Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.297 views

Kapitalisme Menggerus Naluri Keibuan

 

Oleh:

Hamsia, ibu rumah tangga

 

SEORANG ibu NP (21) menggelonggong anaknya ZNL (2,5) dengan air galon hingga tewas. NP mengaku menyiksa anaknya lantaran stres diancam akan diceraikan oleh sang suami apabila anaknya ini dalam kondisi kurus tidak bisa gemuk. Kata Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Irwandhy Idrus kepada wartawan di kantornya. Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (25/10/2019).

Irwandhy menyebutkan, karena ancaman sang suami, NP menjadi tertekan hingga menjadi jalan pintas untuk ‘menggemukkan’ anaknya dengan cara digelonggong air galon. “bagaimana bisa membuat gemuk dari masalah ekonomi, dalam rumah tangganya emang tidak mempunyai gizi yang cukup. Pelaku mengambil jalan pintas akan terlihat gemuk dengan memasukkan sejumlah air setelah di isi akan terlihat gemuk, pikirannya pelaku,” jelas Irwandhy.

ZNL sempat dibawah ke rumah sakit tapi nyawa anak tersebut tidak bisa terselamatkan. Seandainya ia bisa berteriak, mungkin ia akan berteriak sekeras-kerasnya atas apa yang dilakukan oleh ibunya, bahkan ia akan mengadukan luka yang menggores hatinya. Namun ZNL hanya bisa membisu dengan perlakuan keji atas dirinya.

ZNL adalah satu dari sekian banyak anak korban kekerasan ibunya sendiri. Awalnya sang ibu tidak memberikan kesaksian bahwa dirinya yang melakukan hal tersebut. Tapi selidik punya selidik, setelah hasil otopsi keluar akhirnya sang ibu lah yang melakukan kekerasan tersebut. Ia pun mengakuinya dihadapan aparat. Dan kini, terpaksa ia harus berurusan dengan hukum. Dari hasil diagnosa anak tersebut mulutnya mengeluarkan air dan perutnya kembung.

Sungguh ironis, kapitalisme telah menggerus naluri seorang ibu. Kasih sayang dan kelembutan yang semestinya ada dalam diri ibu terhadap buah hatinya, nyatanya hilang tak berbekas ketika dihadapkan pada desakan ekonomi yang kian menghimpit. Seperti kasus ZNL, sang ibu mengaku khilaf menganiaya anaknya karena dipicu oleh tekanan akan diceraikan oleh sang suami.

Bukan hanya ZNL yang menjadi korban atas kebiadaban sistem kapitalisme. Banyak lagi kasus ibu yang membunuh anak kandungnya sendiri akibat tekanan ekonomi atau tekanan dari sang suami.

Ada Sinta, seorang ibu di Kerawang tega menganiaya putrinya yang baru berusia 15 bulan di rumahnya hingga calista beberapa hari mengalami koma dan akhinya meninggal. Calista diagnosa radang selaput otak akibat dibenturkan ke dinding oleh ibunya sendiri. Sebelum koma, bayi Calista mengalami kejang-kejang. Kejadian tersebut dipicu oleh tekanan ekonomi yang mendera Sinta. (Kompas.com 2018)

Penerapan sistem kapitalisme di negeri ini sungguh menghasilkan berbagai kebobrokan di semua kehidupan. Kapitalisme menjadikan negeri ini terjual. Rakyat tak lagi punya kuasa. Sementara asing dan aseng lah yang terlilit hutang ribawi. Harga kebutuhan pokok merangkak naik. Pendidikan dan kesehatan kian tak terbeli. Akhirnya rakyat sekedar menikmati perihnya.

Termasuk kaum ibu yang merasakan derita. Betapa banyak kaum ibu yang terpaksa meninggalkan rumahnya, demi ikut bergelut dalam mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Itu jika beruntung, jika ada kesempatan. Jika tidak, kaum ibu terjerat ke dalam depresi. Kewajiban mengurus dan mendidik anak-anak yang sebetulnya adalah kewajiban yang istimewa di pundak ibu, akhirnya menjadi beban. Akhirnya pikiran kaum ibu terbagi. Di satu sisi ia wajib menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga, di sisi lain ia sibuk memikirkan bagaimana perekonomian keluarga harus ditopang.

Disinilah permasalahan bermula. Kaum ibu terjerat dalam derita, sang anak yang semestinya diperlakukan dengan cinta, akhirnya turut menyumbang nyawa. Menjadi objek pelampiasan atas segala tekanan hidup yang ada.

Hanya Islam lah yang mampu menciptakan sosok-sosok ibu yang penuh kebahagiaan. Karena Islam menjadikan syariat sebagai pengatur semua urusan kehidupan dan tidak akan menzalimi, dan pasti akan membawa keberkahan. Lihatlah bahwa sejarah mencatat ketika Islam tegak berdiri sebagai sebuah peradaban yang adidaya, para generasi pejuang terlahir. Mereka bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa.

Tak hanya itu, kepribadian Islam juga melekat di dalam jiwa mereka. sungguh mereka terlahir dari rahim ibu yang juga memiliki ketinggian nilai dihadapan Allah. Ibu yang bahagia, bukan ibu yang terperangkap dalam derita yang sistematik adanya. Maka, hanya dengan Islam lah, sosok ibu yang ideal dapat kita temui. Wallahu a’lam bi ash-shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32


MUI

Must Read!
X