Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.040 views

Panduan Memilih Idola, Agar Tak Salah Arah

 

Ernadaa Rasyidah || Pemerhati Generasi

 

FENOMENA BTS meal mendadak menjadikan McDonald's naik daun. Hasil kolaborasinya dengan boy band asal Korea Selatan nyatanya mampu membius para ARMY sebutan fans fanatik BTS, mereka rela merogoh kocek lebih dalam demi sang idola. Potret kecintaan pada ldola sepertinya telah mengeliminasi logika.

Berbicara tentang idola seolah tak ada habisnya, terlebih bagi generasi muda saat ini. Kita seolah berada di dunia terbalik, saat tontonan menjadi tuntunan, sebaliknya tuntunan hanya sekedar tontonan. Demi sang idola rela mengeluarkan banya duit, rela terbang ke berbagai negara demi bertemu sang idola, streaming berjam-jam atau bahkan berhari-hari demi MV idola. 

Fenomena ini telah mewabah bagai virus, bahkan sampai pada level pemujaan. Buktinya, mampu mempengaruhi gaya hidup para fans, mulai dari style pakaian, bahasa, makanan hingga prilaku idola dicopy paste. Parahnya lagi tanpa perlu memverifikasi apakah itu benar atau salah, berdalih pembuktian cinta segala cara dilakoni demi sebutan fans fanatik. 

Jika kita menelisik lebih dalam, hal ini bukankah sesuatu yang baru. Kehidupan sekuler kapitalistik yang mewarnai generasi menjadikan mereka kehilangan jadi diri. Jauhnya dari agama menjadikan generasi muslim krisis tokoh yang layak dijadikan panutan. Membuat hidup tak punya arah tujuan. Hanya mengejar kesenangan semu yang melenakan. Seolah semua tidak akan ada hisab dan pertanggung jawaban.

Melihat fenomena BTS Meal, tampak bahwa tujuan hidup generasi muda muslim banyak yang sudah terbelokkan ke arah konsep yang ditanamkan paham sekuler kapitalisme. Ajaran agama sama sekali tidak diperdulikan dalam menentukan boleh tidaknya suatu perbuatan dilakukan. Yang dominan dalam memilihnya adalah semata meraih nilai materi dan memenuhi keinginan sesaat.

Tanpa sadar terjebak dalam permainan bisnis yang sengaja diciptakan guna meraih keuntungan terlebih dalam masa pandemi ini berbagai cara digunakan para kapitalis meraup materi. Inilah keberhasilan kapitalis membajak potensi generasi muda sebagai agen perubahan. Sengaja dijauhkan dari jati diri muslimnya agar tidak memikirkan kebangkitan umat. 

Mengidolakan seseorang tentu boleh-boleh saja, tentunya yang bisa mendatangkan dampak positif, misalnya menjadi motivasi untuk lebih taat, lebih bermanfaat, lebih sholeh, semangat belajar, berprestasi dan berkarya. Terlebih kita sebagai generasi muslim, tidak cukup memahami Islam sebagai agama ritual belaka, namun wajib mengamalkan Islam sebagai solusi kehidupan. Termasuk dalam masalah idola, Islam telah memberikan tuntunanya.

Hadits Anas bin Malik R.a bahwa ia berkata: Pernah seorang laki-laki datang kepada Rasulullah lalu bertanya: "Wahai Rasulullah kapan hari kiamat datang?", Beliau bersabda: "Apa yang kamu persiapkan untuknya?", Ia menjawab: "Cinta kepada Allah dan cinta kepada Rasul-Nya". Beliau  bersabda: "Engkau akan bersama orang yang kamu cintai". Anas berkata: Kami tidak bergembira setelah masuk Islam lebih daripada mendengar sabda Beliau:

"Sesungguhnya kamu bersama orang yang kamu cintai". Anas R.a berkata: "Saya mencintai Allah, Rasul-Nya, Abu Bakar dan Umar dengan harapan saya bisa berkumpul bersama mereka walaupun saya tidak beramal seperti mereka". (Muatafaq Alaih).

Di antara para pemuda ada golongan yang membuat Rasulullah saw takjub. Mereka telah mampu memilih orientasi hidup yang jelas, bisa membedakan mana yang mengantarkan mereka pada rida Rabb-nya dan mana yang akan menjerumuskan pada murka-Nya.

“Rabb-mu kagum dengan pemuda yang tidak memiliki shabwah (kecondongan untuk menyimpang dari kebenaran).” (HR Ahmad). 

Inilah panduan cinta dan Idola yang benar. Karena sejatinya cinta pasti menuntut pengorbanan dan ketaatan, salah meletakkan cinta maka sia-sia dalam pengorbanan. Generasi muda muslim tentunya harus bangga dengan Islam. Kita tidak kekurangan sosok teladan.

Dalam sejarah Islam, kaum muda banyak memainkan peran dalam mewujudkan kegemilangan Islam. Imam Al-Syafi’i rahimahullah juga berkata, “Belajarlah sebelum kamu memimpin, apabila kamu telah memimpin, maka tidak ada jalan untuk belajar.” Artinya, masa muda adalah masa yang tidak akan tergantikan.

Lahirnya generasi yang memiliki militansi dan semangat perubahan bukan sekadar harapan, tercatat dalam sejarah kegemilangan peradaban Islam. Siapa yang tidak mengenal sosok sultan Muhammad al-Fatih yang memiliki keyakinan kuat atas bisyarah Rasulullah saw bahwa kemenangan akan diberikan Allah pada pemimpin dan pasukan Islam terbaik.

Keyakinan kuat disertai dengan upaya sungguh-sungguh untuk merealisasikannya telah mengantarkan beliau pada kemenangan menaklukkan Konstantinopel yang dijanjikan Rasulullah saw. Demikian diantara profil generasi muda Islam. Mereka memiliki militansi dengan arah yang jelas, mengisi masa muda dengan kemuliaan, tidak ada kesia-siaan. Mereka ada untuk mewarnai peradaban dengan warna Islam.

Wujud kebanggan kita kepada Islam adalah dengan mengikuti semua aturan-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Artinya, hanya aturan Islam yang menjadi standar perbuatan kita, bukan yang lain. Kiblat kehidupan seorang muslim adalah Syariah. Dengan itulah akan terwujud kepribadian Islam yang kokoh pada diri kita. Tentu kebutuhan akan sistem yang menaungi penerapan Islam secara kaffah adalah keniscayaan yang harus diupayakan. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 07:09

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Selasa, 27 Jul 2021 21:40

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15


MUI

Must Read!
X