Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.261 views

Inilah 8 Tahapan Taaruf sesuai Syariat

 

Oleh: Eresia Nindia

Dinda Hauw dan Rey Mbayang sempat menjadi buah bibir netizen. Pasalnya, dua sejoli ini mengaku melakukan taaruf sebelum melangkah ke gerbang pernikahan. Sontak, gaya taaruf mereka digadang-gadang sebagai sebuah tren baru bagi anak muda, terutama mereka yang semangat mengkaji Islam. Tidak berhenti di situ, banyak artis lain yang mengaku juga melakukan taaruf, bukan pacaran.

Dari postingan IGnya, Dinda Hauw menunjukan percakapannya dengan Rey di awal perkenalan. Rey menanyakan bagaimana kriteria suami Dinda, juga beberapa kali menelepon sebelum akhirnya berkunjung ke rumah Dinda untuk mengajak 'taaruf'. Hingga akhirnya khitbah diterima dan siap melangsungkan aqad nikah, dua sejoli ini sering saling menelepon.

Dalam kesempatan wawancara di Rein TV, Rey juga mengaku hanya pernah sekali kontak fisik dengan Dinda, yaitu melakukan tos tangan, tidak pernah lebih dari itu. Tentu masih jarang artis muda seusia Rey dan Dinda yang berani mengambil keputusan untuk menikah tanpa pacaran. Mengingat, keduanya pernah beberapa kali menjalin hubungan dengan orang lain. Namun khusus untuk mencari pasangan hidup, Rey dan Dinda serius dengan tidak pacaran. Semua tahu, pacaran adalah budaya yang dianggap lumrah bagi penduduk Indonesia. Menerabas latar belakang agama, usia, pendidikan, dan adat.

Taaruf, Bentuk Intervensi Islam atas Budaya Pacaran di Indonesia

Meski mayoritas penduduknya adalah muslim, namun sampai tahun 1980-an Indonesia belum mengenal mekanisme taaruf. Hanya beberapa aktivis pergerakan Islam yang jumlahnya minoritas yang mengenal taaruf. Di Indonesia, pernikahan biasanya diawali pacaran atau model perjodohan ala Siti Nurbaya, di mana tidak ada keleluasaan untuk saling mempelajari visi pernikahan maupun untuk menolak jika ada ketidakcocokan. Tradisi perjodohan biasanya dikendalikan penuh oleh kehendak orangtua. Jarang ada ruang diskusi di sana.

Masuk ke tahun 2000an seiring menguatnya ghirah Islam di Indonesia, taaruf tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang eksklusif bagi anak pergerakan saja. Banyak kalangan mengenal istilah ini dan menjadikannya sebagai cara yang syar'i dalam menjemput jodoh.

Hari ini, ketika pacaran menjadi ajang memadu kasih, ajang khalwat (berduaan), ajang berzina, ajang pamer kemesraan, tentu memilih taaruf sebagai ikhtiar menuju pernikahan adalah sesuatu yang tidak mudah.

Pacaran itu sudah membudaya. Saking mengakarnya budaya pacaran, sampai-sampai ada yang heran bila malam minggu tidak ada kekasih yang datang apel ke rumah. Seolah, memilih menjadi jomblo itu abnormal. Bahkan kadang orientasi seksual jadi dipertanyakan.

Kita sama-sama tahu, atas nama cinta, sudah banyak sekali remaja yang melakukan maksiyat. Atas nama cinta, tak terhitung lagi wanita yang hamil di luar nikah. Atas nama cinta pula, jutaan bayi dipaksa mati dengan aborsi, karena sang wanita dan lelaki masih sekolah, belum siap jadi ibu dan ayah.

Sebagai seorang muslim, sudah selayaknya kita jengah. Kok bisa ya, kehidupan saat ini begitu bertolak belakang dengan Islam. Fakta bahwa Indonesia menjadi negeri dengan penduduk muslim terbesar di dunia, tidak serta merta menjadikan kehidupan warganya sesuai dengan Islam. Hm!

Ta'aruf Sesuai Syariat Islam

Ternyata menempuh ta'aruf itu tidak sekedar label 'tanpa pacaran', lho. Ada pakem syariat yang harus kita jalani supaya ta'aruf itu berkah. Ilmu sebelum amal.

Berikut adalah rambu-rambu syariat yang harus selalu kita pegang teguh sejak awal memulai ta'aruf:

1. Meluruskan Niat

Apa niat melakukan ta'aruf? Sudah seharusnya punya niat berikhtiar menikah dengan jalan yang diberkahi Allah. Bukan berniat main-main, bukan berniat mau pamer sudah menempuh jalan ta'aruf, bukan. Niatnya adalah untuk beribadah pada Allah. Sudah. Jangan belok ya. Kita harus sering muhasabah untuk meluruskan niat kita.

2. Meminta Bantuan Perantara yang Bisa Dipercaya

Ta'aruf dilakukan dengan perantara yang terpercaya, bukan menghubungi langsung orang yang hendak kita ajak ta'aruf. CV (biodata diri) masing-masing calon, diserahkan pada perantara dan diteruskan dengan saling menukar CV. Jika ada pertanyaan, bisa saling dilontarkan ketika bertemu dengan pendamping. Pihak perempuan didampingi oleh mahramnya, pihak lelaki didampingi oleh guru ngaji maupun sahabatnya.

3. Tidak Ada Khalwat Selama Prosesi Ta'aruf

Tidak ada interaksi berduaan selama ta'aruf berlangsung. Ketemuan di rumah, makan bareng di rumah, telponan, chat. Ini adalah konsekuensi dari Q.S. Al Israa ayat 32 dan larangan Rasulullah SAW atas khalwatnya lelaki dan perempuan yang bukan mahram. Poin ini yang benar-benar harus dijaga. Karena tidak jarang, menelpon setiap hari maupun chat dengan kata-kata mesra, dianggap wajar karena sedang ta'aruf. Tidak boleh, ya. No debat. Ini Gusti Allah dan Kanjeng Rasul lho yang menggariskan.

4. Tidak Ada Ikhtilath (Campur Baur) Selama Ta'aruf Berlangsung

Jamak ditemui, karena menghindari berduaan, masing-masing pihak pergi makan dan hang out sambil mengajak teman masing-masing. Yang wanita, membawa teman wanitanya. Yang lelaki membawa beberapa teman lelakinya. Dengan dalih dalam rangka saling mengenal lingkaran pertemanan. Sungguh tidak ada yang demikian. Saat proses ta'aruf membutuhkan nadzor (pertemuan), maka wanita haruslah didampingi mahramnya yakni ayahnya atau pamannya atau kakak dan adik lelakinya.

5. Tidak Mengumbar Proses Ta'aruf

Jika ta'aruf sedang berlangsung, masing-masing sedang mempelajari CV, atau sudah tahap istikharah menentukan untuk lanjut atau tidak lanjut, maka tidak boleh proses ini dilempar ke publik. Posting di IGS, di status WA, mengatakan sedang ta'aruf dengan A, B, C, dll tentu tidak boleh. Ini terkait penjagaan urusan pribadi dan menjauhkan kedua belah pihak dari fitnah publik.

6. Jangan Dulu Jatuh Hati

Tahan. Usahakan tidak jatuh cinta selama proses ta'aruf berlangsung. Karena rasa cinta bisa mengaburkan objektivitas. Mohon petunjuk pada Allah supaya kita dijaga dari fitnah.

7. Lanjutkan atau Akhiri dengan Baik

Jika satu pihak ingin melanjutkan proses, sementara pihak yang lain tidak ingin lanjut karena beberapa pertimbangan, maka sampaikanlah keputusan ini dengan bahasa yang baik. Pihak perantara bisa membantu menyampaikan keputusan masing-masing pihak.

8. Jangan Sakit Hati bila Ditolak, Jangan Putus Asa jika Prosesi Tidak Berlanjut

Ta'aruf dengan satu orang, itu ikhtiar. Jika tidak lanjut, maka jangan lembam. Kita bisa coba lagi. Jika kita adalah pihak yang ditolak, maka berbesar hatilah. Ini pentingnya jangan dulu jatuh hati selama prosesi, supaya jikapun tidak berlanjut,  bisa segera sadar akan niat di awal.

Ikhtisar

Menikah dikatakan sebagai ibadah terpanjang dalam hidup. Karena bisa jadi kita menghabiskan sisa usia kita dengan pasangan kita. Rumah tangga bisa terasa semanis madu maupun segetir sekam, tergantung dengan siapa dan bagaimana kita menjalani pernikahan tersebut. Maka, memilih jodoh bukan perkara sepele. Kita butuh Allah untuk membimbing dan menjaga kita. Ta'aruf adalah gerbang yang dipilih untuk menjaga keberkahan pernikahan sejak awal. Karena semua yang dimulai dengan kebaikan, insyaa allah akan mendatangkan kebaikan.

Dengan rambu-rambu di atas, sebenarnya kita bisa menilai sendiri bagaimanakah status ta'aruf yang dijalani oleh publik figur, apakah sudah sesuai hukum syariat ataukah belum.

Namun, ketika ta'aruf menjadi pilihan banyak orang dibanding pacaran, tentu ini butuh diapresiasi. Apalagi jika niatnya memang menjauhi maksiat pacaran, dan menikah sesuai syariat Islam. Mana yang masih perlu diluruskan maka itu menjadi tugas kita semua untuk menyampaikan.

Urusan interaksi dua sejoli, laki-laki dan wanita, terutama di ruang publik, sebenarnya bukan lagi urusan individu. Masyarakat harus punya peran untuk menegur bila ada yang melakukan maksiat di lingkungannya. Jika ada muda-mudi non mahram makan berdua, bersentuhan fisik, apalagi berzina, tentu ini bukan urusan masing-masing lagi. Mencegah dari yang mungkar dan mengajak kepada kebaikan adalah karakter muslim yang Allah gelari sebagai umat terbaik. Sebagaimana firman Allah:

"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah..." [Q.S. Ali Imran:110]

Saat ini, ketika urusan agama dipisahkan dari kehidupan, maka menegur dua insan non mahram yang sedang berkhalwat dipandang melanggar kebebasan individu. Padahal, ketika kemaksiatan dibiarkan, maka yang bedosa bukan hanya bagi yang bermaksiat, namun juga bagi yang mendiamkannya.

Abu Bakar radliyallahu‘anhu berkata pada sebuah hadits masyhūr yang terdapat dalam kitab-kitab as-Sunan:

“Jika manusia (masyarakat) melihat kemungkaran, namun mereka tidak mengubahnya, maka Allah hampir meratakan mereka dengan siksa-Nya.”

Negara juga harus memberi sanksi tegas dan membuat jera bagi pelaku zina, agar berzina tidak lagi dipandang remeh. Supaya tidak ada lagi kehamilan di luar nikah dan bayi-bayi yang dibuang ke tempat sampah. Pacaran yang merupakan pintu gerbang zina, tentu harus dihilangkan sebagai budaya. Dengan begini, ta'aruf menjadi satu-satunya jalan berkah menuju nikah. Insyaa Allah. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:51

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:28

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Jum'at, 25 Sep 2020 18:25

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Jum'at, 25 Sep 2020 18:04

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

Jum'at, 25 Sep 2020 17:47

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Jum'at, 25 Sep 2020 14:30

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Jum'at, 25 Sep 2020 09:12

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

Jum'at, 25 Sep 2020 08:25

BWI: Wakaf Salah Satu Solusi Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

BWI: Wakaf Salah Satu Solusi Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

Jum'at, 25 Sep 2020 08:10

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Jum'at, 25 Sep 2020 07:51

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2020 21:45

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

Kamis, 24 Sep 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X