Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.421 views

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Oleh: Rochmah Ambarwati

Topik mengenai games online sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat kita. Terlebih setelah topik ini juga ikut disinggung oleh presiden kita dalam debat calon presiden. Bahkan, ada wacana dari menteri pendidikan untuk memasukan games online ini ke kurikulum sekolah. Tentu saja, hal ini pun memicu pro kontra di tengah masyarakat.

Terdapat pula kabar berita ada seorang ibu rumah tangga di Kediri yang menemukan tagihan rekening teleponnya membengkak sampai 11 juta. Setelah ditelusuri, tagihan tersebut bersumber dari tagihan pembelian games online oleh anaknya yang dilakukan tidak lebih dari satu bulan saja. Si ibu tentu saja merasa keberatan dengan 11 juta yang harus ia bayar.

Adakah kebaikan dalam games online?

Melihat fenomena ini, tentu kita akan bertanya, bagaimana sejatinya games online ini? Apakah memang boleh diberikan kepada anak-anak kita atau malah sebaliknya, kita harus membatasi atau bahkan menutup akses anak-anak kita kepada games online ini?

Hal ini memang patut untuk dicermati dengan saksama. Kita pun harus mampu untuk menimbang sisi kebaikan yang dapat kita temukan. Atau bahkan sebaliknya, jika memang sisi keburukanlah yang hanya akan didapatkan, langkah apa yang sebaiknya kita lakukan.

Sebagian pihak menilai bahwa games online ini hanya memberikan mudharat atau keburukan pada generasi. Sebagaimana kasus di Kediri yang dijelaskan di atas. Games online sudah menghantarkan pada tindakan pemborosan uang untuk hal yang sia-sia. 

Selain itu, sejatinya sifat mendasar dari sebuah permainan adalah menimbulkan kecanduan atau ketagihan. Siapa saja yang pernah memainkan satu permainan, ia pun akan memilik keinginan atau paling tidak angan-angan untuk melakukan lagi permainan tersebut.

MUI sebagai lembaga yang memberikan payung hukum mengenai hukum Islam yang diterapkan di Indonesia, memberikan satu wacana untuk mengeluarkan fatwa mengenai keharaman dari permainan online ini.

Pada hakikatnya, permainan games online ini merupakan satu perbuatan yang mubah atau boleh dilakukan. Karena memang hukum perbuatan itu mubah sampai ada dalil yang melarang atau mewajibkannya. Namun apakah kemubahan ini bisa diperturutkan begitu saja? Inilah yang membutuhkan penggalian fakta yang lebih mendalam.

Bagaimana Generasi Muda Memanfatkan Waktu Mereka

Islam sebagai satu agama yang sempurna dan komprehensif tentu saja memiliki aturan terhadap segala macam bentuk persoalan yang dihadapi oleh manusia. Dalam membahas mengenai games online ini, tentu saja kita harus melihat tentang bagaimana seharusnya generasi muda kita memanfaatkan waktu luang mereka.

Generasi muda diharapkan mampu untuk menjadi generasi yang siap untuk memimpin. Ia pun harus dilengkapi dengan banyak bekal, selain aqidah yang kuat dan keterikatan pada syariat Islam yang kokok, generasi muda juga harus dibekali dengan berbagai macam lifeskills yang kelak akan dibutuhkan saat terjun ke masyarakat secara langsung.

Generasi muda terdahulu tentu sangat konsen terhadap hal ini. Mereka mempergunakan masa luang mereka untuk belajar, belajar dan belajar. Serta mendekat dengan Al Quran untuk siap menjadi ahlu Quran.

Bertolak belakang dengan keadaan generasi muda kita saat ini. Al Quran bukanlah satu hal yang begitu dekat dengan mereka. Keberadaan gadget dengan akses ke media sosial, vlog dan bahkan games online sudah semakin menjauhkan mereka dari islam dan Al Quran. Bagaimana bisa mereka diharapkan untuk menjadi pemimpin di masa depan jika mereka tak memiliki bekal apapun. Masa depan generasi dan peradaban yang di tangan mereka akan menjadi sangat suram.

Memang, tidak ada keharaman dalam bermain games online, misal untuk mengusir kejenuhan saat belajar. Namun, sebagai muslim yang paham akan hakikat kehidupan tentunya akan sangat memperhatikan segala bentuk perbuatan yang ia lakukan, walaupun sekecil apa pun.

Jika perbuatan itu menghantarkan pada lahwun atau hal yang melenakan, bahkan sampai melupakan kewajiban yang lainnya, tentu saja sangat pantas untuk meninggalkan perbuatan tersebut. Masih banyak perbuatan bernilai yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang. Jangan sampai terlena dengan perbuatan mubah yang melalaikan pada hal-hal yang wajib dan sunnah. Wallahu ‘alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Kamis, 17 Sep 2020 21:30

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Kamis, 17 Sep 2020 21:15

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Kamis, 17 Sep 2020 20:36

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Kamis, 17 Sep 2020 17:00

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Kamis, 17 Sep 2020 15:56

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Kamis, 17 Sep 2020 14:45

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Kamis, 17 Sep 2020 14:29

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Kamis, 17 Sep 2020 14:12

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Kamis, 17 Sep 2020 14:08


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X