Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.916 views

Inilah 4 Langkah Memupuk Kesabaran di Tengah Wabah

Oleh: Isti Shofiah, S.Pd

Wabah pandemi covid-19 rupanya masih betah berlama-lama. Buktinya, jadwal belajar di rumah anak-anak terus diperpanjang. Tentu, ini memberikan dampak signifikan, bukan hanya dari sisi kebutuhan logistik keluarga yang meningkat. Namun, juga berdampak terhadap emosional keluarga, khususnya bagi seorang Ibu.

Ibu dengan anak yang telah bersekolah tentu yang paling merasakan dampak emosional saat ini. Bagaimana tidak? Semua tugas sekolah dikerjakan di rumah dan Ibu harus siap membersamai. Alhasil, banyak keluhan yang dilayangkan para wali murid, karena stres menghadapinya. Mulai dari anak yang tidak nurut, tidak mengerjakan tugas tepat waktu, asyik bermain, malas, dll. Belum lagi, Ibu tetap harus melakukan pekerjaan rumah sebagaimana biasanya. Wajar saja jika fokus Ibu terpecah juga mudah lelah. Itulah yang menjadi pangkal dari emosi meningkat.

Psikolog Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto meminta para orangtua untuk sabar mendampingi anak-anaknya yang menjalani belajar dari rumah akibat pandemi covid-19. Sebab, ketidak sabaran orangtua dapat menyebabkan anak stres selama belajar di rumah.

Menjadi orangtua bukanlah perkara mudah. Ada amanah dan tanggung jawab yang sangat besar atas anak-anaknya baik di dunia maupun di akhirat kelak. Ibu dengan tugas mulianya menjadi madrasatul ula, tentu harus mampu memastikan buah hatinya memiliki pondasi iman yang kokoh serta akhlak yang baik untuk menghadapi masa depannya.

Di tengah wabah seperti saat ini, bisa dijadikan peluang untuk orangtua membangun kedekatan dengan anak-anaknya. Sehingga, kenyamanan bisa dirasakan oleh seluruh anggota keluarga. Selain itu, kedekatan yang terjalin dengan baik akan membuat anak betah belajar di rumah.

Ibu yang membersamai anak belajar, tentunya harus memupuk kesabaran agar tak mudah emosi. Setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan Ibu agar lebih bersabar menghadapi segalanya di tengah wabah covid-19 ini.

Pertama, niatkan karena Allah SWT. Menjadi madrasatul ula adalah tugas mulia. Untuk itu, perlu mengazamkan diri bahwa segala sesuatunya akan di hisab kelak di Yaumil akhir. Termasuk perlakuan orangtua kepada anak, pendidikan yang diberikan kepada anak. Semua akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Maka, sudah seharusnya segala sesuatunya niatkan karena Allah dan pasrahkan kepada-Nya. Memohon kemampuan serta kesabaran dalam mengemban amanah menjadi ibu dan madrasah bagi anak-anaknya.

Kedua, berbahagialah. Sebagaimana yang disampaikan Kak Seto bahwa salah satu cara membersamai anak agar tak mudah stres adalah dengan berbahagia, selalu berfikir positif. Karena emosional Ibu akan berpengaruh terhadap perkembangan anak. Sehingga, harus di manage dengan baik agar tak mudah marah. Ya, kebahagiaan itu bisa diciptakan sendiri oleh Ibu. Dengan lebih bersabar atas segala tingkah pola anak ketika belajar di rumah. Bahkan Kak Seto mengatakan Ibu boleh marah, tapi marah yang mencerdaskan.  Yakni tidak mengeluarkan perkataan sampah, lebih menjaga lisan meski sedang emosi. Ia juga menambahkan bahwa rasa bahagia harus ditularkan kepada anak-anaknya. Misal, mengajar anak dengan kegiatan yang menyenangkan.

Ketiga, berbagi tugas. Membersamai anak belajar di rumah tentu tidak mudah, apalagi jika anaknya yang bersekolah lebih dari satu. Sudah pasti Ibu akan kewalahan melalui semuanya sendiri. Oleh karena itu, perlu adanya pembagian tugas antara Ibu dan Ayah dalam membersamai anak-anaknya belajar. Mengatur segala kegiatan di dalam rumah agar berjalan dengan baik. Misal, dibuat jadwal harian. Termasuk dalam pekerjaan rumah, anak bisa dilibatkan di dalamnya. Seperti Menyapu, melipat baju, menyuci piring, dll. Tentu disesuaikan dengan usia anak ketika memberi tugas pekerjaan rumah. Dengan begitu, Ibu tidak akan mudah lelah, sehingga lebih mudah mengatur emosionalnya. Ibu sabar, rumah rapi, keluarga happy. :)

Keempat, doa. Di tengah wabah seperti saat ini, sudah seharusnya lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Menjadi momentum taubatan nasuha. Memohon ampunan dan perlindungan kepada-Nya. Serta mendoakan anak-anak agar dilembutkan hatinya dan dimudahkan dalam memahami pelajaran. Karena Allah lah yang Maha membolak-balikkan hati manusia, termasuk anak-anak kita.

Semoga kita dimampukan menjadi Ibu shalihah yang bisa mengantarkan anak-anaknya pada kesuksesan dunia hingga akhirat. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Produk Halal Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global

Produk Halal Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global

Sabtu, 23 Oct 2021 08:42

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:45

 Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:31

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

Jum'at, 22 Oct 2021 21:36

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

Jum'at, 22 Oct 2021 17:35

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Jum'at, 22 Oct 2021 16:45

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Jum'at, 22 Oct 2021 15:45

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

Jum'at, 22 Oct 2021 15:34

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Jum'at, 22 Oct 2021 14:50

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Kamis, 21 Oct 2021 16:35

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

Kamis, 21 Oct 2021 15:12

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Kamis, 21 Oct 2021 14:14

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Kamis, 21 Oct 2021 13:14

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Kamis, 21 Oct 2021 13:02

Hanya Satu: Islam

Hanya Satu: Islam

Kamis, 21 Oct 2021 12:55

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Kamis, 21 Oct 2021 09:27

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak  Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Rabu, 20 Oct 2021 22:58

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Rabu, 20 Oct 2021 22:05

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Rabu, 20 Oct 2021 21:30

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rabu, 20 Oct 2021 21:20


MUI

Must Read!
X