Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.032 views

MPI Dan Kisah Perjuangan Bersama K.H.Lutfi Fathullah

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Bermula dari diskusi di Forum Saling Sapa tahun 2015, dibuat kesepakatan untuk membentuk Tim Kalibata, sebagai sarana berkumpul aktifis keummatan. Dr Adhyaksa Dault, Mantan Ketua KNPI dan Mantan Menteri Olahraga era SBY menfasilitasi seluruh perjuangan awal ini.

Tim Kalibata menjadi sarana perjuangan politik bagi umat yang ingin menjaga marwah demokrasi dan ikut berkontribusi lebih optimal kepada bangsa ini. Ada banyak ulama dan tokoh di Tim Kalibata ini. Diantaranya adalah K.H.Wahfiudfin Sakam.

Dari Tim Kalibata bermetamorfosis menjadi Tim FPJ (Forum Pelayan Jakarta). Karena antusiasme banyak tokoh dan ulama yang ingin bergabung, FPJ berganti nama menjadi Majlis Tokoh. Di Majlis Tokoh inilah K.H.Ahmad Lutfi Fathullah mulai bergabung. Ini terjadi di tahun 2016.

Majlis Tokoh sangat intens mengadakan pertemuan. Hampir setiap minggu kami meeting, membahas perkembangan, khususnya dakwah, sosial dan politik.

Seleksi sosial, di Majlis Tokoh ini, yang relatif punya waktu dan disiplin hadir sekitar 15 orang. Jumlah inilah yang konsisten ikut dalam setiap meeting.

Karena banyak tokoh yang sibuk dengan tanggung jawab perjuangan di ranahnya masing-masing, maka nama Majlis Tokoh disepakati untuk diubah menjadi Majlis Pelayan Jakarta (MPJ). Salah satu alasannya menghindari kesan adanya klaim mengatasnamakan para tokoh. MPJ ini kemudian bermarkas di Rumah Kiai Lutfi Fathullah, yaitu Al-Mughni Jl. Gatot Soebroto.

2017, MPJ scope-nya diperluas. Bukan lagi hanya Jakarta, tapi Indonesia. Maka, MPJ diubah namanya menjadi MPI (Majlis Pelayan Indonesia).

MPJ dan MPI dikomandoi oleh Prof. Dr. Didin Hafiduddin, K.H Bachtiar Nasir dan Dr. Zaitun Rasmin.

2020, covid datang. Dua tokoh MPI Allah panggil. Keduanya meninggal karena covid.

Pertama, Dr. Yasid (Mantan Direktur Pascasarjana STEI Tazkia Sentul). Dua hari sebelum covid, Dr. Yasid makan siang dengan keluarga saya, istri dan semua anak-anak saya di RM. Apung Sentul. Sekitar seminggu kemudian Allah panggil. Allahu Yarham.

Kedua, K.H. LUTFI Fathullah. Pejuang dan pemilik rumah yang kami jadikan sebagai Markas MPI, sebelumnya MPJ dari tahun 2016. Tidak hanya rumah yang dijadikan Markas, tapi juga snack, minum dan makan malam yang selalu tersaji di atas meja meeting.

Kami gak pernah lupa dengan menu-menu itu. Roti lapis, kurma Ajwa, pastel, kadang roti bungkus yang beliau bawa dari jama'ah pengajian. Minumnya ada teh, kopi, madu dan susu dengan gula terpisah. Kadang ada teh zaetun. Makan malamnya paling sering adalah Sate dan Gulai Gondrong. Semuanya Kiai Lutfi yang nyiapin. Tak jarang Kiai Lutfi yang maksa buatin minum untuk kami semua. Sesekali ada juga yang lain membawa makanan dari luar. Yang paling sering bawa makanan adalah Dr. Yasid almarhum.

Di Markas inilah para tokoh seringkali berkumpul, dan melakukan pertemuan hingga larut malam. Kadang seminggu dua kali rapat. Bahkan kadang dua hari sekali. Cukup intens. Semua diskusi membahas soal keummatan.

Dari sini banyak sekali kenangan bersama Kiai Lutfi Fathullah. Kadang kalau rapat terlalu malam, saya tidur di Markas. Pinggirkan kursi dan meja, gelar tiker, lalu tidur. Dr. Yasid (almarhum) pernah sekali nemeni saya tidur di sela-sela kursi dan meja rapat.

Kami sering pulang dari Markas jam 01.00, kadang 02,00. Jika ngantuk di jalan, saya parkir mobil di pom bensin Fatmawati, buka kaca sedikit, lalu tidur. Kadang di Pom bensin Cireunde. Kadang juga di depan MC Donal Ciputat. Tiga tempat ini favorit bagi saya untuk parkir mobil dan melepas kantuk yang tak tertahan. Jelang subuh, bangun langsung pulang.

Pernah sekali tidur di Pom Bensin Pamulang, gak jauh dari rumah. Karena sudah gak tahan, terpaksa harus parkir mobil dan tidur disitu.

Sesekali tidur di perempatan lampu merah Fatmawati arah Lebak Bulus. Memanfaatkan lampu merah beberapa menit. Ketika mobil belakang bunyi klakson, bangun, tanda lampu sudah hijau. Lalu melanjutkan perjalanan pulang.

Pernah sekali di depan Rumah Sakit Sariasih Ciputat, beberapa detik betul-betul dalam keadaan tidak sadar, sementara mobil masih berjalan. Karena pelan dan hanya beberapa detik, alhamdulillah tidak menimbulkan kecelakaan. Kejadiannya sekitar jam 01.30.

Ini semua terjadi ketika pulang meeting dari rumah Ustaz Lutfi Fathullah yang dijadikan Markas MPI.

Sandiaga Uno, yang sekarang dipercaya menjadi menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, datang ke Markas  MPI ini sudah 17 kali. Selain Sandiaga Uno, ada Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Adhyaksa Dault, TGB, Presiden PKS, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ahmad Heriawan, Ustaz Yusuf Mansur, Mardani Ali Sera, Sekda DKI Syaefullah Almarhum, Dedi Mizwar, sejumlah kepala daerah, dan banyak tokoh dan ulama yang pernah hadir di Markas MPI ini. Eep Syaefullah Fatah juga sering sekali ikut hadir dalam acara di Markas ini. Gubernur DKI, Anies Baswedan juga seringkali bersilaturahmi ke Markas ini.

Jika kita bicara jasa perjuangan, Kiai Fathullah ini sulit dicari tandingannya. Ulama yang satu ini selain konsisten dalam perjuangan, orangnya tulus, jujur dan lurus. Yang pasti low profile, sederhana dan bersahaja. Ada hobi humornya juga. Semua hidupnya diabadikan untuk umat dan bangsa. Visi hidupnya adalah dakwah.

Orangnya tak pernah mengeluh. Pantang bicara tentang kepentingan duniawi. Kalau bicara duit, itu kaitannya dengan modal dakwah dan perjuangan. Tak lebih dari itu.

Terakhir kali beliau japri dan telpon saya sekitar sebulan lalu, minta saya untuk menghubungkan ke pesantren Sarang Rembang berkaitan dengan program tanaman Hedroponik Baznas Bazis DKI. Sudah saya komunikasikan ke pihak pesantren.

Sayang sekali, Jam 18.22 hari Ahad, 11 Juli 2021 Allah lebih dulu panggil Ketua Baznas Bazis DKI ini. Ulama ahli hadis ini menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang. Hanya sekitar satu jam setelah zoom dzikir dan doa bersama yang diikuti puluhan hingga ratusan tokoh dan ulama.

Selamat jalan sahabatku, teman seperjuanganku. Meski umat dan bangsa ini sangat kehilanganmu, Allah begitu sayang kepadamu. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 12 Juli 2021

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Kamis, 16 Sep 2021 21:28

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Kamis, 16 Sep 2021 20:59

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Kamis, 16 Sep 2021 20:19

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Kamis, 16 Sep 2021 15:55

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Kamis, 16 Sep 2021 14:27

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Kamis, 16 Sep 2021 10:56

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Kamis, 16 Sep 2021 09:46

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Kamis, 16 Sep 2021 08:56

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Kamis, 16 Sep 2021 08:26

Tangisan Mega

Tangisan Mega

Rabu, 15 Sep 2021 22:55

Agar Viral Dunia Akhirat

Agar Viral Dunia Akhirat

Rabu, 15 Sep 2021 22:43

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Rabu, 15 Sep 2021 22:38

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

Rabu, 15 Sep 2021 22:35

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Rabu, 15 Sep 2021 22:09

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Rabu, 15 Sep 2021 21:34

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Rabu, 15 Sep 2021 21:25


MUI

Must Read!
X