Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.267 views

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

 

Oleh: Choirin Fitri 

Bukan aib jika kita dilahirkan sebagai seorang perempuan. Meski dulu orang Arab jahiliah memiliki tradisi mengubur hidup-hidup bayi perempuan yang baru dilahirkan. Bukan keburukan dilahirkan sebagai seorang perempuan. Meski bangsa-bangsa kufur sering menistakan perempuan, menganggapnya makhluk kelas rendah, hingga menjadikannya objek pemuas nafsu belaka.

Perempuan di mata Islam adalah mulia. Bahkan, Islam telah menempatkan perempuan sebagai kehormatan yang wajib dijaga. Pengertian ini diambil dari Kitab Nidzamul Ijtima'i karya Syeikh Taqiyuddin An Nabhani.

Sungguh indah pandangan Islam terhadap kita kaum Hawa ini. Rasanya menjadi perempuan ibarat permata, intan berlian, atau mutiara yang amat berharga dan wajib dijaga. Maka, sungguh rugi jika kita masih enggan menikmati kemuliaan yang telah Allah tetapkan bagi kita kaum perempuan.

Perempuan pun amat berharga di mata Allah. Sampai-sampai Allah buatkan surat cinta khusus yang berjudul "An Nisa" artinya perempuan. Silahkan cek Al Qur'an surat ke-4! Ada 176 ayat yang berbicara tentang syariat bagaimana seorang perempuan mampu menikmati perannya.

Nah, selama menekuri Al Fatihah hingga An Naas tidak akan ditemukan satu surat pun yang berjudul Ar Rijal, laki-laki. Ini menunjukkan betapa amat perhatiannya Sang Pencipta kita pada seonggok daging yang diciptakan-Nya sempurna bernama perempuan.

Menjadi perempuan di era milenial dengan sistem sekularisme, pemisahan antara agama dan kehidupan saat ini harus strong. Seorang muslimah begitu agama paling mulia ini menyebut kita, harus kuat. Kuat menggenggam Islam, iman, serta takwa. Jika kita lemah, maka akan hancurlah kemuliaan kita.

Mengapa begitu? Ya, gegara arus deras sekularisme agama Islam dijauhkan dari kehidupan dan negara. Sehingga, saat ini para perempuan yang telah dimuliakan dengan Islam pelan tapi pasti dijauhkan dari kemuliaannya.

Mereka berbondong-bondong meninggalkan Al Qur'an sebagai sumber rujukan terbaik dalam beramal. Mereka berjubelan mengikuti tren kufur dengan bangga membuka aurat, berpacaran, menjadi komoditas pemuas nafsu para kapitalis, hingga enggan bersentuhan dengan Islam. Mereka lupa bahwa hanya Islamlah satu-satunya agama yang memberikan kemuliaan hakiki yang takkan pernah ditemukan dalam agama atau peradaban lainnya.

Jika para perempuan sadar literasi tentu mereka takkan mudah terjebak dalam jebakan kekufuran. Dalam Wikipedia, literasi dimaknai istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.

Maka, Al Qur'an adalah sumber literasi terbaik karena bahasanya adalah bahasa terbaik yang disampaikan langsung oleh Allah Sang Pemilik jagad raya. 30 juz, 114 surat, dan 6666 ayat telah Allah anugerahkan pada kita. Amat rugi jika kita enggan bersentuhan dengannya. Menyesap nikmatnya bertilawah membaca tiap hurufnya. Menikmati warna warni rasa saat membaca terjemahan atau mengerti maknanya. Mengamalkan setiap ayat yang kita sadari itu sebagai perintah. Menghindari setiap ayat yang kita tahu sebagai larangan.

Nyatanya untuk memahami Al Qur'an tak cukup dengan membacanya. Ada banyak makna tersurat dan tersirat yang kita takkan mengerti jika tak dijelaskan oleh manusia terbaik sepanjang zaman Rasulullah Saw. Maka, membaca, mendengarkan, dan belajar tak boleh kita lepaskan. Dengan inilah kita akan tahu betapa Allah telah memberikan surat cinta-Nya agar kita bisa kembali pada-Nya dengan selamat.

Nyatanya kita tak boleh egois. Menyimpan ilmu untuk diri sendiri. Tapi, Allah pun telah perintahkan kita untuk berdakwah. Ya, tak hanya lisan. Kita bisa berdakwah lewat tulisan. Sampai-sampai ada satu surat dengan judul pena, Al Qolam. Ini menunjukkan pada kita bahwa kita tak boleh tinggal diam dalam kebenaran. Kita harus bergerak melakukan perubahan. Jika tak bisa dengan lisan. Kita bisa berjuang lewat tulisan.

Al Qur'an sebagai sumber literasi terbaik hendaknya menjadi acuan pertama dan perdana kaum muslimin terkhusus perempuan. Tak boleh sedetik pun waktu hilang tanpa pijakan kalam Allah. Karena, kepada-Nyalah kita akan kembali. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X