Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.886 views

Konsep Adab dalam Islam

“Mengenai sebab dalaman dilemma yang kita hadapi sekarang bagi saya, masalah dasar dapat disimpulkan pada suatu krisis yang jelas saya sebut sebagai kehilangan adab (the loss of adab). (Syed Muhammad Naquib Al-Attas, Islam dan Sekularisme, 2011, hal. 129).

Adab merupakan salah satu prasyarat penting bagi para penuntut ilmu dan kepada siapa ilmu diberikan. Menurut Syaikh Muhammad Najih Maimoen, dalam pendidikan Islam terdapat tiga komponen penting yang harus dimiliki oleh mu’allim dan muta’allim yaitu ilmu yang benar, amal, dan adab.

Adab dijelaskan oleh sebagai pengenalan dan pengakuan atas tempat, kedudukan, dan keadaan yang tepat dan benar dalam kehidupan, dan untuk disiplin diri agar ikut serta secara positif dan rela memainkan peranan seseorang sesuai dengan pengenalan dan pengakuan itu (Syed Muhammad Naquib Al-Attas, Islam dan Sekularisme, hal. 129). Adab adalah disiplin rohani, akli, dan jasmani yang memungkinkan seseorang dan masyarakat mengenal dan meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dengan benar dan wajar, sehingga menimbulkan keharmonisan dan keadilan dalam diri, masyarakat, dan lingkungannya. Hasil tertinggi dari adab ialah mengenal Allah swt dan ‘meletakkan’-Nya di tempat-Nya yang wajar dengan melakukan ibadah dan amal shaleh pada tahap ihsan (Adian Husaini, Pendidikan Islam: Membentuk Manusia Berkarakter dan Beradab, hal. 78).

Adab merupakan sebuah keniscayaan dan telah lama berakar dalam ajaran Islam. Berwudlu’ sebelum memegang kitab suci Al-Quran merupakan adab terhadap sumber ilmu yang benar. Keseluruhan ibadah terhadap Allah Ta’ala sesungguhnya merupakan bentuk adab manusia sebagai hamba terhadap Penciptanya. Dalam Al-Quran, seorang anak harus selalu berbuat dan bergaul dengan baik orang tuanya walaupun tanpa harus mengikuti kekafiran mereka. Pemimpin yang fasiq tidak semestinya dilengserkan kecuali ketika memerintahkan terhadap kekafiran, tetapi perlu diingatkan dengan nasehat yang benar.

Adab ditampilkan sebagai sikap selayaknya terhadap otoritas yang sah, dan otoritas yang sah mengakui hirarki otoritas yang puncaknya adalah Nabi Muhammad SAW. Pengakuan tersebut adalah dengan penghormatan, cinta, kerendahan hati dan kepercayaan yang cerdas atas ketepatan ilmu yang ditafsirkan dan dijelaskan oleh otoritas tersebut. Penghormatan, penghargaan, cinta, kerendahan hati dan kepercayaan yang cerdas hanya akan terwujud pada seseorang jika ia mengakui hakikat bahwa ada suatu hirarki dalam tingkatan manusia dan dalam otoritas mengikuti kecerdasan, ilmu spiritual dan budi pekerti. (Al-Attas, Ibid., hal. 130).

Pesantren telah menanamkan pendidikan adab sejak berabad-abad lamanya. Penanaman adab tersebut bukan hanya dalam beretika antara guru dan murid, namun juga dalam pemilihan ilmu-ilmu yang diajarkan yang berasal dari para otoritas berwibawa (ulama) yang diakui kesinambungan ilmu sampai pada ajaran Nabi Muhammad ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama dan tindakan para shahabat (maa ana ‘alaihi wa ashhabi) seperti Fath al-Qarib, Fath al-Mu’in, Alfiyyah li Ibn Malik, Tafsir al-Jalalain, Bulugh al-Maram, Ta’lim al-Muta’allim, dsb.

Maka dari itu, apabila sekarang di dunia pendidikan Indonesia sedang ramai penggalakan pendidikan berkarakter, maka akan timbul pertanyaan: Apakah cukup? Sekarang kata “akhlak” diganti dengan kata “karakter”. Karakter diartikan sebagai ciri yang membedakan seseorang karena kekuatan moral atau reputasi. Tapi karakter juga dimaknai sebagai sifat yang dimainkan seorang aktor dalam sebuah sandiwara drama atau lakonan.

Berkarakter baik bisa diartikan sebagai ber”peran” baik. Sangat manusiawi tapi tidak mesti berdimensi Ilahi. Seorang bisa berkarakter tapi belum tentu beradab. Pemimpin berkarakter jika ia seorang yang tekun, berwibawa, santun dengan masyarakat, namun ia tidak beradab jika melegalkan judi, minuman keras, tempat prostitusi, dsb. Maka, bagi umat Islam pendidikan karakter saja tidak cukup namun juga pendidikan adab.

Pengingkaran terhadap adab menimbulkan kekacauan (chaos) dan ketidakadilan, yang pada gilirannya menampakkan kebingunan atau kekeliruan dalam ilmu. Dalam kehidupan bermasyarakat, kebingungan terhadap ilmu ini akan berdampak pada munculnya pemimpin-pemimpin palsu yang akan menambah pesatnya kekeliruan ilmu dan ketidakadilan. Dalam keadaan seperti inilah peran ulama yang benar akan hilang (mati) dan manusia-manusia jahil akan bermunculan. Hal inilah yang telah diingatkan Nabi Muhammad ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama beabad-abad lalu dalam Hadits dari Abdullah bin ‘Amr  bin al-‘Ash:

لا يقبض الله العلم إنتزاعا ينتزعه من عباده، ولكن يقبض العلم بقبض العلماء حتى إذا لم يبق عالما اتخذ الناس رؤوسا جهالا فسئلوا فأفتوا بغير علم فضلوا وأضلوا

“Allah tidak mencabut ilmu dengan serta-merta dari hamba-hambanya, namun Allah mencabut ilmu dengan mencabut nyawa ulama sehingga ketika nanti tidak lagi ada orang alim maka manusia akan bertanya tentang perihalnya kepada orang-orang jahil lalu mereka memberi fatwa, dan akhirnya mereka sesat dan menyesatkan.” (Ibn Abi Jamrah, Mukhtashar al-Bukhori, hadits no. 14)

 لا تقوم الساعة حتى يقبض العلم

 “Hari Kiamat tidak akan datang sehingga ilmu dicabut.” (Ibid., hadits no. 60)

Mengenai peseorangan, kekeliruan dalam ilmu tentang Islam dan pandangan alamnya (worldview) sering menjadikan jenis individu yang angkuh; ia berfikir bahwa dirinya setara dengan orang lain yang sebenarnya lebih unggul darinya, kerasa kepala, angkuh, dan cenderung menolak otoritas. Ia merasa dirinya tahu padahal tidak tahu. Merasa benar padahal salah. Akhirnya nafsu yang menguasai tindakan dan keputusannya dalam hidup.

Pengingkaran terhadap hirarki otoritas ini menimbulkan kebingungan terhadap ilmu yang akhirnya menjerumuskan mereka kepada keraguan. Sikap ragu (shakk, rayb, skeptic) inilah yang menimbulkan kesalahan ilmu yang terus-menerus. Kebingungan menurunkan murid yang bingung, begitu seterusnya. Kesalahan dalam menuntut ilmu dan memberi ilmu.

Dengan memahami konsep adab ini mampu sebagai alat diagnose terhadap krisis keilmuan yang sedang mewabah di kalangan muslim. Syi’ah tidaklah beradab karena mengingkari kekhilafahan Abu Bakar, Umar, dan Utsman, mencemooh Aisyah, bahkan menganggap Nabi Muhammad telah ‘menggarong’ kenabian dari Ali.

Tidak beradab pula golongan yang mengingkari madzahib al-arba’ah sebagai rujukan syariat yang dapat dipertanggungjawabkan. Kaum liberal, feminis, dan sekuler juga sangat tidak beradab karena merombak hukum-hukum Allah yang telah dipertahankan oleh selama beabad-abad dan berguru kepada kaum orientalis yang mendasarkan pandangannya terhadap Islam pada sikap skeptis dan agnostis. Belum lagi tentang Ahmadiyah, Lia Eden, Bathiniyyah, dsb. WaLlahu A’lam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Selasa, 27 Oct 2020 20:45

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:30

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:02

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Selasa, 27 Oct 2020 17:50

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Selasa, 27 Oct 2020 17:14

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Selasa, 27 Oct 2020 15:15

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Selasa, 27 Oct 2020 14:35

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Selasa, 27 Oct 2020 14:29

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

Selasa, 27 Oct 2020 08:39

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Selasa, 27 Oct 2020 08:07

Rezim Ngotot dan Bandel

Rezim Ngotot dan Bandel

Senin, 26 Oct 2020 23:54

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

Senin, 26 Oct 2020 22:50

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Senin, 26 Oct 2020 22:45

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Senin, 26 Oct 2020 22:40

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Senin, 26 Oct 2020 20:30

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

Senin, 26 Oct 2020 19:45

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Senin, 26 Oct 2020 18:26

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Senin, 26 Oct 2020 17:56

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Senin, 26 Oct 2020 17:30

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Senin, 26 Oct 2020 17:09


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X