Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.699 views

Kasus Baiq Nuril, Potret Buram Sistem Hukum Kapitalis

Oleh: Sitti Komariah, S. Pd. I (Muslimah Media Konda)

Kasus Baiq Nuril Maknun kembali cederai rasa keadilan di negara hukum ini. Nama mantan guru honorer di SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) seketika melejit menjadi perbincangan hangat di berbagai media setelah dinyatakan bersalah menyebarkan rekaman bermuatan kesusilaan dan dihukum enam bulan penjara serta denda 500 juta dalam putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

Baiq Nuril pun merasa diperlakukan tidak adil lantaran dirinya adalah korban kasus perbuatan pelecehan yang dilakukan Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram, M. Pelecehan itu disebutnya terjadi lebih dari sekali, CNN Indonesia, (14/11/2018).

Kasus ini membuat banyak pihak angkat bicara salah satunya Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. Cak Imin mengatakan, kasus Baiq Nuril mencederai rasa keadilan di masyarakat, dan mendesak agar ibu Nuril dibebaskan dari segala tuntutan hukum, republika.co.id, Jakarta (17/11/2018).

“Dia merekam semua itu kan supaya terhindar dari fitnah. Dia punya anak yang masih menyusu, punya suami. Atasanya yang selalu menggoda, kok malah bu Nuril yang dihukum, ini mencederai rasa keadilan masyarakat,” kata Cak Imin di Jakarta, Sabtu (17/11).

Hal senada pun di katakan oleh pengacara terkenal Indonesia Hotman Paris. Dia mengatakan, menurut tim Cyber Mabes polri, dua kartu sim ponsel tersebut tidak terbukti ada transmisi yang berbau asusila, tribunjateng.com (20/11/2018).

“Lagipula dua kartu sim itu hanya pernah dipakai oleh temennya Nuril untuk membuat pengaduan kepada DPRD Mataram dan Dikti,” tutur Hotman Paris. “Orang ngadu itu bukan suatu tindak pidana,” sambung Hotman Paris. Hotman Paris menyatakan, seseorang yang melakukan pembocoran dalam rangka pembelaan bukanlah tindak pidana.

Kasus Baiq Nuril kembali menjadi salah satu potret buram kesemrawutan sistem hukum kapitalis demokrasi. Dimana dalam sistem kapitalis ini selamanya tidak akan pernah menuai keadilan, karena dalam sistem ini mereka yang memiliki kekuasaan dan kekuatan lah yang menang, dan yang tidak akan pernah tertindas. Seperti yang kita ketahui bersama bagaimana mungkin seorang wanita yang menjadi korban pelecehan seksual, malah menjadi tersangka atau mendapatkan hukuman dan denda yang nilainya cukup fantastis.

Rakyat miskin yang terjerat hukum tidak akan mampu berbuat apa-apa, mereka hanya mampu menerima putusan pengadilan walaupun hukuman tersebut tidaklah adil bagi mereka. Sebelumnya kasus ketidak adilan yang menimpa Baiq Nuril di negeri ini, telah banyak dirasakan juga oleh rakyat miskin yang juga menuai ketidak adilan hukum di negeri sendiri. Seperti kasus nenek Asyani.

Mungkin kita belum melupakan kasus nenek Asyani yang dihukum dengan tuntutan 5 tahun penjara hanya karena diduga mencuri 7 batang kayu jati berukuran 15 cm yang diduga milik pihak Perhutani. Kemudian kasus Pak Busrin yang bekerja sebagai kuli pasir harus merasakan dinginnya jeruji besi selama 2 tahun dan denda 2 miliar hanya karena menebang pohon mangrove untuk dibuatnya bahan bakar memasak.

Inilah dinamika hukum di negara Indonesia. Sistem hukum yang ada seakan “tajam kebawah dan tumpul keatas”. Mereka yang memiliki kekuasaan dan kekuatan akan aman dari ganguan hukum walaupun aturan negara yang dilanggar. Namun berbeda dengan rakyat miskin yang tidak memiliki kekuasaan dan kekuatan, mereka yang hanya melakukan tindakan pencurian kecil dan korban pelecehan seksual harus ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Sedangkan seorang pejabat negara yang melakukan koruptor uang negara milyaran rupiah dapat bebas berkeliaran, bahkan walaupun mereka berada di balik jeruji besi, para koruptor tersebut dapat tidur nyenyak dengan semua fasilitas mewah di dalam penjaranya. 

Oleh karena itu harus ada reformasi hukum yang dilakukan secara komprehensif mulai dari tingkat pusat sampai pada tingkat pemerintahan paling bawah dengan melakukan pembaharuan sikap, dan cara berfikir agar sistem hukum dapat adil bagi siapapun. Baik rakyat kecil maupun pejabat kelas atas. Yang terpenting harus berpedoman kepada syariat Allah dan selalu berpedoman dengan “siapa yang salah, dan siapa yang benar” bukan berpedoman pada “siapa yang bayar dia yang menang”.

Namun hal itu sangatlah mustahil mampu dilakukan di dalam sistem hukum kapitalis demokrasi yang berlandaskan akan asas hawa napsu dan materi belaka. Saatnya kita kembali kepada sistem hukum Islam yang bersumber dari Allah semata. Dengan menerapkan Islam dalam seluruh aspek kehidupan tanpa terkecuali.

Islam adalah agama yang sempurna dan agama bagi seluruh alam. Islam pun bukan hanya sebagai agama ritual belaka, namun Islam mempunyai seperangkat aturan kehidupan manusia, termaksud dalam masalah hukum. Hukum dalam sistem Islam jelaslah akan adil bagi siapapun karena dalam sistem hukum Islam selalu berpedoman kepada yang haq dan batil sesuai tuntunan hukum syara yang datangnya dari Allah. 

Hanya sistem sanksi Islam yang tegas dan keras  yang akan mampu memberikan rasa keadilan dan efek jera bagi pelaku tindak kejahatan dan orang lain, serta mampu memberikan solusi tuntas terhadap segala bentuk kejahatan, termaksud problem kekerasan dan pelecahan terhadap perempuan. Sebagaimana kisah heroik pada masa kekhalifahan Al-Mu’tasim Billah, khalifah kedelapan dinasti Abbasiyah dalam membela kehormatan muslimah dan kehormatan Islam.

Pada saat itu ada seorang muslimah dengan pakaian rapi dan menutup seluruh auratnya sedang berbelanja. Namun orang Romawi mengaitkan pakaian wanita tersebut kepada sesuatu, sehingga pada saat wanita itu bergerak, tersingkaplah auratnya. Kemudian wanita tersebut berteriak dan memangil, Waa Mu’tasimaah!, yang artinya “dimana kau Mu’tasim, tolonglah aku”.

Saat teriakan wanita tersebut sampai ketelinga khalifah Al-Mu’Tasim. Beliau langsung memerintahkan panglima perang untuk mengumpulkan pasukan untuk memenuhi panggilan wanita itu.

Beribu-ribu pasukan diturunkan, banyak sekali sehingga apabila saat pasukan itu berbaris, maka pasukan terdepan sudah sampai di kota Ammuriyah, sedangkan pasukan yang ada di belakang masih di perbatasan kota Baghdad. Sebegitu seriusnya khalifah Al-Mu’tasim dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang kepala negara yang harus melindugi rakyatnya.

Dan masih banyak lagi kisah-kisah heroik yang tercatat oleh tinta emas dalam pemerintahan Islam guna mensejahterakan rakyatnya, karena kepemimpinan dalam Islam merupakan tangung jawab yang akan dimintai pertangung jawaban, dan seorang pemimpin merupakan perisai dan pelindung bagi rakyatnya “seorang imam (khalifah) memelihara dan mengatur urusannya terhadap rakyatnya” (HR. Bukhari dan Muslim). Wallahu a’lam Bish-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Pasukan Tunisia Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Cabang Al-Qaidah Katibat Uqba Bin Nafi

Pasukan Tunisia Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Cabang Al-Qaidah Katibat Uqba Bin Nafi

Senin, 21 Oct 2019 14:00

4 Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh Terkait Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook

4 Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh Terkait Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook

Senin, 21 Oct 2019 12:45

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Senin, 21 Oct 2019 10:19

Militer AS Pindahkan Ratusan Tahanan Islamic State dari Suriah Timur Laut ke Penjara di Irak

Militer AS Pindahkan Ratusan Tahanan Islamic State dari Suriah Timur Laut ke Penjara di Irak

Senin, 21 Oct 2019 09:45

Relawan Kecewa Jokowi Berkoalisi dengan Gerindra

Relawan Kecewa Jokowi Berkoalisi dengan Gerindra

Senin, 21 Oct 2019 08:57

LPPOM MUI Terakreditasi ESMA Mudahkan Ekspor ke Timur Tengah

LPPOM MUI Terakreditasi ESMA Mudahkan Ekspor ke Timur Tengah

Senin, 21 Oct 2019 02:45

Terpapar Radikalisme Versus Terpapar 'Abu Janda'

Terpapar Radikalisme Versus Terpapar 'Abu Janda'

Ahad, 20 Oct 2019 23:19

100 NGO dari 40 Negara Kumpul di Istanbul Bahas Krisis Kemanusiaan NNegara Muslim

100 NGO dari 40 Negara Kumpul di Istanbul Bahas Krisis Kemanusiaan NNegara Muslim

Ahad, 20 Oct 2019 21:09

Bangladesh Klaim Pengungsi Rohingya Setuju Direlokasi ke Pulau di Teluk Benggala

Bangladesh Klaim Pengungsi Rohingya Setuju Direlokasi ke Pulau di Teluk Benggala

Ahad, 20 Oct 2019 21:00

Aa Gym Berpesan untuk Jokowi-Ma'ruf: Dekatlah dan Berlaku Adilah kepada Semua Masyarakat

Aa Gym Berpesan untuk Jokowi-Ma'ruf: Dekatlah dan Berlaku Adilah kepada Semua Masyarakat

Ahad, 20 Oct 2019 20:18

Penunjang Keilmuan Auditor Syariah

Penunjang Keilmuan Auditor Syariah

Ahad, 20 Oct 2019 20:10

Teori Abu Zahara dan Praktik Audit Lembaga Keuangan Islam

Teori Abu Zahara dan Praktik Audit Lembaga Keuangan Islam

Ahad, 20 Oct 2019 19:58

Berapa Banyak Protein yang Dibutuhkan Tubuh?

Berapa Banyak Protein yang Dibutuhkan Tubuh?

Ahad, 20 Oct 2019 19:42

Menangani Cross Hijaber

Menangani Cross Hijaber

Ahad, 20 Oct 2019 19:16

PKK Biayai Kejahatan di Turki dengan Uang yang Didapat dari Aktivitas Ilegal di Eropa

PKK Biayai Kejahatan di Turki dengan Uang yang Didapat dari Aktivitas Ilegal di Eropa

Ahad, 20 Oct 2019 19:15

Panggung Politik Ala Artis

Panggung Politik Ala Artis

Ahad, 20 Oct 2019 18:19

India dan Pakistan Terlibat Baku Tembak dengan Mortir dan Senapan Serbu di Kashmir

India dan Pakistan Terlibat Baku Tembak dengan Mortir dan Senapan Serbu di Kashmir

Ahad, 20 Oct 2019 18:15

Pentagon: Semua Pasukan AS yang Ditarik dari Timur Laut Suriah Akan Pindah ke Irak Barat

Pentagon: Semua Pasukan AS yang Ditarik dari Timur Laut Suriah Akan Pindah ke Irak Barat

Ahad, 20 Oct 2019 17:15

PKS: Banyak Janji Periode Pertama Jokowi yang Belum Dituntaskan

PKS: Banyak Janji Periode Pertama Jokowi yang Belum Dituntaskan

Ahad, 20 Oct 2019 16:07

Al-Qassam Ingatkan Israel bahwa Tentara Mereka Masih (Ditahan) di Gaza

Al-Qassam Ingatkan Israel bahwa Tentara Mereka Masih (Ditahan) di Gaza

Ahad, 20 Oct 2019 14:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X