Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.469 views

Bucin, Istilah dan Fenomena Baru Kaum Milenial

 

Oleh: Muzsuke Abdillah

Fenomena Butjin

Istilah Butjin (baca=bucin) yang merupakan singkatan dari "budak cinta" tengah banyak dipakai netizen negeri +62. Utamanya kata "bucin" ini paling banyak dipakai kalangan remaja untuk mengekspresikan kekagumannya pada sang idola. Contohnya seperti: A adalah bucinnya Oppa Korea, sebab ia rela berkorban dan mau melakukan apapun demi bisa mensupport sang idola.

Fenomena kebucinan menggambarkan tentang betapa seorang budak cinta itu mencintai idolanya, ingin mendukung sepenuh hati apapun yang dilakukan idolanya, berharap bisa berada dekat dengan idolanya, dan selalu menghayal bahwa idolanya adalah miliknya. Ada juga yang sudah terkategori ekstrim, yakni: menganggap bahwa idolanya adalah dewa yang tidak pernah salah.

Perilaku yang biasanya timbul dari sifat bucin adalah: seseorang jadi candu terhadap hal-hal apapun yang berkaitan dengan idolanya. Pagi, siang, malam, ia harus mencari kabar tentang sang idola. Ia pun jadi lebih agresif ketika mendapati idolanya dihujat atau direndahkan oleh orang lain. Baginya, kebahagiaan sang idola adalah prioritas utamanya.

Untuk membahagiakan sang idola, seorang bucin rela melakukan apa saja. Jika idolanya adalah seorang pemain film, maka ia akan aktif mempromosikan sang idola dan menonton setiap filmnya. Jika idolanya adalah penyanyi, maka bucinnya akan membeli banyak album walaupun harga per pcs-nya ratusan ribu, rela datang ke konser dan fansignnya, serta membeli aneka merchandise yang berkaitan dengan sang idola.

Jika idolanya adalah seorang penguasa atau politikus, maka seorang bucin biasanya akan sangat aktif menyebarkan berita-berita baik tentang sang idola, dan menampik secara tegas berita-berita negatif tentang idolanya. Apalagi di masa-masa pemilu, bucin politikus lebih masif lagi dalam membela idolanya, tak peduli walaupun caranya harus dengan melakukan black campaign dan menyebarkan fitnah-fitnah tak berdasar pada kompetitor idolanya.

Butjin dalam Pandangan Islam

Sejatinya kita semua paham bahwa kata budak identik dengan seseorang yang stratanya rendah, sebab budak adalah seseorang yang harus tunduk dan patuh pada apapun yang diperintahkan tuannya. Perbudakan yang sewenang-wenang diharamkan dalam Islam. Justru dengan turunnya Islam yang dibawa oleh sayyidina Muhammad SAW, praktik perbudakan jahiliyah ala kafir Quraisy yang tidak manusiawi dihapuskan.

Islam datang untuk mengangkat derajat manusia dan untuk menjadi rahmatan lil 'alamin. Setelah datangnya Islam, Bilal bin Rabbah yang dulunya seorang budak milik Umayyah sang pemimpin Quraisy kemudian menjadi seseorang yang merdeka. Zaid bin Haritsah yang dulunya dibeli di pasar budak, oleh Rasulullah kemudian diangkat menjadi anak angkat. Inilah bukti bahwa Islam telah memuliakan manusia.

Lalu saat ini ketika Islam telah menjadi agama kita sejak lahir, kenapa kita malah merendahkan diri dengan menjadi budak cinta dari orang lain? Padahal belum tentu idola kita itu melihat kita, melihat perjuangan kita. Bahkan belum tentu ia mengakui eksistensi kita di antara jutaan penggemarnya yang lain.

Apalagi ketika kita menjadi bucin yang radikal dengan membenarkan setiap kalimat yang disampaikan oleh idola kita. Ketika idola kita berkata: "negara kita harus banyak ngutang agar bisa membangun infrastruktur", janganlah kita amini begitu. Sebab yang dikatakannya itu adalah sebuah kekeliruan dan hal itu tidak diperkenankan dalam Islam.

Sebagai muslim, kita hanya boleh menghambakan diri pada Allah SWT. Sebab Allah adalah pencipta kita yang tahu betul apa yang kita butuhkan. Allahpun telah berfirman di dalam Al-qur'an: "Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu" (TQS Adz-Dzariyat:56). Ayat ini adalah seruan bagi manusia agar tidak menghambakan diri pada yang lain karena tujuan kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah SWT saja.

Oleh karena itu, berhentilah menjadi bucin. Manusia bukanlah sosok yang bisa kita agungkan, hanya Allah Yang Maha Sempurna. Mengidolakan seseorang boleh-boleh saja, seperti kita mengidolakan guru-guru kita, para alim ulama, para pengusaha yang sukses dengan cara-cara Islami, para pemimpin yang amanah, dll, hukumnya boleh. Tapi ada batasannya.

Ikutilah mereka selama mereka mengajak kita untuk taat pada Allah dan Rasul-Nya. Tinggalkan mereka saat mereka mengajak kita berma'shiyat pada Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya ketika kita mengidolakan manusia, kita harus sadar bahwa mereka hanya makhluk yang bersifat lemah dan terbatas. Jadi tidak boleh kita menghambakan diri pada mereka. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Sempat Berpolemik, Akhirnya Jenazah Jhony Indo Dimakamkan Secara Islam dan Tanpa Peti

Sempat Berpolemik, Akhirnya Jenazah Jhony Indo Dimakamkan Secara Islam dan Tanpa Peti

Senin, 27 Jan 2020 20:02

ADI Aceh Gelar Pelatihan Kepemimpinan

ADI Aceh Gelar Pelatihan Kepemimpinan

Senin, 27 Jan 2020 19:52

Antisipasi Virus Corona, Penerbangan dari dan ke China Diminta Ditutup Sementara

Antisipasi Virus Corona, Penerbangan dari dan ke China Diminta Ditutup Sementara

Senin, 27 Jan 2020 18:41

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Senin, 27 Jan 2020 17:25

Cawagub DKI Alot, Kenapa?

Cawagub DKI Alot, Kenapa?

Senin, 27 Jan 2020 17:00

Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Mematikan Cina Melonjak Jadi 80 Orang, Lebih 2700 Terkonfirmasi

Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Mematikan Cina Melonjak Jadi 80 Orang, Lebih 2700 Terkonfirmasi

Senin, 27 Jan 2020 11:19

Tanggapi Mahfud MD, Ustaz Tengku: Yang Haram Itu Sistem Pemerintahan Firaun dan Namrud

Tanggapi Mahfud MD, Ustaz Tengku: Yang Haram Itu Sistem Pemerintahan Firaun dan Namrud

Senin, 27 Jan 2020 10:06

Israel Resmi Izinkan Warganya Kunjungi Arab Saudi untuk Berbisnis Dan Haji

Israel Resmi Izinkan Warganya Kunjungi Arab Saudi untuk Berbisnis Dan Haji

Senin, 27 Jan 2020 09:57

Jubir FPI: Jika Akhir Hayat Johny Indo Muslim, Jenazahnya Wajib Diurus Secara Islam

Jubir FPI: Jika Akhir Hayat Johny Indo Muslim, Jenazahnya Wajib Diurus Secara Islam

Senin, 27 Jan 2020 08:29

Anak dan Istri Kedua Johny Indo: Papa Ingin Dikubur Secara Islam

Anak dan Istri Kedua Johny Indo: Papa Ingin Dikubur Secara Islam

Senin, 27 Jan 2020 08:01

Workshop Kasus Reyhnhard Sinaga

Workshop Kasus Reyhnhard Sinaga

Senin, 27 Jan 2020 06:57

Cinta dalam Sepenggal Nasihat

Cinta dalam Sepenggal Nasihat

Senin, 27 Jan 2020 05:45

Perusahaan Keamanan UEA Bujuk Pria Sudan untuk Bertempur di Libya dan Yaman

Perusahaan Keamanan UEA Bujuk Pria Sudan untuk Bertempur di Libya dan Yaman

Ahad, 26 Jan 2020 22:00

Tentara Pemerintah Tewaskan 2 Pemimpin Militer Syi'ah Houtsi dalam Pertempuran Dekat Sana'a

Tentara Pemerintah Tewaskan 2 Pemimpin Militer Syi'ah Houtsi dalam Pertempuran Dekat Sana'a

Ahad, 26 Jan 2020 20:00

Atlet Rugby Sonny B. Williams Tolak Gunakan Logo Perusahaan Taruhan Karena Bertentangan dengan Islam

Atlet Rugby Sonny B. Williams Tolak Gunakan Logo Perusahaan Taruhan Karena Bertentangan dengan Islam

Ahad, 26 Jan 2020 19:06

Korban Luka Akibat Gempa Bumi di Turki Meningkat Jadi 1.234 Orang

Korban Luka Akibat Gempa Bumi di Turki Meningkat Jadi 1.234 Orang

Ahad, 26 Jan 2020 16:37

HNW Kritik Wacana Teks Khotbah Jumat Diatur Pemerintah

HNW Kritik Wacana Teks Khotbah Jumat Diatur Pemerintah

Ahad, 26 Jan 2020 15:40

Musykerwil Persis Jabar: Kang Emil Harus Bekerja Lebih Keras Lagi Pimpin Jabar

Musykerwil Persis Jabar: Kang Emil Harus Bekerja Lebih Keras Lagi Pimpin Jabar

Ahad, 26 Jan 2020 13:00

Pentingnya Edukasi dalam Menurunkan Angka Perokok di Indonesia

Pentingnya Edukasi dalam Menurunkan Angka Perokok di Indonesia

Ahad, 26 Jan 2020 11:30

Membangun Generasi Emas di Masa Depan

Membangun Generasi Emas di Masa Depan

Ahad, 26 Jan 2020 11:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X