Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.934 views

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

 

Oleh: Ragil Rahayu, SE

Kehormatan perempuan adalah mahkotanya. Mahkota yang akan dijaga hingga saatnya tiba, diserahkan pada kekasih halal dengan segenap keridhoan. Namun saat ini sungguh sulit menjaga mahkota ini. Kehormatan perempuan terenggut secara paksa melalui kekerasan. Kasus kekerasan seksual kian hari terus meningkat. Tak hanya menimpa perempuan dewasa, namun juga anak-anak. Predator seksual berkeliaran di sekitar kita. Membuat orang tua was-was akan kehormatan Si Upik. Pelaku kekerasan seksual juga bukan orang asing, melainkan orang dekat, yakni keluarga. Rumah seolah tak lagi memberi rasa aman dari kejahatan seksual.

Masih segar dalam memori kita kasus AG (18) di Lampung. Penyandang disabilitas ini menjadi korban incest oleh ayah, kakak, dan adik kandungnya sendiri. Konon tindakan bejat itu telah dilakukan sejak 2018. Sementara itu di Jambi, WA (15) seorang remaja putri diperkosa hingga hamil oleh kakak kandungnya, AA (18). Di Yogyakarta, Agni, seorang mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) mengalami kekerasan seksual dari rekannya saat menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Seram, Maluku.

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) merilis catatan tahunan (catahu) pelaporan kekerasan seksual sepanjang tahun 2018 sebanyak 406.178  kasus. Jumlah ini meningkat 14% dari tahun sebelumnya. Merespon tingginya kasus kekerasan seksual, saat ini DPR tengah membahas RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Namun banyak pihak menolak RUU ini karena sarat nilai liberal. Bukannya menyelesaikan kasus kekerasan seksual, RUU ini disinyalir akan menumbuhsuburkan seks bebas.

Maraknya kasus kekerasan seksual disebabkan oleh makin bebasnya interaksi laki-laki dan perempuan. Aurat bertebaran dimana-mana, pornografi merajalela, pacaran yang makin mengkhawatirkan, provokasi hidup bebas dari media, serta aturan yang sangat longgar terkait zina. Begitu banyak godaan syahwat di sekitar kita. Sehingga mendorong pelampiasan nafsu seketika. Bagi yang tak kuat iman, dilampiaskan dengan segala cara, termasuk memperkosa. Perempuan menjadi korban buruknya sistem pergaulan di masyarakat.

Interaksi laki-laki dan perempuan yang demikian bebas terjadi seiring dengan ekspor gaya hidup bebas ala barat ke negeri-negeri muslim. Budaya malu sebagai bagian dari iman seorang muslim telah terkikis hingga tipis. Muslimah tak malu menampakkan keelokannya. Laki-laki muslim tak malu menikmati aurat selain istrinya. Budaya malu diganti budaya eksis. Aurat ditampakkan, demi eksis. Bahkan ketiak yang seharusnya disembunyikan pun kini tak malu untuk dipamerkan. Tak hanya pada satu dua orang, tapi pada seluruh dunia melalui media sosial. Selama kebebasan masih menjadi ruh pergaulan di tengah masyarakat, selama itu pula kekerasan seksual terus terjadi. Angkanya diprediksi makin meningkat di tahun-tahun mendatang. Lalu sampai kapan mahkota perempuan terus terancam direnggut paksa? Siapakah pelindung mahkota perempuan?

Perempuan Terhormat dengan Islam

Kaum perempuan pernah merasakan indahnya hidup dilingkupi rasa aman. Saat itu, ketika satu muslimah diganggu oleh orang usil, penguasa akan mengirimkan sejumlah besar tentara untuk melindunginya. Inilah kehidupan di dalam sistem khilafah Islam. Dalam khilafah, perempuan wajib menutup aurat dan lelaki harus menundukkan pandangan. Kehidupan keduanya terpisah sehingga hanya berinteraksi jika ada keperluan yang dibenarkan agama.

Khilafah mendorong para lajang yang telah siap untuk menikah, para suami boleh berpoligami dan para lajang yang belum siap menikah diarahkan berpuasa. Sehingga nafsu seksual terkelola dengan baik, tidak diumbar pemenuhannya pada yang haram. Dalam khilafah praktik prostitusi dihapuskan. Baik yang terang-terangan maupun yang temaram. Pornografi dan pornoaksi dilarang. Hasilnya adalah perempuan di masa khilafah sangat terjaga kehormatannya.

Ada sebuah kisah nyata yang menggambarkan terhormatnya perempuan dalam sistem khilafah. Pada masa Khalifah al-Mu’tashim Billah, seorang perempuan menjerit di negeri Amuria karena dianiaya dan dia memanggil nama Al-Mu’tashim, jeritannya didengar dan diperhatikan. Dengan serta-merta Khalifah al-Mu’tashim mengirim surat untuk Raja Amuria “…Dari Al Mu’tashim Billah kepada Raja Amuria. Lepaskan wanita itu atau kamu akan berhadapan dengan pasukan yang kepalanya sudah di tempatmu sedang ekornya masih di negeriku. Mereka mencintai mati syahid seperti kalian menyukai khamar…!”Singgasana Raja Amuria bergetar ketika membaca surat itu. Lalu perempuan itu pun segera dibebaskan. Kemudian Amuria ditaklukan oleh tentara kaum Muslim.

Demikian berharganya kehormatan seorang perempuan dalam khilafah. Hal ini kontras dengan nasib perempuan sekarang di era kapitalisme. Perempuan diposisikan sebagai produk yang bernilai jual tinggi. Wajahnya, rambutnya, kulitnya, tubuhnya dan bahkan kesuciannya semua dinilai dengan uang. Kecantikan perempuan diekspos habis-habisan. Namun, saat kekerasan seksual terjadi, perempuan menjadi korban. Merasakan nestapa berkepanjangan karena tercerabutnya kehormatan dan kemuliaan. Perempuan tak boleh diam atas maraknya persoalan ini. Saatnya bangkit dan mewujudkan solusi, sang penjaga kehormatan perempuan yaitu khilafah. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Kamis, 18 Jul 2019 16:15

Pengamat: Idealnya Partai Pendukung Prawobo Menjadi Oposisi Pemerintah

Pengamat: Idealnya Partai Pendukung Prawobo Menjadi Oposisi Pemerintah

Kamis, 18 Jul 2019 15:27

AS 'Depak' Turki dari Program Jet Tempur F-35 Setelah Ankara Terima Rudal S-400 Rusia

AS 'Depak' Turki dari Program Jet Tempur F-35 Setelah Ankara Terima Rudal S-400 Rusia

Kamis, 18 Jul 2019 14:45

Drama MRT dan ''Undertable Transaction''

Drama MRT dan ''Undertable Transaction''

Kamis, 18 Jul 2019 14:05

Partai Pendukung Prabowo-Sandi Sebaiknya jadi Oposisi dan Siapkan Pemimpin untuk 5 Tahun Mendatang

Partai Pendukung Prabowo-Sandi Sebaiknya jadi Oposisi dan Siapkan Pemimpin untuk 5 Tahun Mendatang

Kamis, 18 Jul 2019 13:30

Kepada Siapa Umat Mesti Berharap?

Kepada Siapa Umat Mesti Berharap?

Kamis, 18 Jul 2019 06:38

Agama Menjadi Sumber Konflik?

Agama Menjadi Sumber Konflik?

Kamis, 18 Jul 2019 05:33

Ada Aroma Sekulerisasi Dibalik Wacana Penghapusan Pelajaran Agama

Ada Aroma Sekulerisasi Dibalik Wacana Penghapusan Pelajaran Agama

Kamis, 18 Jul 2019 04:47

Kontroversi Film Dua Garis Biru

Kontroversi Film Dua Garis Biru

Kamis, 18 Jul 2019 03:56

Jangan Setengah-setengah Mengambil Solusi Impor Sampah

Jangan Setengah-setengah Mengambil Solusi Impor Sampah

Kamis, 18 Jul 2019 02:51

Jerat Pajak Mencekik Rakyat

Jerat Pajak Mencekik Rakyat

Kamis, 18 Jul 2019 01:54

PB PII: Angin Surga Kursi Menteri dari Tokoh Muda Jangan Janji Belaka

PB PII: Angin Surga Kursi Menteri dari Tokoh Muda Jangan Janji Belaka

Kamis, 18 Jul 2019 00:31

Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Rabu, 17 Jul 2019 23:17


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X