Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.502 views

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd.

"Aturan dari mana ibu harus menyusui anaknya? Menyusui itu pilihan perempuan yang telah jadi ibu untuk anaknya. Tidak menyusui juga pilihan yang harus dihargai. Woman's body, woman's choice". Begitu cuitan salah satu akun di twitter tanggal 3 Juli 2020.

Memang, banyak alasan yang membuat sebagian wanita enggan menyusui anaknya. Bisa jadi ada yang ingin menyusui langsung, tapi qadarullah tidak bisa karena alasan medis. Ada juga yang sebenarnya bisa menyusui, tapi memilih untuk tidak menyusui anaknya.

Salah satu alasan ibu tak mau menyusui bayinya adalah demi mempertahankan bentuk tubuh, dalam hal ini payudara ibu. Ya, payudara ibu saat menyusui akan penuh dengan ASI karena lonjakan hormon yang mendukung tubuh ibu untuk mengASIhi anaknya. Tapi, lambat laun, payudaranya akan terlihat kempis seiring datangnya waktu menyapih anak. Itu karena produksi ASI berkurang sebagaimana kebutuhan ASI anak yang kian berkurang.

Bagi perempuan tipe ini, bentuk tubuhnya jauh lebih berarti. Belum lagi saat benaknya dipenuhi dengan rasa kecewa akan suaminya. Lantas merasa "Kenapa harus saya yang berkorban sehingga berubah menjadi tidak menarik? Kenapa bukan suami saja yang berkorban mencari uang lebih banyak agar bisa membeli susu formula?"

Apalagi bila ada perasaan khawatir akan kesetiaan suaminya, perempuan seperti ini makin tidak mau menyusui. Di zaman sekarang yang penuh dengan perselingkuhan, wajar muncul rasa takut ditinggalkan. Di saat istri merasa dirinya sudah habis-habisan berkorban, bahkan bentuk tubuh menjadi tak karuan, eh suami malah bebas melenggang ke lain hati, tanpa perubahan apapun pada dirinya.

Dari ilustrasi di atas, mudah sekali kita temukan kesalahan pemikiran mereka yang menolak untuk menyusui anak sendiri. Salah satunya tentang ide kesetaraan.

Kalau saya berkorban hamil, melahirkan, menyusui yang membawa dampak perubahan untuk tubuh saya, lalu suami berkorban apa? Adakah pengorbanan suami yang setara dengan hamil, melahirkan juga menyusui? 

Padahal, bukan suami yang akan mengganti semua pengorbanan para ibu, para istri. Karena suami tak punya apa-apa tuk mengganti. Tapi, Allah sang Pemilik Alam Semesta beserta seluruh isinyalah yang akan mengganti. Allah lebih tahu tentang beban para ibu saat hamil. Allah lebih tahu apa yang dilalui para ibu saat melahirkan, yang sampai dikatakan perjuangan hidup dan mati. Allah lebih tahu perjuangan mengasihi yang sampai lecet dan berdarah itu. Allah tahu.

Keliru, sangat keliru jika berharap balasan pada makhluk, bahkan pada suami sebagai partner hidup sekalipun. Karena suami juga makhluk, yang fitrahnya lemah dan terbatas.

Sebelum mempertanyakan dan menuntut lebih jauh, ada baiknya kita berhenti dan merenung sejenak. Kembali kita resapi niat untuk menikah, hamil, dan punya anak. Untuk ibadah bukan? Ibadah pada Allah, jalan menggapai ridhoNya. Lantas, sudah sepatutnya kita optimal mengerjakan semuanya hanya untuk Allah, baik itu diapresiasi oleh suami atau tidak. Diapresiasi oleh keluarga atau tidak.

Biarlah Allah saja yang membalas. Toh, memang hanya Allah yang tahu sakitnya, lelahnya kita walaupun kita tak mengeluh padaNya.

Sayangnya, pemikiran feminis dengan ide kesetaraannya telah merasuk seperti rembesan air yang bocor. Tak terasa pemikiran ini lambat laun masuk ke dalam benak muslimah. Sehingga tanpa sadar, mereka meneriakkan kesetaraan dalam rumah tangganya. Lebih jauh lagi mempertanyakan pengorbanan dirinya dan bahkan menuntut pengorbanan yang sama dari suaminya.

Woman's body, woman's choice kata mereka. Padahal, tubuh ini hanya titipan Allah, akan dimintai pertanggungjawaban. Setiap pilihan kita pun akan dimintai pertanggungjawaban. Maka, berhati-hatilah dalam melangkah. Berhati-hatilah dalam memilih.

Inilah potret buruk sekulerisme, pemisahan agama dari kehidupan yang semakin menjauhkan muslim dari agamanya. Yang lekat dalam benak justru ide asing yang batil. Ide yang tak kenal akan pahala dan dosa. Mana kenal feminis tentang pahala menyusui? Mana kenal feminis tentang pahala hamil dan melahirkan? Mana kenal feminis tentang pahala berkhidmat pada suami? Di mata mereka itu semua adalah penjajahan.

Sudah berapa banyak ladang pahala yang seharusnya bisa didapat malah disiakan dan dibuang karena pemikiran batil ini?

Sudah saatnya kita campakkan ide feminis dan kesetaraannya beserta sekulerisme dari diri dan negara ini. Saatnya kembali merengkuh Islam sebagai solusi dalam sistem kehidupan kita, baik secara individu, bermasyarakat, dan bernegara. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Jerat Kemiskinan Bukan Karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Jerat Kemiskinan Bukan Karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 06 Aug 2020 19:45

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kamis, 06 Aug 2020 19:15

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Kamis, 06 Aug 2020 18:50

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Kamis, 06 Aug 2020 18:14

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Kamis, 06 Aug 2020 17:42

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Kamis, 06 Aug 2020 17:39

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Kamis, 06 Aug 2020 17:25

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 16:15

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

Kamis, 06 Aug 2020 16:05

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 15:36

300.000 Kehilangan Rumah Akibat Ledakan Besar di Pelabuhan Beirut

300.000 Kehilangan Rumah Akibat Ledakan Besar di Pelabuhan Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 14:45

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Kamis, 06 Aug 2020 11:17

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kamis, 06 Aug 2020 09:55

Dari Persembunyian, Budi Djarot Teriak Benci Khilafah

Dari Persembunyian, Budi Djarot Teriak Benci Khilafah

Kamis, 06 Aug 2020 09:19

Legislator: PHK Harus Ikuti Aturan dalam UU Ketenagakerjaan

Legislator: PHK Harus Ikuti Aturan dalam UU Ketenagakerjaan

Kamis, 06 Aug 2020 06:24

PKS: Batalkan IPO Subholding Pertamina!

PKS: Batalkan IPO Subholding Pertamina!

Kamis, 06 Aug 2020 05:40


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X