang dalam Islam itu terlarang) atau tidak--tetap saja tidak bisa dilegalkan, mengingat itu adalah penghantar kepada zina.

Ketiga, adanya ilustrasi gambar pelajar yang menggunakan pakaian muslim dan muslimah yang sedang pacaran di bawah air terjun. Ini ilustrasi yang menghinakan Islam dan merendahkan Islam seakan-akan Islam memperbolehkan perbuatan tersebut (kompas.com, 16/10). Padahal dari paparan sebelumnya telah jelas: Islam mengharamkan petbuatan mendekati zina, terlebih-lebih Islam memiliki sanksi hukum jilid dan rajam bagi para pezina.

Buku semisal ini bukan buku kontroversial pertama yang diterbitkan Kemendikbud. Sebelumnya, Kemendikbud juga mengeluarkan buku pelajaran Bahasa Indonesia yang memuat konten cerita yang tidak edukatif.  Buku ini bukan hanya tidak bermutu, tetapi juga menyesatkan bahkan bisa menjerumuskan para pelajar ke jurang pergaulan bebas.

Inilah cerminan pendidikan sekuler. Materi keimanan diajarkan, kemaksiatan juga diajarkan. Agama hanya ditempatkan di sudut-sudut masjid saat beribadah, selebihnya seolah Allah tidak melihat. Selain itu, sosialisasi secara legal oleh Kemendikbud terkait ”Pacaran Sehat” untuk kalangan remaja menjadi bukti pemerintah telah lalai melindungi remaja/generasi dari kemaksiatan. Pacaran adalah pintu masuk pergaulan bebas yang dapat menghantarkan zina. Padahal, sudah banyak survei dilakukan, seperti KPAI pernah merilis 62.7% remaja SMP tidak perawan pada 2008, dan semuanya berawal dari pacaran (FP Felixsiauw,9/10).

Istilah pacaran sehat yang terdapat pada buku tersebut adalah istilah berbahaya bagi remaja. Pacaran dianggap tidak salah bahkan diaruskan tanpa mengaitkan bagaimana pandangan hukum Syara’ (ketentuan yang Allah swt tetapkan) terkait khalwat (berdua-duaan dengan lawan jenis), tabarujj (berhias berlebihan untuk memalingkan lawan jenis) dll., sehingga hal ini akan menyebabkan hilangnya keterikatan remaja terhadap hukum syara’ bahkan menolak hukum Allah swt dan berani melakukan kemaksiatan.

Sejatinya seorang remaja Muslim hanya terikat kepada aturan Allah dengan menyandarkan segala perbuatannya kepada halal dan haram, bukan hawa nafsu semata. Sebagai Muslim, kita meyakini bahwa hanya dengan Islam manusia mulia dunia akhirat, hanya dengan Islam, Allah akan ridha.

Pertanyaanya adalah mengapa pemuda muslim saat ini moralnya rusak sementara pemuda muslim pada masa lalu justru hebat dan menjadi ilmuan? Karena pemuda saat ini tidak paham dengan Islam yang kaaffah dan tidak mengerti (dari mana mereka berasal, tujuan mereka hidup untuk apa dan kelak apa yang akan terjadi setelah mati) sehingga mereka mengisi hidup hanya dengan aktivitas-aktivitas untuk kesenangan hidup saja tanpa mengenal halal-haram. Padahal, amal yang akan dinilai di sisi Allah hanyalah amal yang dilakukan karena Allah dan dengan cara yang dibenarkan oleh syariat Islam. Dengan kata lain, tujuan manusia itu sebenarnya adalah sebagaimana dalam QS. Adzariyyat ayat 56 yaitu hanya untuk mengikuti seruan Allah swt. Oleh karena itu, mengkaji islam secara intensif sangat diperlukan oleh remaja yang menginginkan dirinya menjadi cerdas dalam mengisi waktu/umur dan potensi yang diberikan oleh Allah swt dan ingin dirindu surga

Hanya saja, Islam tidak cukup hanya dipahami secara kaffah, tetapi juga wajib diterapkan dalam bingkai Khilafah Islamiyah yang mampu melindungi rusaknya generasi dan hancurnya bangsa di masa mendatang. Khalifah sebagai pemimpin akan menerapkan pendidikan yang islami untuk membentuk kepribadian remaja Muslim dan membekalinya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, masyarakat senantiasa melaksanakan kontrol dengan amar ma’ruf nahi munkar, sehingga aktivitas pergaulan bebas dapat dicegah. Maka, terciptalah generasi yang gemilang dan masyarakat yang peduli dengan masa depan generasi Muslim. Wallahu’alam bisshawab.

Penulis: Herliana Herman, S.Pd. (Ibu Rumah Tangga, Aktivis MHTI Bandung)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Rabu, 01 Feb 2023 16:03

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Rabu, 01 Feb 2023 13:36

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Rabu, 01 Feb 2023 10:25

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 31 Jan 2023 18:00

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

Selasa, 31 Jan 2023 17:13

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Selasa, 31 Jan 2023 15:30

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Selasa, 31 Jan 2023 15:00

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Selasa, 31 Jan 2023 14:46

Adab Saat Menguap

Adab Saat Menguap

Selasa, 31 Jan 2023 13:00

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Selasa, 31 Jan 2023 12:55

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Selasa, 31 Jan 2023 12:05

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

Selasa, 31 Jan 2023 11:00

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Senin, 30 Jan 2023 17:07

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Senin, 30 Jan 2023 16:04

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Senin, 30 Jan 2023 14:41

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Senin, 30 Jan 2023 09:48

Mewaspadai Bencana Alam

Mewaspadai Bencana Alam

Senin, 30 Jan 2023 06:28


MUI

Must Read!
X