Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.522 views

Racun Dibalik Pemberdayaan Perempuan

 
Oleh: Hamsia (Pemerhati Umat)
 
Perempuan senantiasa menjadi sorotan dunia, salah satunya adalah tentang pemberdayaan perempuan, seperti yang baru-baru ini kembali memperingati hari perempuan internasional.
 
Di mana setiap tanggal 8 Maret memperingatinya sebagai hari perempuan internasional yang disebut dengan womens day's. Dan di tahun 2019 ini tema yang diangkat adalah “ballance for better”
 
Dalam situs resminya, international women Day's mengungkapkan alasan kenapa' ballance for better' menjadi tema tahun ini. Karena pada tahun ini ditunjukkan untuk kesetaraan gender, kesadaran yang lebih besar tentang adanya kriminasi dan merayakan pencapaian perempuan. Menurutnya pada tahun 2019 ini belum terjadi keseimbangan atau kesetaraan dalam berbagai aspek kehidupan. Khususnya dalam dunia kerja atau beda gaji masih terjadi antara pria dan wanita, dimana wanita dibayar lebih rendah dari pria.
 
Risma mendefinisikan bahwa pemberdayaan perempuan dari aspek materi. Perempuan bisa dinilai maju, terhormat patut dihargai adalah apabila dia dapat bekerja dan menghasilkan materi. Sebaliknya bila perempuan tergantung pada suami secara finansial maka tidak membuat dirinya berharga dan terhormat. Padahal target dari sistem kufur ini menjadikan perempuan sebagai faktor produksi berharga murah sekaligus menjadi target pasar produksi (pengokoh hego Nomi kapitalisme).
 
Itulah klaim kapitalisme terhadap perempuan yang diharuskan secara global. Maka dengan ini mereka telah membebani diri menjadi pencari nafkah sekaligus manajer rumah tangga. Kapitalisme terus menyerang pondasi utama masyarakat dengan mengajarkan perang keibuan dan mengorbankan tugas penting mereka sebagai pengasuh dan pendidik anak.
 
Kapitalisme menggembar-gemborkan kesetaraan gender di tengah-tengah masyarakat, gimana tidak, selain alasan kebutuhan, pemikiran inilah yang berhasil memprovokasi kaum perempuan. Bahkan pemikiran gender telah berhasil menebar fitnah dan memprovokasi kaum muslimah untuk membenci Islam yang dianggap sebagai penghambat kemajuan dan mendiskriminasi kehidupan mereka.
 
Dan mereka pun termakan propaganda gender, padahal sejatinya gender adalah argumen palsu, yang dimana para penggiat gender ini berdalih bawah pemberdayaan perempuan akan membuat posisi perempuan Mandiri dan tidak terdiskriminasi. Perempuan diposisikan sebagai pejuang keluarga Karena menggunakan pendapatnya demi mensejahterakan keluarganya. Bahkan perempuan berperan sebagai pencari nafkah utama (breadwinner).
 
Kapitalisme telah memberikan label harga kepada perempuan, karena perempuan dianggap dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi negara. Seperti yang dikatakan nicole's rocekefeller (penasehat RAND) menyatakan tujuan kesetaraan gender adalah untuk mengumpulkan pajak publik 50% lebih dalam rangka mendukung kepentingan bisnis, sekarang eksploitasi Perempuan tak kunjung berhenti. Salah satunya adalah menampakan sensualitas dan keindahan tubuh perempuan untuk kepentingan bisnis. Misalnya sales promotion girL(SPG) berpakaian seksi menjajakan barang dagangan dengan sasaran utama kaum laki-laki.
 
Dalam industri Media elektronik perempuan menjadi objek seksual. Tubuh perempuan dan kemolekan tubuh dijadikan salah satu alat untuk memancing daya tarik, keindahan atau sensualitas tubuh Perempuan dijadikan alat untuk menjual produk yang diiklankan atau memperoleh keuntungan dari industri pornografi dalam Media elektronik seperti TV dan internet.
 
 
Seperti pekerja pabrik perempuan yang seharusnya siang dan malam banyak ditengarai sebagai bentuk eksploitasi. Begitu juga kasus perbudakan terus terjadi ditengah kerja perempuan(TKW) yang tidak jarang pada prostitusi dan tindakan kekerasan tidak dapat dipisahkan dari perbudakan.
 
Jadi eksploitasi dan perbudakan pada perempuan disebabkan oleh banyak hal, caranya adalah pergaulan yang mengumbar aurat. Kebiasaan wanita yang mempertontonkan aurat menjadikan dia tidak Berisik ketika ada pihak yang mengeksploitasi kecantikannya. Perempuan demikian bawah dia dieksploitasi atau boleh jadi Rela mengeksploitasi dirinya sendiri.
 
Bahkan di sistem kapitalisme telah berhasil membuat wanita, istri/ seorang ibu lupakan akan tanggung jawabnya, mereka sibuk dengan dunia mereka bekerja dari pagi sampai malam, anak dititipkan sama pengasuh, akibatnya kurangnya kasih sayang dari orang tua sehingga tidak salah banyaknya kenakalan- kenakalan remaja, seperti tawuran, pelacuran dan seks bebas banyak terjadi dikalangan remaja, wanita menuntut cerai karena merasa sudah mampu secara ekonomi. Inilah buah dari sistem kapitalisme?
 
 
Peran Strategis Perempuan dalam Islam
 
Islam memuliakan perempuan dan menempatkannya pada posisi dan peran yang tepat, sesuai kodrat penciptaannya, yaitu sebagai seorang ibu dan pengatur rumah tangga. Ini adalah kehormatan yang wajib dijaga, sebab Islam telah menetapkan hal yang sama bagi wanita sebagaimana laki-laki (QS al-baqarah 228). Dan Islam menetapkan kesejajaran derajat laki-laki dan perempuan pada ketaatan mereka pada Allah,bukan pada fungsi dan peran.
 
Dan di pundaknya terdapat tanggung jawab yang besar untuk melahirkan dan mendidik generasi berkualitas tinggi sebagai aset bangsa. Islam juga menjamin hak-hak ekonomi perempuan, bagaimana perempuan harus dijamin kebutuhan finansialnya setiap saat. Islam membolehkan perempuan bekerja namun tidak dalam kondisi penghinaan dan penindasan, dalam kondisi yang terjamin keamanannya dan bermartabat, sehingga status di masyarakat dapat terjaga.
 
Hanya satu solusi agar profil muslimah ini dapat diwujudkan dengan mengeluarkan perempuan dari kemiskinan, eksploitasi dan perbudakan, yaitu dengan diterapkannya Islam secara Kaffah bingkai Daulah Khilafah Islamiyah. Dengan adanya dukungan sistem ini maka peran Mulia ibu dapat diwujudkan. Karena perempuan dalam naungan Khilafah akan terlindungi, khilafah menjaga peran, status,dan hak-hak perempuan yang telah diberikan Islam dalam kehidupan dan masyarakat.
 
Jadi khilafah adalah solusi dari segala permasalahan umat yang terjadi saat ini khususnya perempuan. Wallahualam bishowab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X