Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.928 views

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

 

Oleh: Sunarti

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya lah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir." (TQS. Ar Rum : 21)

Pernikahan merupakan ikatan untuk menyatukan dua insan yang berbeda, yakni laki-laki dan perempuan. Namun, perjalanan kehidupan yang harus dialami oleh keduanya belum tentu seindah harapan.  

Tak bisa dipungkiri berbagai alasan tersebut muncul begitu saja di tengah-tengah kehidupan. Bumbu-bumbu indah dan bisikan asyik dari syetan dan iblis kian merangsek untuk segera menyelesaikan konflik dengan kata talak. 

Sebagai contoh, istri berbuat apapun tanpa mempedulikan, memperhatikan apalagi tunduk terhadap suami sebagai qawam (pemimpin). Padahal ketaatan istri terhadap suami adalah mutlak, selama suami tidak mengajak untuk maksiat kepada Allah SWT. Ketaatan istri terhadap suami berada di bawah ketaatannya kepada Allah SWT.

Rida suami terhadap istri atas segala aktivitas adalah kunci untuk istri mendapatkan rida dan keberkahan dari Allah dan kunci sukses meraih surgaNya. Bukan sebagai pelayan apalagi sebagai penyembah suami, akan tetapi lebih kepada bentuk ketaatan istri kepada suami. Mulianya seorang istri ketika dia mendapatkan rida suaminya.

Dari Abdurrahman bin Auf. Ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, "Jika seorang perempuan selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (pada Ramadhan) serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada perempuan yang memiliki sifat mulia ini, 'Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka'." (HR Ahmad dan Ibn Hibban).

Tantangan Rumah Tangga Muslim Saat Ini :

1. Kaum feminis dan pengusung kesetaraan gender telah mengubah mindset penduduk bumi, bahwa ajaran Islam yang satu ini dalam rangka menomorduakan kaum Hawa dan sebagai bentuk belenggu hukum Islam terhadap kaum perempuan. Sungguh disayangkan, pemikiran ini telah merangsek ke sendi-sendi kehidupan manusia, terutama kaum muslim.

2. Sistem kapitalisme-sekularisme telah menjadikan standar materi menjadi acuan. Hingga evaluasi antar suami-istri juga sebatas materi semata. Visi misi untuk menuju persinggahan terakhir, yakni surganya Allah tidak lagi hadir dalam penyelesaian persoalan diantara keduanya. Jadilah konsep Islam lemah dalam ikatan berumah tangga.

3. Tidak terjalin komunikasi yang baik (komunikasi yang harmonis). Akibatnya, masing-masing merasa pada posisi benar, pada posisi yang dirugikan hingga posisi yang paling sengasara. Dalam hubungan suami-istri yang sudah terselip ketidak cocokan setiap harinya akan terakumulasi sehingga muncullah dominasi emosi, keraguan dan prasangka buruk.

4. Munculnya suasana saling menyalahkan satu sama lain. Seharusnya salah dan benar dinilai dalam kaca mata hukum Allah, bukan manusia. Jika hukum Allah yang dipakai maka akan mudah keduanya dalam membimbing, mengingatkan, membantu, mendorong dan tentu saja saling mendoakan.

Dengan demikian hati bisa bersih dan ikhlas karena Allah semata. Dan selanjutnya memicu tumbuhnya benih-benih cinta yang senantiasa dijaga hingga usia tua. Menjaga "frekwensi cinta" agar grafiknya naik setiap waktu dan setiap saat dan tidak dipengaruhi oleh materi maupun bentuk fisik. Pun kebahagiaan akan selalu muncul karena getaran-getaran yang terus dijaga karena ingin mendapatkan ridaNya. Kesemuanya itu dilakukan berdua demi ketaatan kepada Allah SWT.

5. Faktor pemicu berikutnya adalah alasan ekonomi. Kerusakan dunia yang berada dalam cengkeraman sistem kapitalisme-sekularisme memang telah nampak. Tidak hanya dari sisi kebobrokan moral, akan tetapi telah merangsek ke sendi-sendi kehidupan berumah tangga. Krisis ekonomi yang terus-menerus terjadi membuat individu-individu dalam rumah tangga kalang kabut untuk memenuhi kebutuhan pokok hingga kebutuhan tersier.

Adanya konflik yang terus-menerus terjadi, beban ekonomi yang lebih berat, rumah tidak lagi terasa nyaman dihuni, hingga pekerjaan yang sulit dicari, menjadikan depresi sosial di tengah-tengah masyarakat. Pasangan suami-istri yang tidak yakin akan qadha' rezeki akan turut terseret konflik yang berkepanjangan. Dan cerai menjadi pilihan. Nauzubillah min dzalik.

6. Penyebab yang terakhir adalah hadirnya orang ketiga dalam pernikahan. WIL atau PIL yang seolah menjadi fenomena yang biasa di tengah-tengah masyarakat. Tidak ada kontrol masyarakat dan lemahnya peran negara dalam sistem pergaulan menjadi penyebab utama fenomena ini beranak-pinak.

Hadirnya orang-orang yang memberi perhatian bisa saja memunculkan benih-benih cinta yang haram tumbuh. Akibat dari masing-masing pasangan yang mencari pelampiasan terhadap kekesalan, kekecewaan yang diluapkan kepada orang lain yang dirasa lebih perhatian. Apalagi jika yang dijadikan tempat untuk mengungkapkan segala urusan itu adalah lawan jenis. Maka iblis dan syetan yang menjadi pemersatu menumbuhkan bunga-bunga cinta yang diazab oleh Allah SWT.

Semoga saja pernikahan dan rumah tangga kita semua dijauhkan dari  penyebab di atas. Bilapun terpaksa harus mengalaminya, insya Allah dengan berpegang pada syariat Allah bisa menyelamatkan biduk yang nyaris karam. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 07:09

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Selasa, 27 Jul 2021 21:40

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15


MUI

Must Read!
X