Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
19.114 views

Mengapa Nasib 250 Juta Bangsa Ditentukan Quick Count?

JAKARTA (voa-islam.com) - Mengapa 250 juta rakyat Indonesia harus ditentukan nasibnya oleh lembaga Quick Count? Seakan Quick Count sebagai 'tuhan' yang menentukan nasib bangsa Indonesia, siapa yang dipilih dan didukung oleh Quick Count, maka rakyat harus percaya dan menerimannya, tanpa reserve.

Quick Count sudah menjadi penentu hasil pilihan rakyat. Bukan lagi rakyat yang menentukan siapa yang berhak dipilih sebagai presiden. Dengan narasi Quick Count, yang selalu diopinikan sebagai sebuah lembaga yang memiliki 'trust' dan kredibel (jujur), rakyat wajib mengakui setiap hasil dari Quick Count. Rakyat dan bangsa Indonesia tidak berhak menanyakan tentang hasil Quick Count yang sudah di rilis (dipublikasikan) kepada media.

Sekarang terjadi kolaborasi atau lebih tepatnya konspirasi (persekongkolan jahat) antara Quick Count, intelektual (?), dan PDIP, khususnya Tim Sukses Jokowi. Dengan hanya mempunyai agenda satu : 'JOKOWI PRESIDEN INDONESIA'. Jadi siapapun harus sadar ada konspirasi dan persekongkolan yang direkayasa secara sistematis, memenangkan dan memberi legitimasi Jokowi menjadi presiden!

Puluhan lembaga Quick Count pura-pura melakukan survei, dan diantara lembaga Quick Count itu, sudah ada kerjasama dan membuat 'plot' tentang hasil Quick Count, yang hasilnya Jokowi menang. Hanya antara satu lembaga Quick Count lainnya, itu be da-beda tipis. Seakan mereka benar-benar bekerja dengan profesioanal, sebagai sebuah lembaga survei.

Quick Count inilah yang menjadi dasar dari Megawati yang mengumumkan secara sefihak hasil pemilihan presiden, dan dengan 'KLAIM' Jokowi menang. Seperti membuat sebuah pemaksaan, bahkan ada yang mengatakan 'KUDETA' hanya berbekal hasil Quick  Count yang memang bagian dari Tim Sukses Jokowi. Inilah  yang akhirnya akan mempunyai dampak luas bagi kehidupan bangsa Indonesia.
 
Sampai pada tingkat konflik horisontal yang luas, mungkin kearah perang saudara. Karena, bila pengumuman KPU tidak sesuai dengan hasil Quick Count, maka kemudian dituduh dan di 'judge' melakukan kecurangan. Jadi lembaga apapun, termasuk KPU tidak dipercaya, kecuali hasil Quick Count. 
 
Bahkan, sekarang pemilik Lippo Group Pendeta James Riyadi,  salah satu pendukung dari Jokowi, sudah mendatangkan mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, dan  pasti akan turun tangan melobi semua fihak, agar menerima Jokowi sebagai presiden! 
 
Bill Clinton datang ke Jakarta, mulai tanggal 16-23 Juli, dan bersamaan dengan menjelang pengumuman KPU tentang hasil pemilihan presiden Indonesia. Ingat. Keputusan Mega tentang menjadikan Jokowi sebagai capres, di dahului pertemuan di Singapura, yang dihadiri Dubes Amerika, Israel, Singapura, dan sejumlah tokoh lainnya. 
 
Di Jakarta, berlangsung pula, pertemuan di hotel milik konglomerat Cina, Jacob Soetojo, pertemuan menjelang pencapresan Jokowi itu, dihadiri Mega, Sabam Sirait (salah pendiri PDIP), Dubes Amerika Serikat, Dubes Vatikan, Dubes Inggris, dan sejumlah nengara sahabat. Inilah kronologis pencapresan Jokowi, dan Jokowi harus menjadi presiden. 
 
Karena hanya Jokowi yang dipandang layak menerima tanggung jawab, menjaga kepentingan Barat di Indonesia. Hanya Jokowi yang mendapatkan mandat dari Barat, meneruskan kelangsungan kepentingan Barat di Indonesia. Jokowi tidak akan  pernah berpihak kepada rakyat. Sama seperti Mega yang sudah menghabiskan asset Indonesia, dan dijual kepada fihak asing.
 
Sebuah gerakan yang sangat sistematis yang dilakukan berbagai kekuatan lokal dan internasional, yang menyatu bertujuan  mendudukan si 'boneka' Jokowi menjadi presiden Indonesia. Di dahului dengan kampanya massif, Jokowi sebagai tokoh yang jujur, sederha, dan merakyat.
 
Manipulasi itu dilanjutkan sampai ke tingkat penghitungan suara hasil pemilu oleh Quick Count, dan algojonya adalah Megawati.  Sebuah kejahatan yang sempurna, dan hanya rakyat yang akan menjadi korbannya. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Kamis, 22 Oct 2020 06:53

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

Rabu, 21 Oct 2020 21:15

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Rabu, 21 Oct 2020 21:05

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X