Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.029 views

Masihkah Surga di Telapak Kakimu, Ibu?

SEBENARNYA ini hanya lah kalimat retorika. Tak lagi butuh jawaban karena hadist dengan redaksi yang serupa telah banyak diriwayatkan oleh para perawi.

Penghormatan terhadap sosok orangtua, terkhusus ibu juga terekam dalam surat Al Luqman ayat 14.

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”

Pada ayat ini, selain turun perintah untuk memuliakan orangtua, disebutkan pula bahwa seorang ibu dikodratkan mengalami tiga macam kepayahan. Yakni saat hamil, melahirkan dan kemudian saat menyusui. Tidak heran jika kebaikan untuknya tersebut tiga kali lebih banyak dari pada untuk bapak sebagaimana dikemudian dalam sebuah hadist :

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

Demikian menakjubkan Islam meninggikan derajat wanita. Karenanya, tak butuh lagi alibi emansipasi untuk memperjuangkan nasib mereka. Karena Islam jauh lebih dulu memuliakannya bahkan sejak statusnya masih menjadi anak, kemudian bermetamorfosis menjadi istri dan ibu.

Sayangnya, musuh musuh Islam begitu paham bahwa eksistensi wanita muslimah merupakan salah satu unsur kekuatan masyarakat muslim sekaligus kontributor terbesar dalam melahirkan ulama dan generasi harapan. Karenanya, segala upaya tak henti mereka tempuh Untuk melumpuhkan loyalitas kaum muslimah terhadap syariat.

Bak ksatria, para pembenci Islam berbondong-bondong menyamar menjadi peri yang menawarkan solusi di tengah kemelut problematika yang ada. Padahal tak ada yang dibawanya melainkan benih benih sekulerisme yang perlahan mengikis peran agama dalam berkehidupan. Gaya hidup hedon, bebas dan propaganda feminis adalah secuil strategi yang terbukti ampuh menyeret kaum perempuan lengser dari singgasana terhormatnya sebagai ibu dan madrasah utama bagi anak keturunan. Kondisi ini kemudian diperparah dengan hadirnya kecanggihan teknologi yang sayangnya tidak disikapi dengan penuh kebijaksanaan. Bukannya membawa kemanfaatan, ia justru dijadikan lahan basah untuk memperluas jaringan komersial.

Lebih dari itu, propaganda feminisme juga membuat para perempuan tertipu mentah mentah. Adjusment bahwa eksistensi mereka tak lebih dari kaum rendahan pada akhirnya membuat mereka berontak hingga berakhir pada munculnya tuntutan atas kebolehan keterlibatan mereka dalam dunia kerja.

Walhasil, sosok yang awalnya demikian terjaga kini tak lebih dari sekedar komoditas dagang. Pemuas bisnis cukong licik yang gemar mengiming-imingi gelontoran uang. Tanpanya, tentu para kapital dibuat kelimpungan. Karena selain sebagai penggerak roda industri bertarif murah, perempuan adalah target besar pasar produksi.

Jika ibu generasi sudah disibukkan dengan remeh temeh semacam ini dan semakin jauh dari sentuhan sentuhan islam, maka jangan heran jika tatanan peradaban masa depan turut terancam. Anak akan kehilangan panutan lantaran ibu kehilangan sisi keibuannya. Bahkan berakhir pada tindak pembunuhan, bukan lagi hal tak mungkin untuk dilakukan. Lihat saja bagaimana maraknya kasus tersebut terungkap ke permukaan. Termutakhir, seorang ibu di Jakarta Barat tega gelonggong anaknya yang masih balita hingga tewas. Sementara di Palembang, seorang ibu juga sampai hati memasukkan bayi hasil hubungan gelapnya dengan sang pacar ke dalam mesin cuci.

Kalau sudah begini, masih pantaskah surga ada di telapak kakinya?

Sungguh. Tidak ada yang lebih baik dari Islam dalam memperlakukan wanita. Dan tidak akan baik seorang wanita tanpa Islam.

Beratus tahun silam di era pertama Islam, wanita muslimah adalah sosok yang tidak diragukan lagi peranannya dalam membela dan meninggikan risalah Rasulullah. Dari rahimnya lahir generasi dengan loyalitas ketaatan  terhadap syariat yang demikian tinggi. Dari rahimnya lahir para imam besar yang hasil ijtihad nya masih digunakan hingga kini.

Mereka tak tergiur pada tipuan emansipasi  yang  menghinakan  karena  paham Islam jauh lebih memuliakan. Pahamlah pula mereka bahwa tidak ada yang membedakan derajat nya dengan laki laki selain daripada takwanya. Itulah mengapa, dibanding mengejar urusan duniawi, para perempuan muslimah justru memilih untuk memaksimalkan potensinya sebagai ibu dan madrasah pertama dan utama bagi anak turunnya.

Maka, fitrah inilah yang mestinya segera dikembalikan. Fitrah bahwa di telapak kakinya layak akan surga berkat keridhoannya terhadap syariat sehingga Allah pun ridho atasnya. Hanya saja, harapan ini akan selalu berakhir sebatas angan jika roda kehidupan masih dikendalikan oleh sekulerisme. Sehingga, asas inilah yang pertama kali harus dicerabut lebih dulu. Kemudian menggantinya dengan Islam sebagai poros rotasi dalam pengelolaan diri individu, masyart maupun negara.

Barulah dari sini, jaminan atas kehormatan perempuan bisa terpenuhi. Mengapa?

Karena penerapan Islam secara kaffah di masa lalu telah membuktikan keberhasilannya sebagai role mode sistem hidup terbaik sepanjang masa.

Bahkan sejarawan Barat - Will Durant - dalam buku yang dia tulis bersama Istrinya Ariel Durant, STORY of CIVILIZATION dia mengatakan, “Para Khalifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan dan kerja keras mereka. Para Khalifah itu juga telah menyediakan berbagai peluang untuk siapapun yang memerlukan dan memberikan kesejahteraan selama beradab-abad dalam wilayah yang sangat luas. Fenomena seperti itu belum pernah tercatat (dalam sejarah) setelah zaman mereka”

Maya A

Tinggal di Gresik, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Rabu, 08 Jul 2020 08:37

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Rabu, 08 Jul 2020 07:41

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

Rabu, 08 Jul 2020 07:32

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Rabu, 08 Jul 2020 06:35

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Rabu, 08 Jul 2020 06:29

Pada 21 Juli 2020, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Dzulhijjah

Pada 21 Juli 2020, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Dzulhijjah

Rabu, 08 Jul 2020 06:00

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Selasa, 07 Jul 2020 22:08

Skandal Politik Pilpers

Skandal Politik Pilpers

Selasa, 07 Jul 2020 22:00

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

Selasa, 07 Jul 2020 21:26

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Selasa, 07 Jul 2020 20:50

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

Selasa, 07 Jul 2020 20:35

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

Selasa, 07 Jul 2020 20:33

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di  PII

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di PII

Selasa, 07 Jul 2020 19:15

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

Selasa, 07 Jul 2020 18:19

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Selasa, 07 Jul 2020 15:00

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Selasa, 07 Jul 2020 14:15

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Selasa, 07 Jul 2020 13:00

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Selasa, 07 Jul 2020 12:30

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Selasa, 07 Jul 2020 11:48

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Selasa, 07 Jul 2020 01:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X