Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.734 views

Keluarga dalam Cengkeraman Kapitalisme

 

Oleh:

Nusaibah Al Khanza, Pemerhati Masalah Sosial

 

HARIMAU pun tak akan tega menerkam anaknya. Itu adalah ungkapan yang menyatakan bahwa orang tua tak akan pernah menyakiti anaknya. Bahkan binatang seperti harimau yang buas saja tak akan tega menerkam anaknya. Apalagi manusia, yang diberi kelebihan berupa akal untuk dapat membedakan mana perbuatan yang salah dan yang benar.

Namun saat ini, ungkapan tersebut seolah tak terbukti. Tak hanya sekali atau dua kali, namun lagi-lagi kekejaman orangtua khususnya seorang ibu yang tega bertindak kejam pada anaknya kembali terjadi. Anak bayi yang dibunuh dengan dibuang ke selokan akibat kelahiran yang tak diinginkan. Anak yang dibunuh dengan ditenggelamkan di bak mandi. Anak yang dibunuh dengan cara diracun. Seorang anak yang diperkosa ayah kandungnya. Semua fakta tersebut menghapus gambaran bahwa peran orangtua pasti melindungi anaknya.

Bahkan baru-baru ini, seperti dilansir dari detik.com ada seorang ibu yang tega membunuh anak kandungnya yang masih balita hanya karena kesal pada suaminya. NP (21) mengaku menyesal telah menganiaya anaknya ZNL (2,5) hingga tewas dengan digelonggong air. NP mengaku tidak bisa mengontrol emosinya setelah diancam akan digerakkan oleh suaminya karena tak bisa merawat anak kembarnya dengan baik.

"Menyesal," ucap NP sambil menangis di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (25/10/2019).

Miris. Tragis. Ironis. Membuat hati kita teriris. Seorang ibu yang harusnya menjadi pelindung dan pengayom bagi buah hatinya, justru menjadi orang yang membahayakan bagi sang anak. Hal ini akibat kondisi kejiwaan seorang ibu yang tidak stabil disebabkan oleh pengaruh dari faktor sosial dan ekonomi.

Faktor sosial. Dimana hubungan suami istri lebih kepada saling menuntut kepada peran masing-masing. Istri menuntut suami dapat memenuhi segala kebutuhan dan keinginannya. Semenatara suami menuntut sang istri dapat maksimal mengurus rumah, dirinya dan keluarganya. Tak ada ikatan untuk saling membantu dan meringankan  beban pasangannya. Sehingga menyebabkan sesorang menjadi lebih mudah merasa tertekan dan tak dapat mengendalikan emosinya.

Faktor ekonomi. Suami istri tak lagi menuntut untuk dipenuhi kebutuhan pokoknya saja namun juga menuntut untuk dipenuhi keinginan dan gaya hidupnya yang hedonis. Menyebabkan seorang suami diharuskan untuk bekerja keras dan lebih keras lagi agar dapat mangumpulkan pundi-pundi rupiah sebanyak-banyaknya demi terpenuhi semua keinginan duniawi. Maka lelah dan capek menyebabkan emosi yang tak terkendali.

Begitulah ketika sebuah keluarga berada dalam cengkeraman sekularisme dan kapitalisme. Hidupnya hanya fokus pada mengejar kesenangan dunia saja. Sehingga selalu merasa kurang dan lupa untuk bersyukur. Maka ketika anggota keluarga memiliki kekurangan, akan mudah sekali menyalahkan. Seperti contoh kejadian diatas, seorang suami sangat mudah mengatakan akan menceraikan istrinya hanya karena anaknya kurus yang dinilai akibat istrinya tak becus mengurus anak-anaknya.

Padahal dalam keluarga hendaknya dilandasi dengan iman. Haruslah saling membantu. Tak saling menyalahkan. Suami tak sepenuhnya menyalahkan istri jika ada yang kurang pada anak dan keluarganya. Apalagi seorang suami adalah pemimpin bagi keluarganya yang bertanggung jawab penuh terhadap istri dan anaknya. Seorang istri juga harus bertangung jawab atas rumah dan anak-anaknya. Karena sejatinya, tugas seorang ibu adalah sebagai ibu dan pengatur rumah tangga (ummu warabbatul bait).

Hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam : "Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai pertanggungjawabannya. Sungguh setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya" (Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 4789).*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Studi: 86 Persen Remaja Kecanduan Gim Online

Studi: 86 Persen Remaja Kecanduan Gim Online

Kamis, 23 Jan 2020 22:20

Empati di Tengah Bencana

Empati di Tengah Bencana

Kamis, 23 Jan 2020 22:19

WhatsApp Bakal Punya Fitur Stiker Animasi

WhatsApp Bakal Punya Fitur Stiker Animasi

Kamis, 23 Jan 2020 22:13

Utusan Khusus AS Ancam Pemimpin Baru Pasukan Quds IRGC Akan Bernasib Sama dengan Soleimani

Utusan Khusus AS Ancam Pemimpin Baru Pasukan Quds IRGC Akan Bernasib Sama dengan Soleimani

Kamis, 23 Jan 2020 20:35

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Kamis, 23 Jan 2020 20:06

Harun Masiku Novel Baru

Harun Masiku Novel Baru

Kamis, 23 Jan 2020 18:15

KPK Makin Tak Berdaya

KPK Makin Tak Berdaya

Kamis, 23 Jan 2020 15:10

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Kamis, 23 Jan 2020 14:45

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Kamis, 23 Jan 2020 14:38

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Kamis, 23 Jan 2020 13:57

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Kamis, 23 Jan 2020 13:44

Fix Hijab Perintah Allah

Fix Hijab Perintah Allah

Kamis, 23 Jan 2020 13:39

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Kamis, 23 Jan 2020 12:57

Akhir Cerita Honorer

Akhir Cerita Honorer

Kamis, 23 Jan 2020 12:45

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

Kamis, 23 Jan 2020 11:09

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Kamis, 23 Jan 2020 10:23

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Kamis, 23 Jan 2020 10:17

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Kamis, 23 Jan 2020 10:05

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Kamis, 23 Jan 2020 09:35

Hijab Tak Wajib? Ini Pendapat Sesat, Lagi Menyesatkan!

Hijab Tak Wajib? Ini Pendapat Sesat, Lagi Menyesatkan!

Kamis, 23 Jan 2020 09:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X