Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.303 views

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

 

Oleh:

Hadaina || Mahasiswi Unpad

 

VIRALNYA antrean panjang mengular di Pengadilan Agama Kabupaten Bandung cukup menyita perhatian publik. Karena pada pasalnya antrean tersebut bukanlah antrean untuk mengurus kelengkapan administrasi pernikahan, akan tetapi antrean perceraian. Antrean terjadi lantaran jumlah ruang sidang terbatas. Sementara para pengaju gugatan cerai terbilang cukup tinggi. Bayangkan, dalam satu hari ada 150 gugatan cerai yang dilayani. (Kompas.com, 24/8/2020).

Antrean tersebut dibenarkan oleh Humas PA Soreang Kabupaten Bandung, Suharja saat ditemui di kantornya. Suharja mengatakan, antrean tersebut terdiri dari antrean sidang, antrean pendaftaran Posbakum, dan antrean pengambilan produk pengadilan.

“Antrean sidang, kenapa banyak, tadi kita melaksanakan persidangan kurang lebih sekitar 246 perkara yang terdiri dari gugatan maupun permohonan,” ujar Suharja.

Menurut Suharja, selain kasus cerai talak yang diajukan suami, kasus lainnya adalah gugat cerai yang diajukan oleh istri. Dari semua kasus ini, mayoritas disebabkan faktor ekonomi. Sebab lainnya adanya pria atau wanita lain. (Tribunnews.com, 25/8/2020) 

Sungguh miris dengan fakta membludaknya warga yang mengajukan perceraian. Hal ini menjadi salah satu bukti begitu rapuhnya bangunan keluarga Muslim. Memang tidak bisa dipungkiri adanya pandemi covid – 19 begitu mengganggu roda perekonomian Indonesia hal ini berimbas kepada ketahanan perekonomian keluarga. Banyak suami yang dirumahkan bahkan mengalami PHK hingga tidak memiliki penghasilan. Walhasil sang istri turut serta menopang perekonomian keluarga. Belum lagi sang istri punya tanggung jawab mengurus rumah dan mendidik anak, terlebih di masa pandemi covid – 19 pendidikan anak di sekolah dibebankan juga kepada orangtua. Hal ini menambah beban fisik dan mental seorang istri.

Akan tetapi bila kita cermati lebih dalam, keretakan di dalam rumah tangga bukan hanya disebabkan karena aspek ekonomi. Pada faktanya kita temukan keluarga yang bisa  dikatakan hidup dalam keterbatasan ekonomi, namun tetap bertahan mengarungi bahtera rumah tangga.

Sebenarnya apakah penyebab keretakan rumah tangga yang berujung pada perceraian?

Pernikahan merupakan ikatan suci antara dua insan, dimana akad yang terucap oleh lelaki di hadapan wali perempuan menjadikan ikatan antara keduanya halal dan diridhai. Dengan visi misi mulia, bukan hanya sekedar menyalurkan hasrat biologis, akan tetapi untuk meraih derajat taqwa bersama membangun rumah tangga sakinah mawaddah warahmah. Jika pondasi dalam membangun rumah tangga itu kokoh dengan dilandasi oleh keimanan, disertai dengan proses menuju pernikahan sesuai dengan Islam, maka sakinah mawaddah warahmah yang diharapkan itu bisa tercapai. Meski tidak dipungkiri dalam biduk rumah tangga pastilah ada ujian yang datang menghampiri silih berganti. Akan tetapi dengan kematangan berpikir dibarengi dengan persiapan ilmu syariat sebagai bekal mengarungi bahtera rumah tangga mampu memenguatkan ikatan pernikahan, mengokohkan bangunan rumah tangga.

Sayangnya konsep berumah tangga yang islami ini tidak banyak diketahui dan dipahami oleh banyak keluarga Muslim khususnya di Indonesia saat ini.

Pemikiran sekulerisme, yaitu memisahkan agama dari kehidupan sudah mengakar kuat dalam benak – benak kaum Muslim saat ini. Mereka tak memahami bagaimana Islam dengan seperangkat aturannya yang sempurna telah mengatur seluruh aspek kehidupan salah satunya dalam berumah tangga.

Lemahnya pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam kaffah, menjadikan mereka memahami bahwasanya Islam hanya sekedar  ibadah ritual saja. Hingga tak berpengaruh dalam kehidupan sehari – hari baik itu bagi individu, masyarakat maupun negara.

Tatkala diterpa ujian rumah tangga, seperti permasalahan ekonomi. Mereka tak mampu bertahan karena rapuhnya pondasi keluarga yang telah dibangun. Adapun negara, nampaknya tidak hadir dalam kesulitan masyarakat apalagi untuk sampai ke ranah keluarga.

Lebih mirisnya lagi, ketidakpahaman masyarakat saat ini terhadap syariat dalam mengatur pergaulan antar lawan jenis justru menimbulkan masalah baru yang juga menjadi penyebab keretakan rumah tangga. Adanya wanita idaman lain ataupun lelaki idaman lain sukses menghancurkan rumah tangga.

Lalu mengapa hal ini bisa terjadi? Apa akar permasalahan dari rapuhnya ikatan keluarga Muslim saat ini?

 Ya, sistem kapitalisme yang berasaskan sekulerismelah yang menjadi akar permasalahan sebenarnya. Sekularisme dengan paham-paham turunannya yang bathil seperti materialisme dan liberalisme meniscayakan terciptanya kehidupan yang serba sempit dan jauh dari berkah. Walhasil, negara gagal dalam menyejahterakan masyarakat. Negara pun tak berperan dalam memberikan pemahaman tentang pergaulan yag benar sesuai Islam. Justru menjauhkan masyarakat dari ajaran Islam itu sendiri.

 Sungguh, pandemi yang terjadi berhasil membongkar kebobrokan sistem yang tidak mampu menjamin ketahanan keluarga. Karena sejatinya untuk mewujudkan ketahanan keluarga, haruslah dibangun atas asas dan nilai – nilai Islami.  Serta didukung oleh sistem aturan yang menjamin terpeliharanya ketahanan keluarga Muslim, yaitu sistem Islam.

 Jika seluruh aturan Islam diterapkan dalam kehidupan di muka bumi ini, tentu saja banyaknya kasus perceraian tidak akan pernah terjadi. Seorang istri memegang konsep sabar saat menghadapi ujian. Ia pun tidak akan teracuni oleh pemikiran keliru atas nama memandirikan perempuan, tetap menghormati suami sekalipun dalam kondisi perekonomian terpuruk. Menjalankan kewajiban dengan sempurna dan menuntut hak dengan baik.

Sedangkan seorang suami berusaha semaksimal mungkin menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai pemimpin keluarga. Tak menyerah meski dihadapkan dengan berbagai masalah. Sehingga pernikahan sebagai sesuatu yang bernilai ibadah merupakan hal yang niscaya

Adapun negara bertanggung jawab atas pengurusan setiap urusan umatnya. Sehingga kesejahteraan hidup serta keberkahan bisa dirasakan. Karenanya setiap keluarga muslim yang hidup di dalam sistem Islam akan berupaya maksimal untuk terus merawat pernikahan yang telah dibangunnya. Karena pernikahan erat kaitannya dengan kualitas generasi di masa mendatang. Maka dari itu, urgensitas penerapan syariat islam tidak bisa dinafikan lagi. Selain sebagai sebuah kewajiban, tapi juga sebagai pemecah berbagai problematika kehidupan, salah satunya dalam hal pernikahan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Selasa, 27 Oct 2020 20:45

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:30

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:02

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Selasa, 27 Oct 2020 17:50

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Selasa, 27 Oct 2020 17:14

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Selasa, 27 Oct 2020 15:15

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Selasa, 27 Oct 2020 14:35

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Selasa, 27 Oct 2020 14:29

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

Selasa, 27 Oct 2020 08:39

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Selasa, 27 Oct 2020 08:07

Rezim Ngotot dan Bandel

Rezim Ngotot dan Bandel

Senin, 26 Oct 2020 23:54

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

Senin, 26 Oct 2020 22:50

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Senin, 26 Oct 2020 22:45

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Senin, 26 Oct 2020 22:40

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Senin, 26 Oct 2020 20:30

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

Senin, 26 Oct 2020 19:45

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Senin, 26 Oct 2020 18:26

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Senin, 26 Oct 2020 17:56

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Senin, 26 Oct 2020 17:30

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Senin, 26 Oct 2020 17:09


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X