Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.215 views

Stanford atau Harvard, Pendidikan Tetap Mahal!

Oleh: Rochmah Ambarwati

Di tengah heboh warganet tentang berbagai topik, tema Stanford atau Harvard mencuat dan dibicarakan.  Itu karena ada artis yang sedang galau memilih antara kedua universitas bergengsi tersebut untuk S2. Sebelumnya, ia telah menyelesaikan kuliah S1 di Universitas Oxford, Inggris. Selama masa SMA, ia pun bersekolah di salah satu sekolah internasional yang terkenal di Jakarta.

Kemudian, publik pun berdecak kagum akan prestasi yang diraih. Why? Karena walaupun artis, ia masih mengutamakan pendidikan. Terlebih, ia mampu lolos dua universitas yang memiliki kualifikasi penerimaan mahasiswa cukup ketat dan bersaing dengan banyak calon mahasiswa lain dari seluruh dunia.

Sebetulnya, tidak heran sih artis tersebut mempunyai prestasi sedemikian. Masa SMA dia juga berasal dari sekolah bertaraf internasional yang ada di Jakarta. Jangan ditanya berapa biayanya. Tentu hal ini merupakan hal biasa bagi artis tersebut serta beberapa orang yang mampu. Lalu, bagaimana kabar rakyat tak mampu yang jumlahnya lebih banyak daripada mereka yang berduit? 

Biaya Pendidikan Mahal

Fenomena mahalnya biaya pendidikan baik di luar negeri maupun di tanah air memang bukan hal yang baru. Di Indonesia, pemerintah sudah menciptakan berbagai kebijakan untuk menjadikan pendidikan tak berbiaya mahal. Untuk tingkat sekolah dasar dan menengah dan untuk level sekolah negeri, masyarakat tidak diharuskan membayar biaya pokok sekolah. Namun untuk sekolah swasta dan tingkat perguruan tinggi, masyarakat masih harus membayar biaya yang sangat tinggi.

Ambil contoh untuk bisa masuk universitas negeri. Paling tidak orang tua harus menyiapkan uang puluhan juta sebagai uang masuk, plus SPP per semester yang masih berkisar jutaan sampai puluhan juta. Tergantung pada jurusan yang diambil serta universitas tempat kuliah.

Untuk beberapa jurusan tertentu, terutama jurusan yang dikenal dengan jurusan ‘elit’, biaya kuliah bahkan bisa melangit. Sebagai contoh jurusan kedokteran, uang masuknya sudah ratusan juta.

Tingginya biaya pendidikan menjadikan hanya sebagian kecil saja masyarakat yang mampu meneruskan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi. Bagi yang tak mampu, tentu mereka tak akan banyak bermimpi untuk bisa kuliah. Sebagian akan berusaha mengejar beasiswa walaupun memang tidak semuanya mampu untuk meraihnya.

Sejatinya, Indonesia merupakan satu negara yang mengamanatkan akan pentingnya pendidikan. Bahkan, undang-undang negara kita pun juga mengatur agar APBN memberikan anggaran yang tinggi untuk biaya pendidikan, walau hanya di tingkat sekolah dasar dan menengah.

Hanya saja, ini pun masih belum merata. Jika ingin mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik, pihak yang mampu akan mengusahakan untuk mendapatkan sekolah yang lebih berkualitas. Misal sekolah swasta dengan biaya yang sangat tinggi dibandingkan sekolah negeri. Hal ini disebabkan karena sekolah swasta dianggap lebih baik dan berkualitas dibandingkan dengan sekolah negeri. Bila begini, tentu akan terjadi kesenjangan antara sekolah swasta vs sekolah negeri, kaya vs miskin. Apa iya kondisi seperti ini yang kita kehendaki untuk terjadi?

Negara Wajib Mengelola Pendidikan

Pendidikan menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi oleh negara. Dengan pengelolaan kas atau keuangan negara yang baik, biaya pendidikan dapat digratiskan. Karena memang dengan pendidikanlah akan tercipta generasi sesuai dengan harapan bangsa.

Islam sebagai satu agama dengan aturan yang paripurna, juga memiliki seperangkat aturan mengenai pendidikan ini, lengkap untuk seluruh komponennya, mulai dari institusi sekolah itu sendiri, guru dan personil pendidikan lainnya sebagai pelaku pendidikan, serta siswa sebagai ujung tombak pembentukan generasi cemerlang.

Pada masa pemerintahan islam dahulu, Islam telah membuktikan bagaimana pengelolaan keuangan negara yang baik akan mampu menciptakan sekolah yang gratis untuk semua rakyatnya, gaji yang tinggi untuk guru, serta fasilitas sekolah yang sangat ideal untuk mendukung proses pendidikan yang terjadi.

Dengan adanya sekolah gratis, setiap rakyat tidak akan kesulitan untuk bersekolah, bahkan mereka bisa mempelajari berbagai ilmu pengetahuan yang dikehendaki. Kesejahteraan guru juga bukan sebuah harapan semu. Di masa Khalifah Umar.ra, seorang guru digaji sekitar 33juta. Tentu nilai ini sangat tinggi dibandingkan dengan gaji guru di masa sekarang.

Fasilitas sekolah juga tidak setengah-setengah disiapkan untuk rakyat dan siapa saja yang berniat bersekolah. Sekolah di masa Islam dibangun begitu megah dengan fasilitas perpustakaan yang sangat besar dan mampu menampung banyak buku untuk siswa-siswanya.

Inilah gambaran sekolah dan pendidikan yang ada di masa pemerintahan Islam. Tentu saja, Islam sangat memberikan perhatian besar terhadap pendidikan karena dengan pendidikanlah, satu bangsa bisa maju dengan terciptanya generasi yang berkualitas. Sebaliknya, jika satu negara tidak memberikan perhatian serius pada pendidikan maka tentu saja, generasi yang dihasilkan tidak akan mampu untuk disebut sebagai generasi yang berkualitas.

Hal ini menjadi salah satu bukti lagi bahwa Islam menjadi aturan hidup yang sangat sesuai dengan manusia. Bila kondisi ideal ini terwujud, galau memilih Stanford atau Harvard tak akan terjadi lagi. Itu karena kualitas pendidikan di negeri yang menjalankan sistem Islam dengan kaaafah, berkualitas pula universitas dan segenap sistem pendidikannya. Lantas, apakah masih kita tak mau untuk mengambil islam dalam hidup kita? (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Jum'at, 29 May 2020 20:21

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Jum'at, 29 May 2020 18:30

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

Jum'at, 29 May 2020 15:06

AS Tawarkan 3 Juta USD untuk Penangkapan Pemimpin Senior IS Abu Bakr Al-Gharib

AS Tawarkan 3 Juta USD untuk Penangkapan Pemimpin Senior IS Abu Bakr Al-Gharib

Jum'at, 29 May 2020 15:00

Kemenag Susun Protokol Kesehatan di Pesantren

Kemenag Susun Protokol Kesehatan di Pesantren

Jum'at, 29 May 2020 14:25

Mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Terinfeksi Virus Corona

Mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Terinfeksi Virus Corona

Jum'at, 29 May 2020 14:00

Angkat Bekas Kontributor Playboy Jadi Dirut, Tagar #BoikotTVRI Bergema di Twitter

Angkat Bekas Kontributor Playboy Jadi Dirut, Tagar #BoikotTVRI Bergema di Twitter

Jum'at, 29 May 2020 13:52

Islamic State Kritik Para Ulama Karena Memihak Penutupan Masjid untuk Pencegahan Penyebaran Corona

Islamic State Kritik Para Ulama Karena Memihak Penutupan Masjid untuk Pencegahan Penyebaran Corona

Jum'at, 29 May 2020 13:15

Bekas Kontributor Majalah Playboy Diangkat Jadi Dirut, Sukamta: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Bekas Kontributor Majalah Playboy Diangkat Jadi Dirut, Sukamta: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Jum'at, 29 May 2020 12:37

DPR: New Normal Terburu-buru dan Mengkhawatirkan!

DPR: New Normal Terburu-buru dan Mengkhawatirkan!

Jum'at, 29 May 2020 11:30

Penerapan New Normal Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Penerapan New Normal Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Jum'at, 29 May 2020 10:25

"Istri Corona" Pak Mahfud

Jum'at, 29 May 2020 09:49

Ini Dia Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Ini Dia Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Jum'at, 29 May 2020 09:42

Siti Fadilah Supari

Siti Fadilah Supari

Jum'at, 29 May 2020 08:50

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Halalbihalal Virtual

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Halalbihalal Virtual

Jum'at, 29 May 2020 08:35

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

Kamis, 28 May 2020 22:26

PKS: Pengaturan Soal Paten dalam RUU Ciptaker Kontradiktif

PKS: Pengaturan Soal Paten dalam RUU Ciptaker Kontradiktif

Kamis, 28 May 2020 21:34

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

Kamis, 28 May 2020 20:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 26/05/2020 16:28

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19