Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.320 views

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

BANDUNG (voa-islam.com) - Mahasiswa Universitas Persatuan Islam (Unipi) kembali memberikan kebanggaan kepada jamiyyah PERSIS. Kali ini datang dari Program Studi (Prodi) Peternakan. 

Baru-baru ini, mahasiswa Prodi Peternakan mengembangkan pupuk organik kandang domba. Dengan bimbingan para dosen, mahasiswa tidak hanya bisa memahami proses pembuatan pupuk, tapi sekaligus bisa mengembangkan kreativitas dan jiwa entrepreneurship. 

Pupuk tersebut diolah dalam proses fermentasi, dikemas secara apik dengan kemasan yang menarik agar memiliki nilai jual yang tinggi. 

Pupuk karya mahasiswa Unipi ini kaya akan microba yang sangat baik untuk tanaman, juga memperbaiki struktur tanah, menjaga keseimbangan ekosistem sekitar akar, serta meningkatkan kemampuan tanah mengikat air yang dibutuhkan tanaman. 

Dalam uji coba yang pertama, mahasiswa dapat mengolah satu ton bahan pupuk yang menghasilkan 850 bungkus pupuk domba halus kemasan 1 kg. Hasilnya di luar dugaan, karena semua habis terjual hanya dalam waktu satu minggu. 

Berkat inovasi tersebut, respon pasar pupuk  sangat positif. Bahkan, banyak permintaan hingga kini yang belum bisa terlayani semua. Ini menimbulkan kesempatan yang dapat dimanfaatkan, karena dapat menjadi bisnis yang menjanjikan jika dikelola lebih serius. 

Ketua Prodi Peternakan Universitas Persis (Unipi), Ai Nurfaridah sangat mengapresiasi hal tersebut. Dirinya mengakui bahwa sampai saat ini dirinya bersama para dosen selalu memberikan motivasi dan bimbingan agar seluruh mahasiswa bisa mengaplikasikan pengetahuan yang didapatkan di ruang kuliah menjadi aksi nyata. 

"Kegiatan semacam ini harus terus dikembangkan, praktik pengolahan pupuk merupakan satu dari banyak program yang bisa dilakukan mahasiswa untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Prodi sangat mendukung dan menyambut positif," tuturnya dikutip dari persis.or.id

Selama ini, kata dia, fokus dalam kajian di bidang peternakan dan berbagai hal tentang dunia ternak dipelajari secara serius. Tak hanya teori yang dipelajari, tetapi juga sering kali langsung praktik di lapangan. 

"Dengan begitu, para mahasiswa mendapatkan pengalaman empiris sebagai calon pakar peternakan," terangnya. 

Praktikum yang dilakukan mahasiswa Unipi ini bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang sudah berpengalaman di bidang peternakan, seperti Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Young Farmer Farm (YFF), Motekar Farm, dan yang lainnya. 

"Tak jarang juga para mahasiswa ini melakukan studi banding dan praktikum dengan kampus besar seperti Universitas Padjadjaran (UNPAD), komunitas ternak dan organisasi lainnya," tambahnya. 

Mahasiswa Prodi Peternakan sendiri telah merasakan dampak positif dari praktikum pembuatan pupuk ini, seperti yang disampaikan Fajar Sukma Arfian.

Menurutnya, dengan adanya program pembuatan pupuk ini menjadi pelajaran berharga, karena yang awalnya limbah dari peternakan itu dianggap masalah, dengan program ini justru menjadi solusi. 

"Pupuk ini jadi solusi yang baik bagi para pencinta tanaman hias ataupun buah. Saya selaku mahasiswa mempunyai keuntungan dalam program ini, yaitu belajar berbisnis serta ilmu pemanfaatan limbah yang nantinya bisa dipraktikkan di rumah atau di peternakan yang limbahnya mencemari lingkungan, serta bisa membantu para peternak kita," tandasnya. 

Sedangkan menurut mahasiswa lain, yakni Aqbil Hibban Muttaqin, manfaat adanya program ini adalah mahasiswa bisa berbagai manfaatnya dari mulai pembuatan hingga pemasaran. 

"Saya pribadi membangun dalam diri saya menjadi businessman, ternyata dalam pemasaran itu sulit, tapi kita tahu bagaimana sulitnya itu," jelasnya. 

Hingga saat ini, dirinya mengaku hanya bisa memasarkan dalam lingkup keluarga dan sekitar rumah, dan belum sampai ke ranah pemasaran luar. 

"Banyak sekali manfaat dalam program tersebut, berbagai manfaat saya rasakan dan adanya ini sangat berpengaruh dalam mendidik mental para mahasiswa." ujarnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Di Turki Saja Telah Lewati Angka 12.000 Jiwa

Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Di Turki Saja Telah Lewati Angka 12.000 Jiwa

Kamis, 09 Feb 2023 11:45

Mendo’akan Korban Gempa Bumi di Turki dan Suriah

Mendo’akan Korban Gempa Bumi di Turki dan Suriah

Kamis, 09 Feb 2023 11:03

USGS: Gempa Bumi Turki Sangat Besar Dan Kuat

USGS: Gempa Bumi Turki Sangat Besar Dan Kuat

Kamis, 09 Feb 2023 10:02

Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah Meningkat Jadi 11.000 Orang Lebih

Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah Meningkat Jadi 11.000 Orang Lebih

Rabu, 08 Feb 2023 18:57

Baznas Segera Kirim Bantuan Medis Dan Logistik Ke Turki

Baznas Segera Kirim Bantuan Medis Dan Logistik Ke Turki

Rabu, 08 Feb 2023 14:35

Larangan Mbah Hasyim Asy'ari, Fatayat Menari & Campuraduk Non Mahram

Larangan Mbah Hasyim Asy'ari, Fatayat Menari & Campuraduk Non Mahram

Rabu, 08 Feb 2023 13:26

Keji! Pasukan Rezim Teroris Assad Bombardir Daerah Terdampak Gempa Tak Lama Setelah Bencana

Keji! Pasukan Rezim Teroris Assad Bombardir Daerah Terdampak Gempa Tak Lama Setelah Bencana

Rabu, 08 Feb 2023 13:15

Direktur CIA Bandingkan Meningkatnya Kekerasan Di Palestina Dengan Intifadah Kedua

Direktur CIA Bandingkan Meningkatnya Kekerasan Di Palestina Dengan Intifadah Kedua

Rabu, 08 Feb 2023 12:15

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Rabu, 08 Feb 2023 11:15

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Rabu, 08 Feb 2023 09:40

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Rabu, 08 Feb 2023 00:05

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Selasa, 07 Feb 2023 21:15

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

Selasa, 07 Feb 2023 21:00

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:34

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:00

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

Selasa, 07 Feb 2023 19:35

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Selasa, 07 Feb 2023 15:36

Sekulerisme  Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Sekulerisme Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Selasa, 07 Feb 2023 14:52

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Selasa, 07 Feb 2023 11:14

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35


MUI

Must Read!
X