Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.496 views

Ifthar di Masjid Nabawi

Sahabat Shalih Voa Islam,

Ifthar atau berbuka puasa bersama atau disebut juga takjil di Masjid Nabawi itu sangat khas dengan yoghurt. Rasa yoghurtnya sangat berbeda dengan yang pernah dirasakan oleh lidah selama di Indonesia. Atau memang karena sebetulnya saya tak pernah merasakan yoghurt sebelumnya karena tak suka? Entahlah. Karena bahkan sebelum menyentuh yoghurt tersebut saya sudah langsung yakin ini jenis yoghurt yang ‘aneh’.

Kanan kiri depan belakang saya (bila kebetulan saya duduk tidak bersama rombongan) yang beda negara, memakannya dengan sangat lahap. Yoghurt itu diberi taburan serupa dengan merica bubuk. Katanya sih untuk membuat yoghurt tersebut makin lezat. Lezat bagi mereka, sebaliknya bagi saya. Walhasil, saat adzan Maghrib berkumandang, saya cukup puas makan air zam-zam dan kurma saja. Sesekali mencowel roti tebal yang lumayan alot untuk ukuran lidah dan tangan saya.

Tak jarang, yoghurt jatah saya berikan pada ibu-ibu dari negara lain yang terlihat sangat menikmatinya. Kami berbicara memakai bahasa isyarat. Saya tak bisa berbahasa Arab, ibu-ibu tersebut jelas tak bisa berbahasa Indonesia. Satu kali, ada seorang gadis dari India yang cukup fasih berbahasa Inggris duduk di sebelah kiri saya. Setelah berbasa-basi umum perkenalan negara, ia lahap sekali menikmati yoghurt tersebut yang ditaburinya dengan bubuk seperti merica. Sebelah kiri saya tak jauh beda. Ibu dan anak dari Mesir yang sebelumnya sempat ngobrol dengan bahasa isyarat dengan saya. Gerak tangan dan eskpresi menangis ditunjukkannya ketika saya menyebut nama Mursi. Jujur, di momen seperti ini saya menyesal tak bisa berbahasa Arab untuk komunikasi. Akhirnya, saya putuskan ibu dan anak ini yang mendapat limpahan yoghurt saya yang tak tersentuh sama sekali.

Jenis ifthar lain yang masih ‘aneh’ menurut saya adalah apa yang disebut mereka ‘kopi’ atau ‘teh’. Percayalah, ini sama sekali bukan kopi atau teh seperti yang selama ini kita tahu. Rasanya seperti rempah-rempah yang disiram air panas. Tidak manis, tidak tawar tapi aneh. Aduh...susah mendeskripsikan rasanya yang sangat tidak akrab di lidah.

Jauh di lubuk hati saya ingin mendapat jus kotak. Ternyata yang mendapat jus kotak adalah mereka yang mau berbuka puasa di pelataran masjid Nabawi yang kata saya tadi panasnya sudah seperti di penggorengan. Akhirnya demi menghibur diri, kembali ke hotel dan minum jatah jus jeruk yang boleh sepuasnya menjadi solusi.

Perbanyak sayur dan buah, nyaris tanpa nasi membuat badan terasa segar. Itupun harus berhenti sebelum kenyang. Cita rasa Indonesia masih menjadi favorit saya meskipun untuk buah tak ada beda antara jeruk Indonesia dengan Arab. Sama-sama masam. Pisang juga tak beda, apel, buah pir, anggur. Ada satu buah yang sedikit beda yang disebut buah mis-mis. Rasanya seperti gabungan sawo dan apel yang lembut. Kulitnya berbulu lembut berwarna maroon.

Di jalan-jalan, ada beberapa orang yang suka membagikan yoghurt dan roti lagi dalam kresek kecil. Kadang saya berharap, andai saya bisa menelan makanan kesukaan Nabi dan menikmatinya. Sepertinya ini bukan masalah saya pribadi. Karena banyak teman yang ternyata juga tak bisa menelan si yoghurt yang kemasannya sangat menggiurkan ini. Bedanya mereka menyimpannya sebagai kenangan dan oleh-oleh untuk yang di tanah air, saya memilih tidak membawanya dan memberikannya pada bapak-bapak yang menyapu jalan. Bukan saya sok dermawan, tapi semua produk yoghurt ini expirednya hanya sekitar 3 atau 4 hari setelah dibagikan.

Program yang saya ambil saat itu 17 hari. Tak mau menanggung resiko membawa makanan expired atau kadaluwarsa, saya enggan membawanya. Lagipula, perjalanan tak berhenti di sini. Masih ada ziarah ke beberapa tempat dan tujuan akhir yaitu Mekah. Ah...semoga nanti di Mekah ada yoghurt seperti ini untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Arab. [riafariana/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Waspadai 'Jualan Revolusi Islam' ala Syiah

Waspadai 'Jualan Revolusi Islam' ala Syiah

Senin, 28 Sep 2020 23:55

Azerbaijan Bantah Klaim Dubes Armenia Bahwa Turki Kirim 4000 Pejuang Asal Suriah

Azerbaijan Bantah Klaim Dubes Armenia Bahwa Turki Kirim 4000 Pejuang Asal Suriah

Senin, 28 Sep 2020 20:50

Makin Diserang, KAMI Makin Terbang

Makin Diserang, KAMI Makin Terbang

Senin, 28 Sep 2020 18:46

FDP Gelar Pengajian Bulanan di Daerah Perbatasan Aceh

FDP Gelar Pengajian Bulanan di Daerah Perbatasan Aceh

Senin, 28 Sep 2020 18:35

PM Maroko: Tidak Ada Perdamaian Tanpa Negara Merdeka Bagi Palestina

PM Maroko: Tidak Ada Perdamaian Tanpa Negara Merdeka Bagi Palestina

Senin, 28 Sep 2020 15:00

Negara Timur Tengah dan Asia Khawatir Atas Konflik Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

Negara Timur Tengah dan Asia Khawatir Atas Konflik Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

Senin, 28 Sep 2020 14:00

AS Ancam Tutup Kedutaan Besar di Irak Jika Serangan Roket Terus Berlanjut

AS Ancam Tutup Kedutaan Besar di Irak Jika Serangan Roket Terus Berlanjut

Senin, 28 Sep 2020 11:50

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Ahad, 27 Sep 2020 22:53

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Ahad, 27 Sep 2020 22:28

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ahad, 27 Sep 2020 21:56

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Ahad, 27 Sep 2020 21:39

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ahad, 27 Sep 2020 21:15

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

Ahad, 27 Sep 2020 21:07

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ahad, 27 Sep 2020 21:05

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

Ahad, 27 Sep 2020 20:45

Kasihan Pak Prabowo

Kasihan Pak Prabowo

Ahad, 27 Sep 2020 20:20

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Ahad, 27 Sep 2020 20:00

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Ahad, 27 Sep 2020 17:34

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X