Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.588 views

Sejak Pendidikan Ditakar dengan Kilometer

MENJADI pandai adalah hak semua manusia. Memiliki anak pintar merupakan impian semua orang tua. Wajar bila pendidikan menjadi hak setiap warga negara merdeka. Namun amat disayangkan, di negeri ini keadilan untuk mendapatkan hak pendidikan yang sama untuk setiap anak manusia kian langka dan dibebat masalah.

Hari-hari masuk sekolah tahun ini diwarnai derai air mata banyak anak lulusan SD. Sumbernya, sistem/aturan zonasi yang ditetapkan Mendikbuk. Lewat permendikbud No. 14 tahun 2018, kementerian pendidikan dan kebudayaan menetapkan aturan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi setiap sekolah menengah pertama. Aturannya berupa kewajiban sekolah menerima calon peserta didik yang berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah paling sedikit 90 persen dari total PPDB. Tujuannya, menurut Mendikbud Muhajir Effendy adalah untuk menghapus sekolah favorit, menghilangkan kasta sekolah.

Sayang, tujuan aturan tersebut tidak disertai kesiapan kondisi pemerataan pendidikan di Indonesia. Akibatnya, bermunculan kisruh akibat penetapan aturan baru PPDB ini. Banyak calon siswa yang merasa dirugikan. Banyak orang tua yang protes dan merasa tidak diperlakukan secara tidak adil. Calon murid cerdas bernilai baik dari pedalaman Papua tidak bisa lagi berharap dapat sekolah di ibukota provinsi. Anak-anak desa –seperti saya– hari ini harus mematikan mimpi untuk merasakan indahnya berada di Laboratorium Biologi, karena sekolah terdekat di rumahnya bahkan tak mempunyai koleksi buku perpustakaan. Sejak kepandaian tidak lagi menjadi ukuran dan pendidikan ditakar dengan kilometer, bocah-bocah pedalaman yang punya mimpi menjadi BJ. Habibie kedua harus sadar diri. Sadar untuk cukup bisa menuntaskan sekolah menengah pertama dengan sarana dan kualitas sekolah lokal seadanya. Jauh dari fasilitas mumpuni yang membantunya menggapai mimpi. Di desa terpencil atau daerah pedalaman, ada gedung sekolah dengan atap berlubang-lubang saja sudah suatu hal langka.

Inilah masalah sebenarnya. Diakui atau tidak, kualitas sekolah terbaik dilengkapi dengan fasilitas pengajaran paling lengkap tidak dimiliki semua sekolah secara merata. Jumlah buku di perpustakaan, kelengkapan labolatorium, kualitas tenaga pengajar selama ini memang terpusat pada sekolah-sekolah favorit. Ditambah dengan fakta biaya pendidikan berkualitas yang mahal, sekolah negeri tetap menjadi incaran mayoritas calon orang tua siswa. Tentu karena biaya di sekolah negeri masih terjangkau dibanding sekolah swasta. Coba cek biaya masuk sekolah swasta favorit, setelah itu bandingkan dengan sekolah negeri. Akan kalian temukan ironinya harga kecerdasan negeri ini bagi anak-anak menengah ke bawah. Tidak heran, tiap tahun sekolah negeri favorit selalu dibanjiri peminat.

Fakta tidak meratanya kualitas pendidikan di semua sekolah ini harusnya menjadi PR besar. Terutama PR besar bagi pengambil kebijakan yang bertanggung jawab atas pendidikan warganya. Bukan dengan aturan yang memaksa sekolah untuk mengambil anak didiknya hanya dari wilayah setempat dan mengusir anak didik yang berasal dari wilayah yang jauh. Bayangkan saja, bila calon murid yang ditolak ini datang dari tempat terpencil tanpa sekolah yang memenuhi standar kualitas di daerah asalnya. Cita-citanya untuk mendapat pendidikan berkualitas meskipun harus tinggal jauh dari orang tua atau menempuh jarak jauh ke sekolah tiap harinya, harus kandas demi sebuah aturan pemerataan yang salah obat. Bukan salah anak didik yang tidak mendapat pendidikan berkualitas di tempatnya, bila sekolah lokal mereka jauh dari kualitas yang baik. Pemerataan kualitas pendidikan di tiap sekolah yang njomplang inilah yang harusnya diperbaiki.

Andai saja negara ini menanggung kualitas pendidikan sebagai tugas utama di pundaknya. Lalu para penguasa menuntaskan masalah gap kualitas sekolah ini, anak-anak pintar di wilayah manapun akan menyerbu setiap sekolah yang dekat. Dengan syarat, sekolah manapun sama bagus kualitasnya. Secara alamiah, sistem zonasi akan berjalan dengan sendirinya. Tanpa perlu ada pemaksaan. Kenapa? Memang tidak perlu jauh-jauh berangkat dari rumah, semua sekolah berstandar kualitas yang sama.

 Gambaran sekolah yang mencetak kecerdasan anak didiknya secara merata itulah yang sebenarnya menjadi model pendidikan Islam. Dalam era kejayaan Islam, sekolah-sekolah Islam bahkan menyedot perhatian dunia karena kualitas pendidikan yang mendunia saat itu.

Bahkan para pangeran dan putri Eropa berebut menjadi murid sekolah dunia Islam. Bukan hanya itu, negara pun menugaskan sejumlah pengajar tertentu untuk mengikuti orang-orang Badui –kaum Nomaden– agar menjamin kewajiban negara memberi hak pendidikan kepada rakyat ini terlaksana. Barat bahkan menyatakan, kemajuan mereka hari ini berhutang besar pada kejayaan Islam, hasil dari pendidikan Islam yang merata dan terbaik kualitasnya. Pendidikan yang diatur dengan aturan Allah taala, Sang Pencipta, di dalam negara Khilafah Islam yang mendasarkan kebijakan pada Al-Qur’an dan Sunah Nabi-Nya.

Bila demikian sistem pendidikan yang diterapkan negeri ini, kepandaian akan benar-benar menjadi mimpi yang berwujud nyata bagi setiap anak negeri. Anak jenius dan anak biasa saja akan berkumpul secara merata di setiap sekolah. Sekolah manapun mendapat kredit favorit dari anak-anak setempat. Karena bila kualitas pendidikan yang dijadikan masalah bersama dunia pendidikan, negaralah yang akan menjadi penjamin pemerataannya untuk tiap sekolah. Murid-murid dan para orang tua pun akan puas dengan sekolah mana saja anaknya didaftarkan, toh kualiasnya sama saja.

Andai inilah yang mendapat perhatian lebih dari negara, prahara PPDB tahun ajaran baru kali ini, tangisan anak-anak desa dengan NEM yang baik tapi tak diterima di sekolah impian, amukan orang tua yang merasa diperlakukan tidak adil, selayaknya tak akan terjadi. Andai negeri ini mau mengakui kelemahan, berbenah dan bertaubat, tak perlu drama tragis yang serupa terus terulang. Berganti dengan kejayaan akibat ketaatan kepada Pemilik Semesta, Allah Subhanallahu Taala.*

Indah Shofiatin

Alumni FKM Unair Surabaya dan penulis lepas

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
 Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Ahad, 12 Jul 2020 07:18

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Ahad, 12 Jul 2020 06:51

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

Ahad, 12 Jul 2020 06:16

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Ahad, 12 Jul 2020 05:56

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Ahad, 12 Jul 2020 05:35

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Ahad, 12 Jul 2020 02:27

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

Ahad, 12 Jul 2020 01:04

 Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Sabtu, 11 Jul 2020 23:56

Mahasiswa Geruduk DPR,  Ah yang Bener?

Mahasiswa Geruduk DPR, Ah yang Bener?

Sabtu, 11 Jul 2020 22:50

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Sabtu, 11 Jul 2020 21:35

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 21:28

Laporan: Serangan Drone Misterius Tewaskan 2 Pemimpin Jihadis Senior Ansar Al-Tawhid di Idlib

Laporan: Serangan Drone Misterius Tewaskan 2 Pemimpin Jihadis Senior Ansar Al-Tawhid di Idlib

Sabtu, 11 Jul 2020 21:05

RUU Denominasi Masuk Prolegnas, Anis Minta Pemerintah Dahulukan Program Prioritas Lain

RUU Denominasi Masuk Prolegnas, Anis Minta Pemerintah Dahulukan Program Prioritas Lain

Sabtu, 11 Jul 2020 20:46

Jubir Presiden Turki Bantah Tuduhan Negaranya Mengukuti Kebijakan 'Ikhwan Atau Neo-Ottoman'

Jubir Presiden Turki Bantah Tuduhan Negaranya Mengukuti Kebijakan 'Ikhwan Atau Neo-Ottoman'

Sabtu, 11 Jul 2020 20:45

Lebih 1.500 Rumah yang Hancur dalam Serangan Israel di Gaza 2014 Belum Dibangun Kembali Sejak Itu

Lebih 1.500 Rumah yang Hancur dalam Serangan Israel di Gaza 2014 Belum Dibangun Kembali Sejak Itu

Sabtu, 11 Jul 2020 20:20

Perluas Gerakan Penolakan Aneksasi Tepi Barat, Adara Gandeng AIPI, ISOIC dan FISIP UMJ

Perluas Gerakan Penolakan Aneksasi Tepi Barat, Adara Gandeng AIPI, ISOIC dan FISIP UMJ

Sabtu, 11 Jul 2020 20:18

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Sabtu, 11 Jul 2020 09:20

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 07:04

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

Sabtu, 11 Jul 2020 06:37

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

Sabtu, 11 Jul 2020 05:37


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X