Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.140 views

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

 

Oleh:

Anah Ummu Halwa S.Pd., Guru || Anggota Komunitas Muslimah Menulis Depok

 

BICARA strategi untuk bertahan di tengah situasi pandemi dan fakta pendidikan yang ala kadarnya saat ini, tentu butuh fokus dan energi yang amat besar. Peran ibu saat ini menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan generasi pemimpin Islam di masa yang akan datang. Lalu bekal apa yang harus dimiliki para ibu?

Sahabat Muslimah yang dirahmati Allah, Rasulullah SAW telah menjelaskan pentingnya fungsi serta peran ibu dalam banyak hadits. Di antaranya Rasulullah SAW bersabda:

تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ إِنِّي مُكَاثِرٌ الْأَنْبِيَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Nikahilah oleh kalian wanita penyayang lagi subur, karena sungguh aku akan membanggakan banyaknya kalian di hadapan para nabi pada Hari Kiamat” (HR Ahmad).

Begitu juga dalam hadits berikutnya.

وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا

“Seorang perempuan adalah pemelihara di rumah suaminya, ia akan dimintai pertanggungjawaban mengenai apa yang menjadi tanggung jawab pemeliharaannya” (HR al-Bukhari).

Sayangnya, saat ini fungsi ibu sebagai pendidik utama anak-anaknya telah bergeser. Kini sebagian para ibu disibukkan untuk mencari nafkah. Sebagian memang karena faktor kebutuhan ekonomi dalam rangka menopang nafkah keluarga yang tak lagi mencukupi. Sebagian lagi karena sudah terpengaruh propaganda kesetaraan gender, seolah madu padahal racun mematikan bagi perempuan.

Akibatnya, saat ini pendidikan anak dalam keluarga tidak lagi berjalan ideal. Orang tua hanya mencukupkan pendidikan agama anaknya dari sekolah yang ternyata jauh dari kata memadai. Tidak heran bila kemudian kerusakan anak justru banyak terjadi di dalam keluarga.

Semua itu terjadi akibat penanaman gaya hidup liberal dan sekularisme. Penanaman gaya hidup liberal dan sekularisme tersebut banyak diperoleh dari televisi dan internet di rumah. Kebiasaan merokok, terjerat narkoba dan seks bebas, sebagian besar ternyata juga diawali dilakukan di rumah.

Mirisnya, ternyata fungsi ibu yang tidak berjalan ini juga terjadi di kalangan para ibu tidak bekerja. Hal itu terjadi karena mereka tidak memiliki gambaran tentang fungsi keibuan yang mereka sandang. Mereka seolah beranggapan menikah lalu punya anak adalah sebuah skenario yang harus mereka jalani seperti air mengalir. Tidak ada kejelasan apa visi dan misi berumah tangga, serta tidak ada target dalam mendidik anak. Mereka tidak pula merasa kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah SWT.

Parahnya, malah kita sering menjumpai ibu-ibu yang justru menjerumuskan anaknya dalam kerusakan. Ibu yang mengajak anak kecilnya untuk menonton drama Korea (drakor), sinetron, Infotainmen, tayangan mistik dan sebagainya. Atau Ibu yang rela menuruti semua keinginan anak, tidak memberikan batasan benar-salah atau baik-buruk dan tidak peduli terhadap pemahaman agama dan akhlak anak.

Kebanyakan di antara para ibu, masih gamang dengan persoalan mendidik anak. Kita menginginkan anak menjadi pemimpin, salih, pejuang dan cerdas dalam beragama (faqih fiddiin) tapi kita tidak sungguh-sungguh meraih keinginan tersebut, atau tidak tahu harus berbuat apa dalam mewujudkannya.

Kita tidak serius dalam merancang  ataupun menyusun target-target yang yang hendak dicapai. Kita juga tidak merumuskan langkah-langkah yang tepat dan jelas. Bahkan, kita pun lalai dalam mengevaluasi perkembangan kemampuan anak dalam berpikir, berakidah, tsaqafah,dan lain sebagainya.

Lalu strategi apa yang harus kita miliki agar ibu tetap tangguh bertahan membersamai dan membimbing anak-anak menjalankan fitrahnya sebagai hamba Allah sekaligus mempersiapkan mereka menjadi pemimpin umat di masa depan?

Dalam kondisi seperti saat ini, para ibu, selayaknya menengok kembali sejarah para ibu hebat pada masa lalu. Meneladani berbagai upaya mereka. Mengambil tetesan semangat perjuangan mereka. Serta mengikuti langkah mereka dalam mencetak generasi emas, khairu ummah ukhrjat linnas, umat terbaik yang dilahirkan bagi manusia. Di tangan kitalah, para ibu, generasi pemimpin umat masa depan sedang dipertaruhkan.

Oleh karena itu, para ibu mutlak harus senantiasa menempa diri dengan Islam. Bersemangat mengikuti majlis-majlis ilmu agar menjadi ibu yang cerdas, shalihah dan tangguh dalam menghadapi segala tantangan pendidikan anak-anaknya.

Saatnya kita bangkit sekarang. Mari kita coba untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri agar kita mampu dan siap menjadi seorang ibu pejuang. Ibu tangguh yang melahirkan anak-anak yang tangguh, calon pemimpin peradaban.

Selain hal mendasar di atas, para ibu juga bisa menambah ilmu pengetahuan maupun keahlian yang terkait hal teknis, seperti pengetahuan tentang proses pengasuhan anak ataupun ilmu pengetahuan umum yang memang dibutuhkan untuk pendampingan belajar anak, manajemen rumah dan keluarga, serta up-date terhadap perkembangan teknologi.*

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Rabu, 27 Oct 2021 11:49

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Rabu, 27 Oct 2021 09:56

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Rabu, 27 Oct 2021 09:36

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Rabu, 27 Oct 2021 07:47

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Rabu, 27 Oct 2021 07:37

Menag dan Kegaduhan

Menag dan Kegaduhan

Selasa, 26 Oct 2021 23:28

Hamas Serukan Penduduk Yerusalem Lawan Israel Terkait Pembongkaran Makam Al-Yusufiya

Hamas Serukan Penduduk Yerusalem Lawan Israel Terkait Pembongkaran Makam Al-Yusufiya

Selasa, 26 Oct 2021 22:13

Pemain Kriket Muslim India Jadi Sasaran Pelecehan Setelah Timnya Dikalahkan Pakistan

Pemain Kriket Muslim India Jadi Sasaran Pelecehan Setelah Timnya Dikalahkan Pakistan

Selasa, 26 Oct 2021 22:00

Anis Tegaskan PKS Fokus Bantu Kesejahteraan Masyarakat

Anis Tegaskan PKS Fokus Bantu Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 26 Oct 2021 21:16

Mustafa Kemal Attaturk Tidak Sekuler

Mustafa Kemal Attaturk Tidak Sekuler

Selasa, 26 Oct 2021 21:00

Pemerintah Waspadai Varian Baru Corona AY.4.2 dari Inggris

Pemerintah Waspadai Varian Baru Corona AY.4.2 dari Inggris

Selasa, 26 Oct 2021 16:15

Legislator PKS Desak Pemerintah Investigasi Tabrakan LRT

Legislator PKS Desak Pemerintah Investigasi Tabrakan LRT

Selasa, 26 Oct 2021 15:54

Selamat Hari Santri, Saatnya Video Menjadi Dakwah Utama

Selamat Hari Santri, Saatnya Video Menjadi Dakwah Utama

Selasa, 26 Oct 2021 13:07

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Selasa, 26 Oct 2021 09:45

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Selasa, 26 Oct 2021 08:58

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Selasa, 26 Oct 2021 08:30

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Selasa, 26 Oct 2021 08:05

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Selasa, 26 Oct 2021 04:29

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Senin, 25 Oct 2021 23:10

Pak Prabowo, Sudahlah!

Pak Prabowo, Sudahlah!

Senin, 25 Oct 2021 23:02


MUI

Must Read!
X