Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.820 views

Lindungi Generasi dari Jerat Prostitusi Online Anak

 

Oleh: Emil Apriani, S.Kom.

Fenomena prostitusi online anak di bawah umur yang terjadi di negeri ini kian marak. Beberapa waktu lalu kembali terbongkar praktik prostitusi di sebuah hotel milik seorang aktris di kawasan Kreo Selatan, Larangan, Tangerang, Banten (16/3/2021). Dari penggerebekan itu, polisi mendapati 15 orang anak di bawah umur yang menjadi korban dalam praktik prostitusi tersebut.

Polisi pun mengembangkan kasus tersebut dan menetapkan tiga tersangka, termasuk aktris CA sebagai pemilik hotel. Dalam menjalankan aksinya, para tersangka menawarkan anak di bawah umur lewat aplikasi Michat kepada pria hidung belang. Tarif dipatok antara Rp 400 ribu hingga 1 juta. Dari pengakuan para tersangka, prostitusi online ini telah berlangsung selama tiga bulan (CNNIndonesia.com, 19/03/2021).

Prostitusi Online Anak kian Marak

Pada kenyataannya, pandemi Covid-19 tidak menyurutkan maraknya kasus trafficking dan eksploitasi anak, termasuk kasus prostitusi anak. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti fenomena prostitusi anak yang saat ini marak terjadi dan tak terpantau karena sebagian besar kasusnya adalah jaringan prostitusi online yang menggunakan platform media sosial dan dipasarkan melalui media sosial online.

Ketua KPAI, Susanto merespons terbongkarnya kasus prostitusi online anak tersebut dengan meminta Kementerian Kominfo untuk melakukan langkah kuratif menertibkan berbagai aplikasi media digital yang acapkali digunakan dan longgar dalam melakukan perlindungan konsumen, hingga sangat mudah disalahgunakan, termasuk kepada anak, Minggu (21/3/2021). Pihaknya mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi dan menjatuhkan sanksi terhadap penyedia platform digital yang terindikasi melakukan kegiatan prostitusi yang melibatkan anak-anak.

Bahkan dalam kasus ini, KPAI juga mendorong Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) turut pro aktif dalam efektivitas aturan yang mengatur Standar Usaha Hotel untuk memiliki perspektif perlindungan anak dan menerapkan Children Right of Business Principle (CRBP) yang mengatur tanggung jawab dunia usaha terhadap perlindungan anak (Tempo.co, 20/03/2021). Hal tersebut dimaksudkan agar pihak hotel lebih ketat dalam pengawasan terhadap pengunjungnya.

Maraknya kasus prostitusi online anak ini ibarat fenomena gunung es, hanya sebagian kecil saja yang tampak di permukaan dan seolah tidak ada akhirnya. Hal ini tentu membuat khawatir dan meresahkan masyarakat, sehingga harus segera dihentikan dan dibasmi untuk melindungi generasi bangsa.

Namun dalam sistem kapitalis saat ini, di mana masyarakatnya menganggap prostitusi merupakan sebuah industri seperti layaknya industri jasa lainnya. Maka selama ada permintaan, selama dianggap mendatangkan keuntungan dan menghasilkan pundi-pundi uang, industri ini akan tetap ada sebagaimana teori supply and demand. Meski mayoritas masyarakat marah dan menolak praktik prostitusi ini.

Kehidupan masyarakat yang sekuler, mengadopsi asas kebebasan dalam berpikir, bersikap dan berperilaku serta ketidakmampuan orang tua dalam menanamkan akidah yang kuat sejak dini menjadikan kurangnya keimanan dan ketakwaan individu. Hadirnya agama pun hanya sebatas ibadah ritual saja. Sehingga generasi muda tidak mampu membentengi diri dari segala kemaksiatan dan terbawa arus pergaulan bebas.

Keadaan ini pun diperparah dengan kondisi ekonomi masyarakat yang semakin terpuruk. Beberapa kasus prostitusi online anak yang terjadi karena faktor dorongan ekonomi dan juga tuntutan gaya hidup. Standar kebahagiaannya pun diukur dengan materi semata sehingga apa pun akan dilakukan demi mencapai standar tersebut. Ketika diimingi dengan bayaran yang tak seberapa mampu membutakan mereka demi kesenangan sesaat.

Hukum yang ada saat ini pun tidak tegas dan tidak menimbulkan efek jera, sehingga memberi ruang kelonggaran bagi pelaku dan tidak memberikan perlindungan bagi masyarakat, terutama dalam hal ini anak-anak di bawah umur yang akhirnya menjerumuskan mereka dalam jeratan prostitusi anak.

Oleh karenanya, untuk membasmi dan menghentikan prostitusi anak harus dari akar permasalahannya. Dan upaya perlindungan terhadap generasi dari jerat prostitusi online anak harus dilakukan secara sistematis dan menyeluruh. Sesungguhnya Islam telah memberi solusi terhadap masalah ini dengan melibatkan pilar pelaksananya yaitu individu/keluarga, masyarakat dan negara.

Di dalam keluarga, orang tua mempunyai peran penting dalam penjagaan terhadap anak dari perbuatan maksiat, ancaman kejahatan, kekerasan serta agar tidak terjerumus pada azab neraka. Penanaman akidah sejak dini oleh orang tua akan memberikan pemahaman yang menyeluruh terhadap hukum-hukum Islam menjadi benteng yang akan menjaga anak dari hal-hal yang mengancam dirinya.

Di saat yang sama, masyarakat juga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga dan melindungi generasi penerus dari segala ancaman. Masyarakat pun melakukan aktivitas beramar ma’ruf nahi mungkar, saling mengingatkan dan tidak membiarkan kemaksiatan terjadi di sekitar mereka.

Negara pun semestinya menjadi pelindung, pengayom dan benteng bagi keselamatan generasi penerus. Menerapkan sistem sosial yang menjamin interaksi laki-laki dan perempuan sesuai syariat. Membuat aturan yang tegas bagi media massa, konten yang diperbolehkan hanyalah yang membina dan menumbuhkan ketakwaan, tidak mengandung pornografi dan porno aksi. Memberikan sanksi yang tegas bagi para pelaku prostitusi anak, dengan hukuman yang memberi efek jera dan juga mencegah agar tidak terjadi lagi kasus yang sama. Wallahu’alam bishowab. (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jum'at, 17 Sep 2021 23:55

34 Persen Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Perawatan di RS Saat Gelombang Kedua Pandemi

34 Persen Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Perawatan di RS Saat Gelombang Kedua Pandemi

Jum'at, 17 Sep 2021 23:45

Konsep Persada 8 Dirilis, Fariz: Wujudkan Dakwah di Segala Ruang

Konsep Persada 8 Dirilis, Fariz: Wujudkan Dakwah di Segala Ruang

Jum'at, 17 Sep 2021 22:55

Tiga Ribu Positif Covid Berkeliaran di Mal, Legislator Kritik Prokes danĀ Aplikasi PeduliLindungi

Tiga Ribu Positif Covid Berkeliaran di Mal, Legislator Kritik Prokes danĀ Aplikasi PeduliLindungi

Jum'at, 17 Sep 2021 22:48

Berawal dari Penelitian, Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Ini Luncurkan Aplikasi Android

Berawal dari Penelitian, Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Ini Luncurkan Aplikasi Android

Jum'at, 17 Sep 2021 22:39

Survei: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

Survei: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

Jum'at, 17 Sep 2021 22:02

Semua Agama Benar?

Semua Agama Benar?

Jum'at, 17 Sep 2021 21:50

Bermain-Main dengan Rocky Gerung

Bermain-Main dengan Rocky Gerung

Jum'at, 17 Sep 2021 21:43

Untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian, Santri Ibadurrahman Mojokerto Tanam Bibit Jagung dan Pepaya

Untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian, Santri Ibadurrahman Mojokerto Tanam Bibit Jagung dan Pepaya

Jum'at, 17 Sep 2021 21:39

Militer Inggris 'Aktif Rekrut' Mata-mata Baru Untuk Dikerahkan Di Kawasan Asia Di Tengah

Militer Inggris 'Aktif Rekrut' Mata-mata Baru Untuk Dikerahkan Di Kawasan Asia Di Tengah

Jum'at, 17 Sep 2021 21:25

Ahmad Syaikhu: Modernisasi Alutsista Tidak Bisa Ditunda

Ahmad Syaikhu: Modernisasi Alutsista Tidak Bisa Ditunda

Jum'at, 17 Sep 2021 21:17

Bisnis Pasar Gelap Untuk Visa Asing Meroket Di Afghanistan Menyusul Masih Tutupnya Berbagai Kedutaan

Bisnis Pasar Gelap Untuk Visa Asing Meroket Di Afghanistan Menyusul Masih Tutupnya Berbagai Kedutaan

Jum'at, 17 Sep 2021 20:55

Perbandingan Keutamaan Antara Mujahid dan Ahli Dzikir

Perbandingan Keutamaan Antara Mujahid dan Ahli Dzikir

Jum'at, 17 Sep 2021 20:36

SMP Muhammadiyah PK Ajak Siswa Pilah Sampah dari Rumah

SMP Muhammadiyah PK Ajak Siswa Pilah Sampah dari Rumah

Jum'at, 17 Sep 2021 20:31

Fraksi PKS Minta Menteri Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin China di Indonesia

Fraksi PKS Minta Menteri Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin China di Indonesia

Jum'at, 17 Sep 2021 20:29

Faksi Perlawanan Palestina Bentuk Ruang Operasi Bersama Di Jenin Tanggapi Rencana Serangan Israel

Faksi Perlawanan Palestina Bentuk Ruang Operasi Bersama Di Jenin Tanggapi Rencana Serangan Israel

Jum'at, 17 Sep 2021 20:20

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16


MUI

Must Read!
X