Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.292 views

Hidup Di Era ''Herd Immunity''

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Sabtu kemarin, suami teman saya di Jepara Jawa Tengah meninggal. Usianya 56 tahun. Hanya sakit flu selama tiga hari, kata istrinya.

Sepekan sebelumnya, seorang kawan dari Bandung kasih kabar, virus Covid varian terbaru bisa membunuh dalam 2-3 hari.

Saya gak mau komentar soal ini. Bukan bidang saya. Takut off side. Bisa sesat dan menyesatkan.

Dalam minggu ini, dua kali saya pulang kampung. Bude, bulek dan nenek meninggal. Di kampung saya, hampir setiap hari ada yang meninggal. Sempat jalan-jalan ke kampung-kampung sebelah. Sejumlah bendera kuning terpasang cukup banyak. Ada juga janazah yang sedang diangkut. Menyaksikan dengan kepala sendiri.

Di Jakarta, coba anda berhenti 30 menit saja di jalan raya. Ngiung... Ngiung.. Ngiung... Mobil ambulans hampir setiap 5-15 menit lewat. Satu fenomena yang tak biasa. Ini terjadi beberapa pekan terakhir.

Kalau kita lihat data, ada 29,745 orang setiap hari terinveksi covid (5/7). Angkanya pasti lebih besar jika jumlah tes PCR yang dilakukan pemerintah memenuhi target WHO. Yaitu 1000 orang / 1 juta penduduk.

Hampir semua rumah sakit penuh. Anda sakit, meskipun parah, harus antri. Bisa dua tiga hari baru dapat ruang isolasi. Nunggu pasien di rumah sakit sembuh, baru anda bisa masuk.

Tidak saja ke rumah sakit yang antri, ke pemakaman pun, banyak janazah yang antri. Ini dialami oleh sejumlah daerah. Anda masih mau membantah bahwa covid gak ada? Ngaco!

Beberapa hari lalu, Gubernur Jakarta Anies Baswedan membacakan data jumlah janazah yang dimakamkan selama sepekan. Mulai sabtu 26 Juni hingga sabtu 3 juli.

Sabtu (26/7) ada 157 janazah, minggu 144, senen 193, selasa 279, rabu 23, kamis 301, jumat 365, sabtu 396.

Anies mengumumkan dengan nada sedih, dan bahkan mata berkaca-kaca.

Ada yang komentar: pencitraannya berlebihan. Itu marketing politik. Tangisan palsu. Dll. Keterlaluan!

Seorang pemimpin mana yang tidak sedih jika ada ribuan warganya meninggal. Ia telah kerja keras dengan mengerahkan semua kemampuan yang dimiliki, anda masih bilang itu pencitraan? Pernahkah anda membayangkan jika anda adalah salah satu dari keluarga janazah yang antri ke makam itu?

Sedikitlah berempati kepada keluarga janazah. Meski anda "tidak suka" Anies, tapi setidaknya anda jaga perasaan keluarga ribuan orang yang meninggal itu. Jangan lihat Anies, tapi rasakan apa yang dirasakan keluarga para janazah itu.

Nyawa rakyat Indonesia sedang terancam covid. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, ada keterbatasan. Baik kemampuan, ketabahan (konsistensi), terutama anggaran. Anggaran covid kita hanya 5,41 persen dari PDB. Rata-rata negara maju, anggaran untuk covid itu 27,76 persen dari PDB. Jepang bahkan mengalokasikan anggaran 44,17 dari PDB.

Dengan serba keterbatasan ini, Indonesia nampaknya sudah masuk pada situasi "herd immunity", sebelum tuntas program vaksinnya. Siapa yang kuat, hidup. Imunnya lemah, ya mati. Berlaku teori seleksi alam Darwin: "Survival of the fittest".

Maka, perlu kesadaran masyarakat untuk taat prokes. Disiplin! Sekali lagi: disiplin! Semua harus disiplin. Baik rakyat, terutama pejabat. Kepatuhan pada prokes menjadi pilihan "satu satunya" yang paling efektif untuk menahan laju penyebaran covid.

Mereka yang tidak taat prokes, layak diberi sanksi sosial. Penjaga warung gak pakai masker, hindari. Beli ke warung lain. Ini bagian dari sanksi sosial. Bukan kejam, tapi tegas.

Tidak kalah penting, kuatkan imunitas. Jaga tubuh dengan pola hidup sehat. Dalam sistem herd immunity, hanya andalah yang bisa jaga kesehatan dan nyawa anda. Tentu, seijin Tuhan.

Selamat menyambut era "Herd Immunity". Mau hidup, imun anda harus kuat. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta,  6 Juli 2021

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Selasa, 28 Sep 2021 05:50

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Senin, 27 Sep 2021 21:32

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Senin, 27 Sep 2021 20:45

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Senin, 27 Sep 2021 19:56

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

Senin, 27 Sep 2021 18:35

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Senin, 27 Sep 2021 17:38

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Senin, 27 Sep 2021 14:46

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Senin, 27 Sep 2021 11:08

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Senin, 27 Sep 2021 09:30

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Senin, 27 Sep 2021 08:22

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Senin, 27 Sep 2021 07:49

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Ahad, 26 Sep 2021 21:15

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Ahad, 26 Sep 2021 21:00

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Ahad, 26 Sep 2021 20:50

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Ahad, 26 Sep 2021 20:35

Serangan Balik

Serangan Balik

Ahad, 26 Sep 2021 20:31

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Ahad, 26 Sep 2021 20:26

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

Ahad, 26 Sep 2021 20:04

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Ahad, 26 Sep 2021 19:49

 Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Ahad, 26 Sep 2021 19:24


MUI

Must Read!
X