Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.440 views

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

JAKARTA (voa-islam.com) - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS) melakukan aksi nasional di depan Istana Negara, Rabu (/28/10/2020) dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Hal ini bisa terlihat dengan banyaknya aksi massa yang memakai almamater dengan ratusan bendera kebangsaan merah putih juga bendera merah maron HIMA PERSIS long march menuju Istana Negara siang ini. 

Aksi yang dimulai pukul 12.00 WIB itu dengan menginstruksikan tiga Pimpinan Wilayah, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Sebagaimana yang tertuang dalam Surat Instruksi PP. HIMA PERSIS NO. 453/A/PPHIMAPERSIS/X/2020.

PP HIMA PERSIS mengeluarkan instruksi nasional kepada semua level pimpinan aksi dibawahnya untuk melakukan aksi serentak pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020 dan salah satunya di Istana Negara, Jakarta. 

Menurut Iqbal M. Dzilal selalu Ketua Umum PP. HIMA PERSIS, bahwa pihaknya telah melakukan kajian kritis terhadap pemerintahan Jokowi-Amin setahun terakhir. Hima Persis mencatat ada 7 permasalah yang kemudian dijadikan tuntutan aksi kali ini. Pihaknya pun merangkum hal tersebut dalam 7 Ultimatum HIMA PERSIS untuk Jokowi-Amin.  

"Kita sampaikan secara baik-baik kepada Presiden Jokowi. Kita turun aksi ini dalam hal menyampaikan 7 poin penting sebagai ultimatum kepada Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf. Kita ingin perihal ini secepatnya dituntaskan," sebut Iqbal kepada wartawan disela-sela aksi.

Adapun poin-poin tersebut yakni yang pertama, tegakkan hukum dan tuntaskan kasus HAM. Kedua, keluarkan Perpu cabut Omnibus Law. Ketiga, stop KKN dan hentikan oligarki politik di Indonesia. Keempat, stop eksploitasi dan kapitalisasi Sumber Daya Alam Indonesia. Kelima, hapuskan kapitalisasi pendidikan di Indonesia. Keenam, stop tindakan represif aparat. Dan yang ketujuh, mendesak pemerintah agar fokus dan serius menanggulangi Pandemi Covid-19. 

PP. HIMA PERSIS memberikan gambaran bahwa aksi ini merupakan kegelisahan yang dirasakan oleh masyarakat pada umumnya. Seperti dengan ketidak seriusan pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid-19. Misi pemerintah yang dianggap tidak jelas dalam penanganan pandemi membuat masyarakat resah dan bingung. 

Dibentuknya berbagai macam satgas mengesankan kepada masyarakat bahwa pemerintah seakan tidak punya target yang jelas dan langkah besar dalam menangani Pandemi Covid-19. Bahkan menurut Iqbal, ini hanya untuk menutupi ketidakmampuan pemerintah dalam menangani Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya penambahan kasus dan tingginya tingkat kematian Covid-19.  

Hal ini semakin diperparah dengan disahkannya di tengah pandemi Omnibus Law atau RUU Cipta Lapangan Kerja yang minim sosialisasi dan mal prosedur juga substansinya yang sangat sarat kepentingan elit Jakarta. Hal ini semakin diperparah dengan  tindakan represif aparat kepada para aktivis yang menyuarakan kritik terhadap Omnibus Law ini. Sehingga, HIMA PERSIS membuat kesimpulan bahwa Pemerintahan Jokowi-Amin ini dinilai gagal.  

"Kita saat ini tidak melihat pemerintah punya langkah besar dalam penanggulangan Covid-19 ini. Yang diawal terkesan gagap, sekarang juga tak kunjung punya progres yang jelas. Kasus semakin bertambah banyak, anggaran semakin banyak terkuras. Omnus Law yang penuh dengan indikasi kepentingan elit Jakarta disahkan diam-diam, minim sosialisasi. Ketika dikritik, malah ditanggapi dengan represifitas aparat kepada kita. Maka kita sekarang sudah menganggap Jokowi-Amin ini gagal," ujar Iqbal di tengah-tengah orasinya seperti dilansir dari laman persis.or.id

Aksi ini berlangsung damai dan tertib walau dalam aksi kali ini PP. HIMA PERSIS mengerahkan lebih dari 500 kadernya yang berasal dari sekitar 10 Pimpinan Daerah dan lebih dari 40 Pimpinan Komisariat yang tersebar di Jakarta, Jawa Barat dan Banten.  

"Kita ini hadir dari 10 Pimpinan Daerah dan lebih dari 40 Komisariat lah Se-Jakarta, Jabar, Banten. Sekitar 500 orang lah yang turun ini," kata Ceceng Kholilullah, Sekjend PP. HIMA PERSIS sekaligus Koordinator Umum Aksi Sumpah Pemuda ini kepada wartawan di tengah-tengah aksi berjalan. 

Aksi ini diakhiri dengan pembacaan tuntutan oleh Ketua Umum PP. HIMA PERSIS yang didampingi oleh Ketua Pimpinan Wilayah DKI Jakarta, Ilham Nur Hidayatullah, Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Barat, Moch. Harus Romdhoni dan Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Banten, Imron Rosyadi 

Pembacaan tuntutan aksi bersamaan dengan diterbangkannya balon gas warna-warni ke langit yang membawa tulisan Jokowi-Amin Gagal. Hal ini mengisyaratkan banyaknya simbol keragaman di Indonesia tidak terakomodir hak-hak demokrasinya oleh pemerintah yang kemudian seolah menguap tanpa kejelasan. 

"Kita menerbangkan balon warna warni ke udara adalah simbol dari keragaman Indonesia yang tidak terakomodir hak demokrasinya. Seolah demokrasi menguap dan menghilang. Pemerintah abai terhadap aspirasi dari rakayat Indonesia," tutup Iqbal, diakhir pembacaan ultimatumnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Taliban Sebut Syariah Islam Satu-satunya Cara Mengakhiri Perang dan Memastikan Hak Perempuan

Taliban Sebut Syariah Islam Satu-satunya Cara Mengakhiri Perang dan Memastikan Hak Perempuan

Senin, 21 Jun 2021 12:00

Mengurai Polemik Jalur Sepeda

Mengurai Polemik Jalur Sepeda

Senin, 21 Jun 2021 10:44

Ketika Antrean ke Masjid Tak Sepanjang Antrean BTS Meal

Ketika Antrean ke Masjid Tak Sepanjang Antrean BTS Meal

Senin, 21 Jun 2021 08:53

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

Senin, 21 Jun 2021 02:56

Pemerintah Jerman Akan Larang Bendera Hamas

Pemerintah Jerman Akan Larang Bendera Hamas

Ahad, 20 Jun 2021 22:05

Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Di Tengah Kemajuan Taliban

Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Di Tengah Kemajuan Taliban

Ahad, 20 Jun 2021 20:40

Kasus Covid Meningkat, Kepala Daerah Diminta Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Kasus Covid Meningkat, Kepala Daerah Diminta Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Ahad, 20 Jun 2021 19:53

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 20 Jun 2021 11:21

Siaga Satu Covid, PP PERSISTRI Imbau Perketat Prokes dan Perkuat

Siaga Satu Covid, PP PERSISTRI Imbau Perketat Prokes dan Perkuat

Ahad, 20 Jun 2021 09:15

Miris, Menolong Pengungsi Dihukum Lima Tahun Penjara

Miris, Menolong Pengungsi Dihukum Lima Tahun Penjara

Ahad, 20 Jun 2021 09:13

20 Pabrik Hancur, 5000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan Akibat Agresi Terbaru Israel Di Gaza

20 Pabrik Hancur, 5000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan Akibat Agresi Terbaru Israel Di Gaza

Sabtu, 19 Jun 2021 20:15

Joe Biden Akan Kurangi Secara Drastis Sistem Persenjataan Dan Pasukan AS Di Timur Tengah

Joe Biden Akan Kurangi Secara Drastis Sistem Persenjataan Dan Pasukan AS Di Timur Tengah

Sabtu, 19 Jun 2021 19:45

2 Tahanan Penjara Guantanamo Asal Yaman Menangkan Pembebasan

2 Tahanan Penjara Guantanamo Asal Yaman Menangkan Pembebasan

Sabtu, 19 Jun 2021 19:15

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres

Sabtu, 19 Jun 2021 10:53

IHW Ajak Pelaku Usaha Konversi Masa Berlaku Sertifikat Halal Jadi Empat Tahun

IHW Ajak Pelaku Usaha Konversi Masa Berlaku Sertifikat Halal Jadi Empat Tahun

Sabtu, 19 Jun 2021 10:47

Israel Perdana Menteri Baru, Penjajahan terhadap Palestina Semakin Ekstrim

Israel Perdana Menteri Baru, Penjajahan terhadap Palestina Semakin Ekstrim

Sabtu, 19 Jun 2021 09:49

Yunani Jatuhi Hukuman 15 Bulan Penjara Pejabat Muslim Minoritas Turki Di Trakia Barat

Yunani Jatuhi Hukuman 15 Bulan Penjara Pejabat Muslim Minoritas Turki Di Trakia Barat

Jum'at, 18 Jun 2021 20:35

Sembako Dipajaki, Emak pun Harus Berani Menolak!

Sembako Dipajaki, Emak pun Harus Berani Menolak!

Jum'at, 18 Jun 2021 20:22

Netanyahu Secara Ilegal Hancurkan Dokumen Sebelum Naftali Bennet Bertugas Sebagai PM

Netanyahu Secara Ilegal Hancurkan Dokumen Sebelum Naftali Bennet Bertugas Sebagai PM

Jum'at, 18 Jun 2021 19:30

35 Legislator Prancis Protes Pencalonan Pejabat Senior UEA Sebagai Presiden Interpol

35 Legislator Prancis Protes Pencalonan Pejabat Senior UEA Sebagai Presiden Interpol

Jum'at, 18 Jun 2021 18:44


MUI

Must Read!
X

Sabtu, 19/06/2021 10:53

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres